Minggu, 20 September 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Lutim

Viral Luwu Timur: Funderland dan Pasar Malam Genjot UMKM

8 September 2026 • Admin
Suasana wahana edukasi Funderland dan pasar malam di Malili yang menggeliatkan UMKM viral Luwu Timur
Gambar: Pedomanrakyat.com

SuaraLutim.com, Malili — Kehadiran wahana edukasi Funderland Indonesia di area Terminal Malili dan Pasar Malam di kawasan Puncak Indah (Lorong 4 Trans) langsung menjadi pusat keramaian baru bagi warga Luwu Timur. Sejak dibuka pada Sabtu (5/9/2026), dua ruang rekreasi itu tidak hanya menghadirkan alternatif hiburan keluarga, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Malili.

Kawasan Terminal Malili yang biasanya identik dengan aktivitas transportasi kini bertransformasi menjadi ruang publik yang hidup. Warga datang bersama keluarga, terutama pada akhir pekan, untuk mencoba berbagai wahana yang disediakan Funderland Indonesia maupun menikmati suasana pasar malam di Lapangan Puncak Indah.

Viral Luwu Timur: Funderland dan Pasar Malam Genjot UMKM Malili

Sorotan warga terhadap dua pusat rekreasi ini membuat namanya cepat menyebar dari mulut ke mulut, terutama melalui percakapan di lingkungan sekitar dan media sosial. Bagi banyak keluarga di Malili dan sekitarnya, keberadaan dua lokasi tersebut menjadi pilihan wisata murah yang bisa dijangkau tanpa harus keluar daerah.

Yang menarik, geliat hiburan itu berjalan seiring dengan tumbuhnya aktivitas ekonomi rakyat. Pedagang kecil yang sebelumnya mengeluh sepi mengaku mulai merasakan lonjakan pembeli sejak hari pertama pembukaan. Keramaian pengunjung membuka pasar baru bagi kuliner, mainan anak, hingga jasa foto.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menilai pemanfaatan ruang publik untuk kegiatan rekreasi merupakan langkah strategis. Selain menghidupkan kawasan perkotaan, kegiatan semacam ini diyakini mampu memberdayakan ekonomi warga di sekitar lokasi.

Wahana Edukasi di Terminal Malili

Funderland Indonesia hadir menyajikan sarana hiburan sekaligus edukasi. Di dalamnya tersedia replika dinosaurus, arena bermain anak, hingga sarana interaksi dengan satwa seperti reptil dan burung hantu. Konsep itu membuat wahana ini tidak sekadar menjadi tempat bermain, tetapi juga sarana pengenalan lingkungan bagi anak-anak.

Sejumlah orang tua menyebut wahana tersebut memberi nilai tambah karena anak-anak bisa mengenal hewan yang jarang mereka lihat secara langsung. Selain bermain, anak-anak diajak memahami bahwa satwa perlu diperlakukan dengan aman dan ramah.

Lokasi di area Terminal Malili juga dinilai strategis. Kawasan itu mudah dijangkau warga dari berbagai penjuru Kecamatan Malili, sehingga arus kunjungan tidak hanya datang dari lingkungan sekitar terminal, tetapi juga dari desa-desa tetangga.

Pasar Malam Puncak Indah dan Geliat Pedagang Kecil

Pada saat yang sama, Pasar Malam yang berlokasi di Lapangan Puncak Indah, Kecamatan Malili, menambah antusiasme warga sebagai ruang rekreasi rakyat yang meriah. Deretan lapak kuliner dan permainan anak menjadi daya tarik tersendiri, terutama saat malam hari.

Dampak positif terhadap ekonomi kerakyatan dirasakan langsung oleh para pedagang di kedua lokasi. Kehadiran pengunjung membawa angin segar bagi peningkatan omzet harian pelaku UMKM, baik yang berjualan di dalam area wahana maupun di sekitar koridor pasar malam.

Gita (38), pelaku UMKM kuliner yang berjualan di dalam area wahana Funderland, mengakui adanya lonjakan aktivitas transaksi yang signifikan selama dua hari terakhir. “Wahana ini sangat membantu pelaku usaha kecil. Ramainya pengunjung membuat penjualan meningkat dibanding hari biasa, dan kami berharap kondisi ini konsisten membantu perekonomian pedagang selama satu bulan ke depan,” tutur Gita saat dikonfirmasi, Ahad (6/9/2026).

Senada dengan Gita, Aliya (25), pelaku UMKM penjual dimsum di Pasar Malam Puncak Indah, mengungkapkan bahwa produk dagangannya selalu habis diserbu pembeli sejak malam pertama dibuka. “Respons masyarakat sangat tinggi. Dalam dua malam terakhir dagangan kami selalu habis. Kegiatan pasar malam seperti ini sangat membantu usaha kecil seperti kami untuk mendapatkan pasar yang lebih luas,” jelas Aliya terkait kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga 26 September mendatang.

Kata Camat Malili soal Pemanfaatan Ruang Publik

Camat Malili, H. Hasimning, menyampaikan bahwa pemanfaatan area dan fasilitas publik untuk kegiatan hiburan masyarakat merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam menghidupkan kawasan perkotaan sekaligus memberdayakan ekonomi warga.

“Kehadiran sarana hiburan dan rekreasi ini memberikan ruang rekreasi yang positif dan edukatif bagi warga. Namun yang tak kalah penting, Pemda Luwu Timur berkomitmen memanfaatkan potensi keramaian ini untuk membuka ruang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal agar dapat berkembang dan meningkatkan pendapatannya,” ujar Hasimning.

Pernyataan itu menegaskan bahwa pembangunan ruang rekreasi tidak dipisahkan dari upaya penguatan ekonomi masyarakat. Keramaian yang tercipta diharapkan berkelanjutan, bukan hanya sesaat setelah pembukaan.

Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga