Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

PAN Luwu Timur: Kuliah Gratis PTN dan Peluang Pelajar

27 September 2026 • Admin • 18 kali dibaca
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat menjabat Menteri Perdagangan RI
Gambar: Kementerian Perdagangan RI via Wikimedia Commons (public domain) - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.
ASM Group
Iklan

Lutim, SuaraLutim – Kabar baik bagi dunia pendidikan datang dari peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN). Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menyampaikan usulan agar biaya kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) tidak lagi membebani keluarga, terutama pada jalur mandiri. Usulan itu disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan mendapat respons positif. Bagi PAN Luwu Timur, wacana ini menjadi pintu pembuka: pelajar dari Bumi Batara Guru punya alasan baru untuk menargetkan bangku kuliah tanpa takut tersandung biaya.

Kabar tersebut dibawa media nasional pada 18–22 September 2026. Presiden disebut setuju dengan gagasan itu, dan kebijakan kuliah gratis di PTN akan dibahas lebih rinci dalam rapat terbatas. Bagi daerah seperti Luwu Timur, yang setiap tahun meluluskan ribuan siswa SMA/SMK, arah kebijakan itu berpotensi mengubah hitungan keluarga dalam merencanakan pendidikan anak.

PAN Luwu Timur dan Perjuangan Anggaran Pendidikan

Bagi kader dan anggota Fraksi PAN di Kabupaten Luwu Timur, isu pendidikan bukan wacana baru. PAN memiliki lima kursi di DPRD Luwu Timur periode 2024–2029, dan sebagian anggotanya duduk di alat kelengkapan dewan yang membahas anggaran daerah, termasuk belanja pendidikan.

Beberapa program yang diwarnai dorongan Fraksi PAN antara lain upaya memperjuangkan alokasi anggaran sekolah dan irigasi, hingga penekanan agar pendapatan asli daerah serta belanja pendidikan menjadi fokus dalam pembahasan kebijakan fiskal daerah. Sejumlah anggota Fraksi PAN, seperti Nurchalis Azis, M.Pd dari daerah pemilihan Luwu Timur 3 (Wotu–Burau) yang kini menjabat Sekretaris Komisi I DPRD Luwu Timur, merupakan legislator yang berkantor di wilayah dengan jumlah sekolah tersebar dari dataran rendah sampai perbukitan.

Tata Atur
Iklan

Perhatian pada pendidikan itu penting karena struktur wilayah Luwu Timur sangat luas. Jarak antarkecamatan membuat akses layanan pendidikan tidak bisa diseragamkan. Karena itu, ketika pemerintah pusat membuka peluang kuliah gratis di PTN, pemerintah daerah dituntut menyiapkan jalur informasi yang cepat agar pelajar tidak tertinggal oleh pengumuman resmi.

Apa Isi Usulan Kuliah Gratis di PTN

Secara garis besar, usulan yang disampaikan Zulkifli Hasan menyoroti mahalnya biaya masuk PTN lewat jalur mandiri. Jalur ini sering menjadi pilihan terakhir siswa yang belum lolos seleksi nasional, dan biayanya bisa jauh di atas kemampuan keluarga biasa. Dari keluhan itu, PAN mendorong pembiayaan kuliah bagi mahasiswa di PTN agar lebih terjangkau.

Menurut pemberitaan nasional, Presiden Prabowo menyetujui arah usulan tersebut dan meminta pembahasan lanjutan dalam rapat terbatas. PAN menyatakan siap mengawal prosesnya, baik melalui Fraksi PAN di DPR RI maupun melalui struktur partai di daerah, termasuk dalam menyampaikan aspirasi dari kabupaten/kota.

Beberapa hal yang perlu dipahami masyarakat:

  • Kebijakan ini masih dalam tahap pembahasan, sehingga aturan teknis belum final.
  • Sasaran utamanya adalah biaya kuliah di PTN, khususnya yang selama ini dianggap memberatkan.
  • Jalur masuk tetap mengikuti aturan yang berlaku: seleksi nasional maupun jalur mandiri sesuai ketentuan kampus.
  • Informasi resmi hanya lewat kanal pemerintah, kampus, dan pengumuman tertulis, bukan pesan berantai.

Karena itu, warga Luwu Timur disarankan menunggu dan mencermati produk hukum maupun peraturan turunannya sebelum mengambil keputusan besar soal pendaftaran.

Beasiswa Lutim Juara 2026 Berjalan Paralel

Di tingkat daerah, Pemkab Luwu Timur sudah menjalankan program beasiswa yang menyasar putra-putri daerah. Program Beasiswa Lutim Juara dibuka pada 21 September 2026, dan animo pendaftarnya tinggi. Belum genap sehari dibuka, jumlah pendaftar sudah menembus 2.725 mahasiswa.

Antusiasme itu menunjukkan dua hal. Pertama, biaya pendidikan masih menjadi persoalan nyata bagi banyak keluarga di Luwu Timur. Kedua, informasi tentang beasiswa bekerja dengan baik bila disampaikan lewat kanal resmi dan melibatkan kampus serta pemerintah desa. Jika wacana kuliah gratis di PTN benar-benar berjalan, beban keluarga bisa berkurang berlapis: biaya kuliah di kampus negeri, plus dukungan beasiswa daerah untuk kebutuhan lain.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga