Viral nusantara di kalangan penggemar gawai: Poco resmi meluncurkan Poco X8 dan Poco C95 Pro di Indonesia pada Jumat, 30 Oktober 2026. Kedua ponsel mengandalkan baterai berkapasitas besar, yaitu 8.340 mAh pada Poco X8 dan 7.500 mAh pada Poco C95 Pro. Penjualan perdana dijadwalkan 3 November 2026 pukul 10.00 WIB.
Peluncuran berlangsung di Jakarta dan dihadiri manajemen Poco Indonesia. Perusahaan menyebut kedua perangkat menyasar pengguna muda yang aktif bermain gim dan menonton konten dalam waktu lama. Strategi itu terlihat dari kombinasi baterai besar, layar berkecepatan tinggi, dan harga yang ditekan.
Spesifikasi Poco X8
Poco X8 memakai chipset Qualcomm Snapdragon 6s Gen 4. Menurut daftar spesifikasi yang dipublikasikan Kompas Tekno, chip itu dipadukan dengan RAM 8 GB LPDDR4X dan penyimpanan 256 GB UFS 3.1. Tidak ada opsi kapasitas lain untuk pasar Indonesia.
Layarnya berupa panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1.5K atau 2.772 kali 1.280 piksel. Refresh rate mencapai 120 Hz dan kecerahan puncak diklaim 3.500 nits. Layar dilindungi Corning Gorilla Glass Victus 2.
Baterainya berbahan silikon karbon dengan kapasitas 8.340 mAh. Pengisian daya memakai adaptor 67 watt melalui USB C, dan perangkat mendukung reverse charging 22,5 watt. Poco mengklaim baterai itu cukup untuk bermain gim hingga 12 jam nonstop.
Kamera belakang terdiri atas sensor utama 50 megapiksel dengan stabilisasi optik dan sensor tambahan 2 megapiksel. Kamera depan 16 megapiksel. Ponsel menjalankan Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3 dan memiliki sertifikasi ketahanan IP68 serta IP69K.
Iklan

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola
Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.
Spesifikasi Poco C95 Pro
Poco C95 Pro berada di kelas yang lebih murah. Ponsel ini memakai chipset MediaTek Helio G91 Ultra dengan fabrikasi 12 nanometer, prosesor octa core berkecepatan hingga 2 GHz, dan grafis Mali G52 MC2. Konfigurasi itu cukup untuk pemakaian harian, tetapi bukan untuk gim berat dengan pengaturan maksimal.
Layarnya berukuran 6,9 inci dengan resolusi 1.600 kali 720 piksel dan refresh rate 120 Hz. Panel dilindungi Corning Gorilla Glass 7i. Resolusi layar tergolong standar untuk kelas harga, meski ukurannya termasuk besar.
Baterai 7.500 mAh memakai teknologi silikon karbon. Poco mengklaim kapasitasnya masih di atas 80 persen setelah 1.000 siklus pengisian. Untuk bermain gim, perusahaan menyebut baterai itu bertahan hingga 10 jam nonstop.
RAM tersedia hingga 8 GB dengan fitur perluasan memori, sementara penyimpanan internal hingga 256 GB dan bisa diperluas lewat microSD sampai 2 TB. Pilihan warnanya Green, Blue, dan Black, dengan warna hijau sebagai warna utama kampanye.
Harga dan jadwal penjualan
Poco X8 dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB dibanderol Rp5.699.000. Harga itu berlaku untuk satu satunya varian yang dijual di Indonesia. Ponsel tersedia dalam warna Black, White, dan Orange.
Poco C95 Pro hadir dalam dua varian. Varian 6 GB dan 128 GB dijual Rp3.099.000, sedangkan varian 8 GB dan 256 GB dijual Rp3.799.000. Menurut Medcom, harga normal kedua varian masing masing Rp3.299.000 dan Rp3.999.000, dengan potongan berlaku selama periode penjualan perdana 3 sampai 11 November 2026.
Penjualan dibuka 3 November 2026 pukul 10.00 WIB melalui situs resmi Xiaomi dan seluruh kanal e-commerce di Indonesia. Poco menjanjikan garansi 15 bulan, empat kali pembaruan sistem operasi, dan patch keamanan selama enam tahun untuk kedua perangkat.
Ada pula bonus tambahan untuk pembelian Poco X8, yaitu langganan YouTube Premium dua bulan dan Google One tiga bulan dengan penyimpanan 100 GB. Bonus itu berlaku sesuai ketentuan penjualan yang ditetapkan distributor.
Mengapa viral nusantara membahas baterai jumbo
Baterai besar menjadi daya tarik utama karena masalah paling sering dikeluhkan pengguna ponsel adalah daya yang cepat habis. Untuk pengguna yang bekerja di lapangan atau sering bepergian, ponsel dengan baterai 8.000 mAh ke atas mengurangi kebutuhan membawa power bank.
Kapasitas besar juga mengubah cara pengguna mengisi daya. Dengan baterai 8.340 mAh dan pengisian 67 watt, waktu pengisian memang lebih lama dibanding ponsel berkapasitas 5.000 mAh, tetapi frekuensi pengisian berkurang. Pola pemakaian jadi lebih longgar.
Teknologi silikon karbon menjadi alasan kapasitas besar bisa ditampung dalam bodi yang tidak terlalu tebal. Dibanding baterai lithium ion konvensional, material itu memungkinkan kepadatan energi lebih tinggi. Teknologi ini mulai banyak dipakai di ponsel kelas menengah sejak 2025.
Namun, kapasitas besar bukan segalanya. Efisiensi chipset, ukuran layar, dan optimasi perangkat lunak tetap menentukan daya tahan aktual. Klaim 12 jam bermain gim perlu diuji dengan kondisi pengaturan grafis yang jelas, karena konsumsi daya sangat bergantung pada beban permainan.


