Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Hari Ini: Kim Jong Un Masuk China Lewat Jembatan Baru

24 Oktober 2026 • zul • 30 kali dibaca
Gerbang masuk Jembatan Sungai Yalu baru di sisi China, Dandong, yang menghubungkan China dan Korea Utara
Yoshi Canopus, CC BY-SA 3.0, Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Viral hari ini, Kim Jong Un dilaporkan memasuki China melalui Jembatan Sungai Yalu yang baru di Kota Dandong, Provinsi Liaoning, pada Sabtu 24 Oktober 2026. Kedatangan pemimpin Korea Utara itu terjadi sehari sebelum Pyongyang dan Beijing memperingati keterlibatan tentara China dalam Perang Korea 1950 sampai 1953. Kabar tersebut pertama kali dilaporkan kantor berita Korea Selatan, sebagaimana dikutip ANTARA, dengan sumber pemerintah yang tidak disebutkan identitasnya.

Apa yang Terjadi di Dandong

Menurut sumber pemerintah Korea Selatan, Kim tiba di Dandong melalui Jembatan Sungai Amnok Baru. Sungai Amnok dikenal sebagai Sungai Yalu di sisi China, sehingga jembatan yang sama disebut dengan dua nama berbeda di kedua negara. Sumber lain dari partai penguasa Korea Utara memperkirakan Kim pulang pada hari yang sama.

Perkiraan kunjungan singkat itu masuk akal karena tidak ada alasan bagi Kim untuk berlama-lama di Dandong setelah peresmian jembatan. Selain itu, sebuah acara peringatan besar dijadwalkan berlangsung di Korea Utara pada Minggu. Sumber tersebut menyebut durasi kunjungan ke China diperkirakan sangat pendek.

Perdana Menteri China Li Qiang juga disebut telah berkunjung ke Dandong pada periode yang berdekatan. Hingga berita ini ditulis, Kementerian Luar Negeri China belum memberi konfirmasi resmi mengenai laporan kunjungan Kim. Pemerintah Korea Utara juga belum merilis pernyataan melalui kantor berita KCNA.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Viral Hari Ini: Jembatan Baru yang Jadi Sorotan

Yang membuat peristiwa ini ramai dibicarakan bukan hanya sosok Kim, tetapi juga jalur yang ia lewati. Jembatan Sungai Yalu baru menghubungkan Kota Sinuiju di Korea Utara dengan Kota Dandong di China. Jalur itu resmi dibuka sekitar sepekan sebelum kunjungan, setelah bertahun-tahun tertunda.

Jembatan tersebut dibangun empat lajur dan disebut sebagai salah satu proyek infrastruktur perbatasan paling mahal di kawasan. Pemerintah China membiayai pembangunannya, sementara Korea Utara bertanggung jawab menyiapkan jalan penghubung di sisi wilayahnya. Kesiapan fasilitas di sisi Korea Utara itulah yang menjadi sumber penundaan panjang.

Bagi warga di kedua kota, pembukaan jembatan berarti jalur logistik dan perjalanan yang lebih lebar dibanding jembatan lama. Jembatan lama tetap beroperasi, tetapi kapasitasnya terbatas dan sering menjadi titik tunggu kendaraan barang. Pembukaan jalur baru disebut memperpendek waktu antrean ekspedisi di perbatasan.

Mengapa Pembukaan Jembatan Tertunda 12 Tahun

Jembatan Sungai Yalu baru sebenarnya telah selesai dibangun pada 2014. Namun pengoperasiannya baru terwujud setelah tertunda sekitar 12 tahun. Laporan Kompas.com menyebut jembatan empat lajur itu baru dibuka sekitar sepekan sebelum kunjungan Kim.

Ketiadaan fasilitas pendukung membuat jembatan berdiri tanpa fungsi selama bertahun-tahun. Pemerintah China berulang kali menyatakan kesiapan, tetapi tidak bisa memaksa Korea Utara menyelesaikan pekerjaan di wilayahnya. Kondisi itu membuat proyek tersebut sempat dijuluki jembatan tanpa lalu lintas.

Pembukaan jembatan pada Oktober 2026 menjadi perkembangan penting dalam hubungan ekonomi kedua negara. China selama ini merupakan mitra dagang terbesar Korea Utara sekaligus sumber dukungan ekonomi, politik, dan diplomatik bagi Pyongyang. Meski hubungan keduanya tidak selalu mulus, Beijing tetap menjadi mitra terpenting bagi negara yang menghadapi sanksi internasional.

Sinyal Ekonomi di Balik Kunjungan Singkat

Kunjungan Kim ke Dandong dibaca sebagai sinyal bahwa Pyongyang ingin memperkuat kerja sama ekonomi dengan Beijing. Pembukaan jalur perbatasan baru membuka peluang peningkatan arus barang, termasuk bahan pangan, bahan bakar, dan peralatan industri. Bagi Korea Utara, jalur darat yang lebih lebar berarti biaya logistik yang lebih rendah.

China juga punya kepentingan menjaga stabilitas di perbatasan sepanjang lebih dari 1.400 kilometer tersebut. Perdagangan lintas batas memberi pemasukan bagi wilayah otonomi di sisi China, terutama Liaoning dan Jilin. Karena itu, pembukaan jembatan disambut positif oleh pelaku usaha di kedua sisi.

Meski begitu, volume perdagangan tetap dibatasi kerangka sanksi Dewan Keamanan PBB. Barang-barang yang masuk kategori terlarang tidak serta merta bisa melewati jalur baru. Pengamat menilai jembatan ini lebih berdampak pada perdagangan barang konsumsi dan kebutuhan sehari-hari dibanding komoditas strategis.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga