Kamis, 5 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Olahraga

Berita Lutim: Karateka FORKI Lutim Borong 10 Medali

5 Oktober 2026 • Admin • 28 kali dibaca
Atlet karate FORKI Luwu Timur berfoto usai meraih medali kejuaraan internasional Jakarta
Gambar: Dok. Disparmudora Kabupaten Luwu Timur
ASM Group
Iklan

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Tata Atur
Iklan

SUARALUTIM.COM, MALILI — Karateka Kabupaten Luwu Timur kembali mengharumkan nama daerah di panggung internasional. Kontingen Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Luwu Timur memboyong 10 medali pada International Open Karate Championship — Esa Unggul Cup VI yang berlangsung di Gelanggang Olahraga Ciracas, Jakarta, 17–19 Juli 2026.

Dari sepuluh medali itu, dua di antaranya emas, empat perak, dan empat perunggu. Hasil tersebut menempatkan Luwu Timur pada peringkat kesembilan dari 103 kontingen yang ikut bertanding.

Berita Lutim: 10 Medali dari 103 Kontingen

Kejuaraan berskala internasional itu tidak hanya diikuti perwakilan daerah dari berbagai provinsi di Indonesia. Ada pula atlet dari luar negeri, termasuk Malaysia dan Swedia, yang ikut menambah ketatnya persaingan di setiap kelas.

Menembus peringkat sepuluh besar dari 103 kontingen bukan capaian biasa bagi daerah kabupaten. Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparmudora) Luwu Timur menyebut hasil itu sebagai bukti bakat dan potensi atlet daerah mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Dua medali emas dipersembahkan Mourisson Matasik pada kategori Kadet Kumite −52 kilogram putra dan Willy Aris Sigele pada kategori Senior Kumite −75 kilogram putra.

Medali perak diraih Pun Altamis Daghfal Usman pada Usia Dini Kumite +30 kilogram putra, Aisyah Inara Ardi pada Usia Dini Kumite +25 kilogram putri, Kesya Karunia Az-Zahra pada Senior Kumite −50 kilogram putri, dan Nayla Rahma pada Senior Kumite −68 kilogram putri.

Sementara medali perunggu disumbangkan Khafid Ar-Rizqan pada Pra Usia Dini Kumite −25 kilogram putra, Andi Humairah Putri Dinanti pada Junior Kumite −53 kilogram putri, Nadhifa Qonitah Azzuhroh pada Pra Pemula Kumite −30 kilogram putri, dan Marchelia Rusman pada Senior Kumite −61 kilogram putri.

Pembinaan Usia Dini Jadi Kunci

Komposisi peraih medali Luwu Timur menarik dicermati. Selain kelas senior, ada pula atlet dari kategori usia dini, pra pemula, dan junior yang ikut naik podium. Artinya, pembinaan di Luwu Timur tidak hanya mengandalkan atlet yang sudah matang, tetapi juga menyiapkan generasi berikutnya.

Karate memang bukan cabang yang baru tumbuh di Luwu Timur. Sebelum kejuaraan di Jakarta itu, atlet karate daerah juga mencatat prestasi pada ajang lain, termasuk perolehan medali pada kejuaraan nasional.

Konsistensi semacam itu tidak muncul tiba-tiba. Ia lahir dari latihan rutin di dojo, kehadiran pelatih, dukungan keluarga, serta kesediaan pengurus cabang mengurus administrasi dan pendampingan atlet.

Kepala Bidang Olahraga pada Disparmudora Kabupaten Luwu Timur, Mahyuddin, turut mendampingi kontingen selama kejuaraan berlangsung. Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan pengurus FORKI Luwu Timur atas kerja keras yang ditunjukkan.

Bagi pemkab, prestasi di luar daerah juga menjadi bahan evaluasi. Sekolah dan klub yang menghasilkan atlet berprestasi perlu diberi ruang latihan dan kesempatan bertanding yang memadai agar pencapaiannya berlanjut.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga