Senin, 21 September 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Ekonomi & UMKM

Viral Luwu Timur: Funderland Dino Land Hadir di Malili

26 Agustus 2026 • Admin
Wahana Dino Land Funderland hadir di Terminal Malili jadi viral Luwu Timur September 2026
Gambar: Luwuraya.com

Dinosaurus berukuran besar akan “bangkit” di Malili pada September mendatang. Bukan dari zaman purba, melainkan melalui wahana hiburan keluarga yang hadir bersama Funderland Indonesia di kawasan Terminal Malili. Funderland dijadwalkan hadir mulai 5 September 2026 selama satu bulan, membawa konsep hiburan bertema yang menyasar keluarga dan anak-anak.

Viral Luwu Timur: Funderland Hadir di Terminal Malili

Kehadiran Funderland di kawasan Terminal Malili bukan sekadar menambah pilihan hiburan bagi keluarga. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menilai wahana ini menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali aktivitas di kawasan terminal. Dengan begitu, ruang publik yang selama ini identik dengan aktivitas transportasi akan memiliki denyut baru.

Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan Luwu Timur, Andi Rahmat, mengatakan Funderland didatangkan sebagai salah satu upaya memanfaatkan ruang publik sekaligus menciptakan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Funderland akan kami datangkan selama satu bulan di Terminal Malili, rencananya mulai tanggal 5 September 2026,” kata Andi Rahmat. Menurutnya, penyelenggaraan wahana ini menjadi cara mengoptimalkan ruang yang ada agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik dan turun penumpang.

Dino Land dan Daya Tarik Wahana Keluarga

Funderland Indonesia dikenal membawa konsep hiburan keluarga dengan berbagai wahana dan dekorasi tematik. Salah satu yang menjadi daya tariknya adalah Dino Land, dengan ornamen dinosaurus berukuran besar yang menjadi bagian dari suasana wahana. Konsep tersebut akan memberikan wajah berbeda bagi kawasan Terminal Malili selama penyelenggaraan berlangsung.

Wahana bertema dinosaurus umumnya menyasar keluarga dengan anak usia dini hingga sekolah dasar. Selain permainan, pengunjung biasanya datang untuk berfoto bersama ornamen raksasa yang menjadi ikon. Model hiburan seperti ini mudah menarik keramaian karena bersifat ramah keluarga dan terjangkau.

Jika selama ini terminal lebih dikenal sebagai tempat yang berkaitan dengan aktivitas transportasi, kehadiran Funderland diharapkan membuat kawasan tersebut memiliki aktivitas tambahan yang dapat menarik masyarakat untuk datang. Terminal Malili sendiri merupakan simpul transportasi yang menghubungkan sejumlah kecamatan di Luwu Timur.

Dampak Ekonomi bagi Pedagang dan UMKM Malili

Bagi pemerintah daerah, pemanfaatan ruang tersebut juga memiliki dimensi ekonomi. Andi Rahmat mengatakan keramaian yang tercipta selama Funderland beroperasi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kawasan sekitar, termasuk terhadap pendapatan daerah.

“Selain membuat kondisi terminal lebih ramai, tentu ada manfaat terhadap pendapatan daerah,” ujarnya. Keramaian pengunjung juga membuka peluang bagi pelaku usaha kecil di sekitar kawasan. Pedagang makanan, minuman, jajanan, hingga produk lainnya dapat memanfaatkan meningkatnya aktivitas masyarakat untuk mendapatkan konsumen baru.

Dengan begitu, dampak Funderland tidak hanya berada di dalam arena permainan, tetapi berpotensi mengalir ke aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya. Pola ini sejalan dengan pengalaman berbagai daerah, di mana kehadiran wahana atau even publik turut menggerakkan usaha kecil di sekelilingnya. Pemerintah daerah pun berharap efek berganda itu benar-benar terasa.

Harapan Pelaku Usaha Kecil

Bagi pelaku UMKM Malili, kehadiran Funderland dapat menjadi peluang untuk mendapatkan konsumen baru. Pelaku usaha yang berjualan di sekitar kawasan dapat menyiapkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung, mulai dari makanan, minuman, jajanan hingga produk lokal.

Pelaku UMKM Malili, Akmal, berharap momentum tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap penjualan masyarakat. “Kami berharap dengan hadirnya Funderland di Malili, UMKM dapat meningkatkan omzet penjualan,” kata Akmal. Menurutnya, meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada konsumen yang lebih luas.

Kesempatan itu tentu perlu diiringi kesiapan. Pelaku usaha perlu menjaga kualitas produk, kebersihan, dan pelayanan agar pengunjung kembali lagi. Selain itu, penataan lapak di sekitar kawasan penting agar keramaian tidak menimbulkan persoalan baru seperti kemacetan atau sampah.

Terminal Malili dan Fungsi Barunya

Terminal Malili selama ini berfungsi sebagai simpul pergerakan penumpang antarkecamatan di Luwu Timur. Pada jam-jam tertentu, kawasan itu ramai oleh kendaraan angkutan umum dan pedagang yang melayani perjalanan warga. Di luar jam sibuk, aktivitas di kawasan ini cenderung menurun.

Kehadiran wahana hiburan selama satu bulan diharapkan mengisi jeda aktivitas tersebut. Kawasan terminal akan memiliki alasan untuk dikunjungi warga pada waktu-waktu yang biasanya sepi. Perubahan pola kunjungan itu menjadi salah satu alasan pemerintah daerah mendatangkan Funderland.

Pemanfaatan ruang publik seperti ini juga menjadi cara mengoptimalkan aset daerah tanpa harus membangun fasilitas baru. Ruang yang sudah ada dimanfaatkan untuk kegiatan produktif yang mendatangkan manfaat ekonomi.

Antisipasi Keramaian dan Kebersihan Kawasan

Keramaian yang diharapkan datang tentu membawa tantangan tersendiri. Pengaturan parkir, alur pengunjung, dan kebersihan area perlu dipersiapkan sejak awal. Koordinasi antara pengelola wahana, Dinas Perhubungan, dan pemerintah kecamatan menjadi bagian penting agar kegiatan berjalan nyaman.

Kebersihan kawasan juga menentukan kesan pengunjung terhadap Malili. Penyediaan tempat sampah dan pembersihan rutin akan menjaga kenyamanan selama wahana beroperasi. Pelibatan pedagang dalam menjaga kebersihan area jualan dinilai membantu meringankan tugas itu.

Dari sisi lalu lintas, peningkatan volume kendaraan menuju Terminal Malili perlu diantisipasi. Pengaturan arus kendaraan pada jam ramai akan mengurangi risiko kemacetan di sekitar kawasan. Kehadiran petugas di lapangan menjadi penentu kelancaran pergerakan pengunjung.

Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga