Iklan

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola
Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.
SUARALUTIM.COM, MALILI — Berita Lutim dari dunia olahraga: atlet Luwu Timur yang meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 berpeluang menerima bonus hingga Rp150 juta. Besaran bonus disesuaikan dengan kategori nomor dan jumlah atlet dalam satu tim.
Kesepakatan itu disampaikan Ketua KONI Luwu Timur, Herawan Raditya, dalam diskusi bersama pengurus JMSI Luwu Timur di Warkop Qlan, Malili, Senin (26/10/2026), sebagaimana dilaporkan Jaeja.id. Menurutnya, pemerintah daerah, DPRD, dan KONI telah sepakat menyiapkan bonus bagi para peraih medali.
Porprov Sulsel XVIII tahun 2026 berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo pada 7–14 November. Luwu Timur akan mengirim 579 atlet, ofisial, dan pelatih yang tampil di 32 cabang olahraga.
Skema Bonus Atlet Luwu Timur
KONI Luwu Timur membagi bonus emas ke dalam beberapa kategori. Pembagian ini dimaksudkan agar nominal yang diterima atlet pada nomor beregu tidak terpaut terlalu jauh dari peraih emas perorangan.
| Kategori nomor | Jumlah atlet | Bonus emas |
|---|---|---|
| Individu | 1 atlet | Rp20 juta |
| Ganda | 2 atlet | Rp30 juta |
| Tim kecil | 3–5 atlet | Rp50 juta |
| Tim sedang | 6–9 atlet | Rp75 juta |
| Tim besar | 10–14 atlet | Rp100 juta |
| Tim sangat besar | 15 atlet atau lebih | Rp150 juta |
Contoh yang diberikan adalah cabang bulu tangkis tunggal putra untuk nomor individu, dan sepak bola untuk tim beranggota 15 orang atau lebih. Herawan menegaskan nilai bonus kali ini lebih besar dibandingkan edisi Porprov sebelumnya.
“Untuk bonus ini, semua peraih medali tentu akan mendapat bonus. Tapi saat ini saya bicara peraih medali emas dulu. Kami pastikan nilainya akan lebih besar dari edisi sebelumnya,” ujarnya, dikutip Jaeja.id.
Sekretaris KONI Luwu Timur, Irwan, menambahkan bahwa perbedaan kategori bertujuan menjaga keadilan. Menurutnya, kebijakan bonus menjadi bentuk apresiasi bagi atlet yang berjuang membawa nama Luwu Timur.
Berita Lutim: Target Dua Digit Emas
KONI Luwu Timur menargetkan dua digit medali emas dan posisi 10 besar pada klasemen akhir Porprov Sulsel 2026. Target itu disampaikan bersamaan dengan pengumuman skema bonus.
Target dua digit emas bukan angka yang ringan. Porprov Sulsel mempertemukan seluruh kabupaten dan kota, termasuk daerah dengan basis pembinaan olahraga lebih besar. Bagi Luwu Timur, peluang terbesar biasanya datang dari cabang yang memiliki klub dan sekolah olahraga aktif, bukan dari cabang yang hanya mengandalkan kejuaraan musiman.
Karena itu, peta kekuatan kontingen perlu dibaca realistis. Sebanyak 32 cabang olahraga memberi banyak pintu medali. Namun jumlah atlet per cabang menentukan peluang: cabang dengan satu atau dua atlet bergantung pada performa individu, sedangkan cabang beregu bisa menyumbang lebih banyak medali bila pembinaannya merata.
Persiapan Menjelang Bone–Wajo
Persiapan kontingen berlangsung di beberapa lini. Selain latihan rutin di klub dan sekolah, KONI juga mengurus administrasi atlet, jadwal keberangkatan, serta kebutuhan pendampingan medis. Untuk event multievent, masalah kecil seperti keterlambatan dokumen bisa menggagalkan atlet tampil.
Pada awal November, kontingen Luwu Timur menggelar defile dengan melibatkan sekitar 700 orang. Kegiatan itu menjadi penanda kesiapan sekaligus ajang penguatan mental tim sebelum bertanding di dua kabupaten tuan rumah.
Bagi atlet, Porprov juga menjadi panggung seleksi tidak resmi. Penampilan di tingkat provinsi membuka peluang masuk tim Sulawesi Selatan pada kejuaraan nasional, terutama di cabang yang memiliki jalur pembinaan berjenjang.


