Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

PAN Luwu Timur: Firman Udding Dorong Atlet Panahan

4 Oktober 2026 • Admin • 21 kali dibaca
Atlet dan peserta Turnamen Panahan Tradisional Bupati Cup II Luwu Timur di Lapangan Puncak Indah Malili
Gambar: Dok. Newsurban.id (Turnamen Panahan Tradisional Bupati Cup II Luwu Timur di Lapangan Puncak Indah, Malili).
ASM Group
Iklan

Lutim, SuaraLutim – PAN Luwu Timur menaruh perhatian pada pembinaan olahraga panahan tradisional. Anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi PAN, Firman Udding, menilai Turnamen Panahan Tradisional Bupati Cup II menjadi ruang penting untuk memperkuat pembinaan atlet panahan di daerah, bukan sekadar ajang pertandingan tahunan.

Turnamen yang mengusung tema “Satu Bidikan, Satu Tekad, Menuju Juara” itu berlangsung di Lapangan Puncak Indah, Kecamatan Malili, pada 29–30 Agustus 2026. Ajang tersebut melibatkan 516 orang, terdiri atas 476 pemanah dan 40 orang official. Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk seorang pemanah dari Provinsi Lampung, seperti dilaporkan Newsurban.id.

PAN Luwu Timur dan Pembinaan Olahraga Tradisional

Firman Udding bukan nama baru di cabang panahan daerah. Ia menjabat Ketua Pordasi Berkuda Memanah Luwu Timur sekaligus anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi PAN. Dalam kapasitas itu, ia menempatkan panahan sebagai olahraga yang perlu ruang berlatih dan ruang bertanding secara berkelanjutan.

Menurut Firman Udding dalam pemberitaan Celebesaktual.id, penyelenggaraan kompetisi secara rutin dan dukungan pemerintah daerah menentukan apakah bibit atlet bisa tumbuh atau berhenti di level kecamatan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas dukungan yang selama ini diberikan terhadap kegiatan panahan.

Tata Atur
Iklan

“Saya tahu Bapak Bupati sangat mendukung kegiatan ini. Lihatlah tahun lalu ada Bupati Cup I. Tahun ini menjadi lebih istimewa. Mengapa saya katakan istimewa? Karena Bapak Bupati mempersembahkan Piala Bergilir untuk kita semua,” ujar Firman Udding.

Ia menambahkan bahwa keberadaan piala bergilir membuat turnamen ini memiliki kesinambungan. Atlet muda memiliki target yang jelas dari tahun ke tahun, dan pembinaan menjadi terarah.

516 Pemanah, Empat Kategori, dan Peserta dari Lampung

Bupati Cup II terbagi dalam empat kategori yang mempertemukan pemanah dari berbagai usia dan tingkat pengalaman. Komposisi pesertanya memperlihatkan bahwa panahan tidak lagi menjadi olahraga kecil di Luwu Timur.

Kategori Jumlah Peserta
Senior Ikhwan 154 orang
Senior Akhwat 99 orang
Junior Ikhwan 137 orang
Junior Akhwat 86 orang

Dengan total 516 orang yang terlibat, turnamen ini termasuk penyelenggaraan panahan yang cukup besar untuk skala kabupaten. Kehadiran peserta dari luar Sulawesi Selatan, seperti Aditya Wijaya dari Lampung yang menempuh perjalanan dengan sepeda motor bersama keluarga, menunjukkan daya tarik penyelenggaraan dan keramahan komunitas panahan Luwu Timur.

Pada rangkaian penutupan, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menerima alat panahan yang diserahkan langsung oleh Ketua Pordasi Berkuda Memanah Luwu Timur. Setelah itu, Bupati beserta jajaran menikmati sesi memanah bersama Ketua Pordasi, Perwira Penghubung, Ketua KONI Luwu Timur Herawan, dan Camat Malili.

Harapan agar Atlet Panahan Luwu Timur Tembus Kancah Nasional

Firman menegaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi sebaiknya diikuti pembinaan berkelanjutan. Ia berharap anak-anak dan atlet muda diberi ruang untuk berlatih dan bertanding agar mampu membawa nama Luwu Timur hingga tingkat nasional bahkan internasional.

“Kami ingin panahan tidak berhenti sebagai pertandingan saja. Ada pembinaan di dalamnya. Anak-anak harus diberi ruang untuk berlatih dan bertanding agar nantinya mampu membawa nama Luwu Timur hingga tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.

Pandangan itu sejalan dengan arah Pordasi Berkuda Memanah Luwu Timur yang mendorong pembinaan usia dini. Kategori junior yang dilombakan — junior ikhwan dan junior akhwat — menjadi penanda bahwa regenerasi atlet sudah berjalan.

Kompetisi seperti ini juga memberi dampak lain. Ratusan peserta dan official yang datang dari luar daerah menginap, makan, dan berbelanja di Luwu Timur selama penyelenggaraan. Ajang olahraga dengan demikian turut menggerakkan sektor jasa dan usaha kecil di sekitar venue.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga