Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Nusantara: Sembilan Tewas Serangan Gereja Karak

25 Oktober 2026 • zul • 27 kali dibaca
Ilustrasi benteng Karak di Yordania selatan, wilayah tempat serangan terhadap gereja Ortodoks Yunani terjadi.
Foto: Justwiki, CC0, Wikimedia Commons.
ASM Group
Iklan

Viral nusantara hari ini diwarnai kabar duka dari Yordania: serangan bersenjata saat upacara pemakaman di sebuah gereja Ortodoks Yunani di Desa Hamoud, Kegubernuran Karak, menewaskan sembilan orang dan melukai puluhan lainnya. Peristiwa terjadi pada Jumat, 23 Oktober 2026, sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Kematian kesembilan dilaporkan sehari kemudian setelah salah satu korban luka meninggal. Sumber utama artikel ini adalah Associated Press, Al Jazeera, CNN, dan detikcom.

Kronologi Serangan di Gereja Hamoud

Menurut keterangan otoritas Yordania, para penyerang masuk ke halaman gereja saat jamaah berkumpul untuk pemakaman. Mereka melepaskan tembakan ke arah orang-orang yang berdiri di luar bangunan gereja. Rekaman televisi pemerintah Yordania memperlihatkan dua orang bersenjata pistol mendekati gereja, disusul seorang pria yang tampak membawa senapan semi-otomatis.

Associated Press mencatat bahwa sejumlah saksi menyebut ada empat penyerang, sementara rekaman resmi hanya menunjukkan tiga orang. AP menyatakan belum bisa memverifikasi sendiri jumlah pelaku. Otoritas keamanan Yordania tidak langsung merilis jumlah pasti penyerang dalam pernyataan pertama mereka.

Tembakan berlangsung beberapa menit dan memicu kepanikan di dalam maupun di halaman gereja. Seorang saksi yang dikutip AP menuturkan bahwa dirinya menjatuhkan badan dan merangkak ke balik mobil terdekat. Saksi lain menyebut gencatan tembakan terjadi sekitar 15 menit setelah pemakaman dimulai, lalu orang-orang berlarian keluar.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Viral Nusantara: Sembilan Tewas dan Puluhan Luka

Angka korban bergerak cepat dalam 24 jam pertama. Pada Jumat, otoritas Yordania melaporkan tujuh orang tewas dan 34 lainnya luka, seperti dikutip detikcom dari Xinhua. Al Jazeera mencatat delapan korban tewas pada hari yang sama, lalu bertambah menjadi sembilan setelah satu korban luka meninggal pada Sabtu.

Kantor berita negara Petra, yang mengutip Direktorat Keamanan Publik Yordania, menyatakan tambahan korban tewas terjadi setelah salah satu korban luka menghembuskan napas terakhir. detikcom menulis dua pasien yang sebelumnya dirawat dalam kondisi kritis meninggal di Rumah Sakit Militer Prince Ali. Perbedaan rincian itu muncul karena pembaruan otoritas dan media tidak selalu dirilis pada jam yang sama.

Jumlah korban luka juga berbeda antar laporan. detikcom mencatat 34 korban luka pada Jumat, sementara AP dan CNN menyebut sekitar 40 orang terluka. Al Jazeera menulis 40 korban luka. Perbedaan angka ini belum dijelaskan otoritas, dan data korban luka biasanya masih berubah karena sebagian dirawat intensif.

Raja Abdullah dan Janji Respons Tegas

Raja Abdullah II mengunjungi Karak beberapa jam setelah serangan dan menyatakan pelaku akan dihukum dengan tangan besi. Pernyataan itu disampaikan melalui akun resmi istana dan dikutip sejumlah media internasional. Ia juga menegaskan bahwa keamanan warga Yordania merupakan garis merah yang tidak bisa ditawar.

Raja Abdullah memimpin rapat Dewan Keamanan Nasional pada hari yang sama. Dalam rapat itu ia mengutuk serangan dan menegaskan tidak akan ada toleransi bila menyangkut nyawa warga negara. Menurut pernyataan istana, ia juga memerintahkan aparat keamanan mengejar pelaku secara menyeluruh.

Perdana Menteri Jafar Hassan menyebut serangan itu sebagai akibat ideologi terorisme dan ekstremisme buta. Lewat unggahan di platform X, ia menyatakan pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat memasuki jalur kekerasan. Pemerintah Yordania juga mengumumkan tiga hari berkabung nasional melalui kantor berita Petra.

Pencarian Pelaku dan Pengetatan Keamanan

Hingga berita ini disusun, otoritas Yordania masih mencari pelaku. Direktorat Keamanan Publik menyebut pihaknya belum bisa memastikan apakah penyerang memiliki kaitan dengan kelompok tertentu di dalam atau di luar Yordania. Belum ada klaim tanggung jawab dari kelompok bersenjata mana pun.

Kedutaan Amerika Serikat di Amman menyatakan keamanan diperketat di pusat perbelanjaan, kantor perwakilan asing, dan sejumlah lokasi publik. Langkah itu diambil sebagai respons atas serangan yang menyasar jemaah gereja. Pemerintah Yordania juga meningkatkan penjagaan di titik-titik keramaian selama masa berkabung.

Otoritas menyebut penyelidikan berjalan dengan prioritas tinggi. Namun mereka menegaskan bahwa informasi awal belum cukup untuk menyimpulkan motif. Pernyataan resmi menekankan bahwa penyelidikan masih berada pada tahap pengumpulan bukti dan keterangan saksi.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga