Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Berita Viral: Kemenkes Bantah Narasi Foto Oksigen Menkes

25 Oktober 2026 • zul • 30 kali dibaca
Ilustrasi tabung oksigen medis untuk kebutuhan pernapasan di rumah
GiollaUidir, CC BY-SA 2.0 uk, Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Berita viral hari ini datang dari klarifikasi Kementerian Kesehatan soal foto Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang memakai tabung oksigen saat berkunjung ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Juru bicara kementerian menegaskan foto itu memang diambil dalam kunjungan kerja pada Jumat (23/10/2026), tetapi penggunaannya bagian dari edukasi fasilitas penanganan dampak asap. Narasi yang menyebut Menkes sesak napas dinyatakan tidak benar.

Foto yang Beredar dan Narasi yang Menempel

Foto yang beredar di media sosial menampilkan Menkes duduk sambil menggunakan tabung oksigen di sebuah ruangan. Narasi yang menyertai foto menyebut ia belum 24 jam berada di Kalimantan Tengah tetapi sudah tidak kuat menghirup asap. Narasi itu juga mengungkit pernyataan sebelumnya yang meminta masyarakat beradaptasi dengan kondisi udara yang memburuk.

Kombinasi foto dan kalimat tersebut membuat kesan bahwa pejabat kesehatan justru menyerah pada situasi yang ia hadapi sendiri. Unggahan itu menyebar cepat melalui grup percakapan dan platform video pendek. Sebagian warganet mengaitkannya dengan kritik terhadap penanganan kabut asap karhutla.

Foto aslinya sendiri bukan gambar hasil rekayasa. detikcom memastikan gambar itu identik dengan momen ketika Menkes mencoba fasilitas Rumah Oksigen milik Muhammadiyah Disaster Management Center di Palangka Raya. Yang keliru adalah keterangan yang menempel pada foto, bukan gambarnya.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Berita Viral: Klarifikasi Kemenkes

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyatakan foto tersebut benar diambil saat kunjungan kerja Menkes ke Palangka Raya. Namun ia menegaskan narasi yang beredar di media sosial tidak benar dan mengarah pada disinformasi, fitnah, dan kebencian. Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Minggu (25/10/2026), dan dikutip ANTARA.

Aji menegaskan Menkes sama sekali tidak merasa sesak napas pada saat itu. Selama kunjungan, Menkes menggunakan masker KN95 sebagai pelindung diri. Menurutnya, penggunaan tabung oksigen dimaksudkan untuk menunjukkan cara kerja fasilitas kepada masyarakat dan memastikan layanan oksigen bisa diakses warga terdampak.

Kementerian juga mengimbau masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memelintir fakta. Ia meminta perhatian publik diarahkan pada upaya melindungi kesehatan warga terdampak karhutla. Imbauan itu menekankan pentingnya memastikan layanan kesehatan sampai ke kelompok yang paling membutuhkan.

Kronologi Kunjungan 23 Oktober

Kunjungan berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Palangka Raya. Menkes mendatangi Rumah Oksigen yang dikelola MDMC dan Bus Oksigen milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Kedua fasilitas itu disiapkan untuk membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap.

Dalam kunjungan tersebut, Menkes juga meninjau layanan pemeriksaan kesehatan di ruang terbuka hijau. Pemerintah provinsi menyiapkan fasilitas itu sebagai titik layanan bagi warga yang mulai merasakan gejala ringan. Kementerian Kesehatan menyalurkan obat-obatan dan alat kesehatan pendukung pada kesempatan yang sama.

Bantuan yang disalurkan mencakup masker, oksigen konsentrator, nebulizer, tabung oksigen, air purifier, dan multivitamin. Menkes didampingi Gubernur Kalimantan Tengah saat meninjau fasilitas tersebut. Rombongan juga berdialog dengan tenaga kesehatan yang bertugas di lokasi.

Rumah Oksigen MDMC dan Bus Oksigen Pemprov

Rumah Oksigen MDMC menyediakan ruangan dengan penyaringan udara berlapis HEPA. Pengunjung dapat duduk beristirahat dan menghirup udara dengan konsentrasi oksigen tinggi selama beberapa waktu. Tenaga kesehatan memantau kondisi pengunjung selama proses tersebut berlangsung.

Menkes menjelaskan fasilitas itu ditujukan bagi warga yang mulai merasa sesak akibat paparan asap. Dalam keterangan yang dikutip detikcom, ia menyebut pengunjung cukup duduk, beristirahat, dan memberi waktu paru-paru bernapas lebih lega. Ia juga menyatakan saturasi oksigennya sendiri meningkat setelah mencoba fasilitas tersebut.

Bus Oksigen milik pemerintah provinsi menyasar kelompok yang bekerja di luar ruangan. Tabung oksigen diprioritaskan bagi relawan pemadam kebakaran hutan dan lahan yang terpapar polusi dalam intensitas tinggi. Fasilitas bergerak itu memungkinkan layanan menjangkau lokasi yang jauh dari puskesmas.

Penjelasan Menkes di Video Instagram

Akun Instagram Menkes mengunggah video lengkap kunjungan sebagai respons atas narasi yang beredar. Video itu memperlihatkan rangkaian kegiatan, termasuk saat Menkes mencoba fasilitas Rumah Oksigen. Unggahan tersebut juga memuat keterangan tertulis yang meluruskan konteks foto.

Dalam keterangannya, Menkes menyatakan fotonya memang benar, tetapi narasi yang beredar tidak benar. Ia menegaskan tidak merasa sesak dan terbantu dengan masker KN95 selama kunjungan. Tujuan kunjungan disebutnya untuk memberikan informasi dan edukasi mengenai fasilitas yang tersedia bagi warga.

Ia juga menyampaikan pesan praktis kepada masyarakat. Warga yang mulai merasa sesak diminta segera mendatangi Rumah Oksigen terdekat dan tidak menunggu kondisi memburuk. Pesan itu disampaikan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko gangguan pernapasan selama periode kabut asap.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga