Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

UMKM Luwu Timur dan Jalur Kaderisasi Hipmi Sulawesi Selatan

1 Oktober 2026 • Admin • 32 kali dibaca
Suasana program kaderisasi kepemimpinan Hipmi Sulawesi Selatan di Makassar, jalur pelatihan pengusaha muda termasuk pelaku UMKM Luwu Timur
Dok. infosulawesi.com
ASM Group
Iklan

SuaraLutim.com, Luwu Timur – Pelaku UMKM Luwu Timur punya satu pekerjaan rumah yang tidak selesai hanya dengan menambah modal atau mengganti kemasan: menyiapkan orang yang memimpin usaha itu sendiri. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan menaruh perhatian pada bagian yang jarang dibahas itu lewat program peningkatan kaderisasi kepemimpinan yang tahun ini pertama kali digelar, dan hasilnya direncanakan dipakai di kabupaten dan kota, termasuk Luwu Timur. Agenda itu dijalankan di bawah kepemimpinan Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, Anggota DPR RI Komisi III Fraksi Partai Gerindra yang juga Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Selatan periode 2024–2027.

Bagi pembaca Luwu Timur, kabar dari Makassar ini bukan urusan organisasi semata. Hampir semua usaha kecil di daerah kita tumbuh dari kemampuan satu orang: pemiliknya merangkap manajer, kasir, bagian pembelian, sekaligus penjual. Ketika usaha membesar, kemampuan teknis saja tidak lagi cukup. Di titik itulah kaderisasi menjadi soal nyata, bukan istilah rapat.

Hipmi Sulawesi Selatan dan Terobosan Kaderisasi 2026

Pada Senin, 28 September 2026, BPD HIPMI Sulawesi Selatan resmi menggandeng Coach Armala dalam program peningkatan kaderisasi kepemimpinan yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar. Kegiatan itu diikuti puluhan pengurus dan kader HIPMI dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan, dengan materi intensif selama tiga hari: Leadership Fundamental, Character Building, Public Speaking, Strategic Decision Making, hingga Team Management.

Andi Amar Ma’ruf Sulaiman menyebut kaderisasi kepemimpinan sebagai fondasi utama organisasi. Menurutnya, pengusaha muda tidak hanya dituntut mampu menciptakan peluang usaha, tetapi juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, berintegritas, dan visioner.

Tata Atur
Iklan

“Kerjasama dengan Coach Armala ini adalah langkah konkret kami. Kami ingin kader HIPMI Sulsel tidak hanya jago berbisnis, tapi juga siap menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Ia juga terbuka soal kelemahan yang selama ini jarang diakui. Kegiatan semacam ini baru pertama kali diadakan di HIPMI Sulawesi Selatan, dan selama ini kaderisasi dinilai masih normatif, belum menyentuh langsung ke kepemimpinan personal. “Makanya lewat kolaborasi dengan Coach Armala ini, kita buat terobosan. Tiga hari di Four Points Makassar ini kita fokus melatih bagaimana dia memimpin dirinya sendiri, baru kemudian memimpin perusahaannya,” lanjutnya.

Yang membuat program ini relevan bagi Luwu Timur adalah rencana tindak lanjutnya. Andi Amar menyatakan hasil pelatihan akan dijadikan acuan kaderisasi ke depan dan direplikasi di BPC-BPC kabupaten dan kota bila berhasil. BPC HIPMI Luwu Timur berada di lingkup pembinaan BPD HIPMI Sulawesi Selatan, sehingga jalur itu terbuka bagi kader pengusaha muda di kabupaten ini.

Mengapa UMKM Luwu Timur Perlu Pemimpin Usaha yang Terlatih

Pelatihan bertema kepemimpinan sering dianggap barang mewah bagi usaha mikro. Padahal persoalan yang dihadapi pelaku usaha kecil di daerah justru persoalan kepemimpinan sehari-hari: mengambil keputusan saat modal terbatas, mengelola konflik antaranggota tim keluarga, membagi tugas, sampai membangun kepercayaan dengan pembeli yang lebih besar.

Materi yang dipakai dalam program kaderisasi HIPMI Sulawesi Selatan menyentuh langsung hal-hal itu, dari pengambilan keputusan strategis sampai manajemen tim. Andi Amar menyebut kemampuan tersebut berguna ketika kader memimpin perusahaan, mengambil keputusan, mengelola konflik, dan membangun tim yang solid.

Jalur lain yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha daerah adalah HIPMI Institute Sulawesi Selatan, badan otonom yang menggandeng kampus-kampus dan membuka kelas gratis bagi pemula. Ketua HIPMI Institute Sulawesi Selatan, Muhammad Yusuf Sirajuddin, menyampaikan bahwa lembaganya dibangun sebagai hub Kawasan Timur Indonesia dengan tagline Skill up founder, Scale up bisnis, dan programnya disusun agar anak muda berpikir membuka lapangan kerja, bukan hanya mencari kerja.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga