Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

Andi Amar Ma’ruf Sulaiman Salurkan Bantuan Korban Kebakaran

30 September 2026 • Admin • 30 kali dibaca
Anggota DPR RI Komisi III Fraksi Gerindra, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Dok. gerindra.id
ASM Group
Iklan

SuaraLutim.com, Luwu Timur – Anggota DPR RI Komisi III Fraksi Gerindra, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, turun langsung menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Sanrangeng Sailong, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026). Bantuan yang diserahkan mencakup kebutuhan sehari-hari sampai dana untuk membantu perbaikan rumah. Ia juga menyatakan komitmennya mengupayakan bantuan pembangunan rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Bagi pembaca Luwu Timur, peristiwa ini bukan sekadar kabar dari kabupaten tetangga: kebakaran rumah panggung adalah risiko yang nyata di kampung-kampung kita, dan cara sebuah daerah bangkit setelah musibah selalu ditentukan oleh kecepatan kepedulian banyak pihak.

Sanrangeng Sailong: Kronologi dan Data Sementara

Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Desa Sanrangeng Sailong pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 14.25 Wita. Berdasarkan data sementara, 11 rumah terdampak dalam peristiwa itu. Sembilan rumah dilaporkan terbakar, sementara dua rumah lain turut mengalami dampak. Rumah-rumah yang terbakar mayoritas merupakan rumah panggung yang berdiri berdekatan, kondisi yang membuat api cepat menjalar.

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan satu warga meninggal dunia. Sesuai pedoman pemberitaan yang kami pegang, SuaraLutim tidak mencantumkan identitas korban maupun nama para pemilik rumah yang terdampak. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Bone, Pamiluddin, menyatakan petugas telah melakukan penanganan di lokasi untuk memadamkan kobaran api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke bangunan lainnya. Penyebab kebakaran masih dalam proses pendataan, demikian pula total kerugian yang timbul.

Andi Amar Ma’ruf Sulaiman Serahkan Bantuan di Lokasi

Sehari setelah kejadian, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman datang ke lokasi dan menyerahkan bantuan secara langsung. Kehadirannya bukan hanya soal barang yang dibawa; ia juga memberikan dukungan kepada para korban dan relawan yang terlibat dalam penanganan pascakebakaran.

Tata Atur
Iklan

“Turut berduka kepada korban kebakaran. Mudah-mudahan apa yang masyarakat salurkan bisa dimanfaatkan secara merata,” ujar Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, dikutip dari rilis resmi Fraksi Gerindra DPR RI.

Pernyataan itu menegaskan satu hal sederhana yang sering terlupakan dalam pemberitaan musibah: bantuan yang menumpuk tidak otomatis menjadi pertolongan kalau tidak terdistribusi rata. Karena itu, penekanan pada pemerataan penyaluran menjadi penting, terutama ketika korban terpisah di beberapa lokasi pengungsian atau tinggal di rumah kerabat.

Rincian Bantuan yang Disalurkan

Bantuan yang diberikan kepada warga terdampak berupa kebutuhan pokok masa pemulihan dan sejumlah dana untuk memperbaiki rumah. Rinciannya sebagai berikut:

  • makanan siap saji untuk kebutuhan harian warga di masa tanggap darurat;
  • beras, minyak goreng, gula, ikan kaleng, dan susu;
  • sarung bagi warga yang kehilangan pakaian dan perlengkapan tidur;
  • dana untuk membantu perbaikan rumah warga yang terdampak.

Jenis bantuan seperti ini dipilih karena warga yang rumahnya terbakar hampir selalu kehilangan dua hal sekaligus: tempat tinggal dan isi rumah. Kebutuhan makan menjadi persoalan paling mendesak pada hari-hari pertama, sementara perbaikan rumah menuntut biaya yang jauh lebih besar dan waktu yang lebih panjang.

Upaya Bantuan Pembangunan Rumah Lewat Tiga Tingkat Pemerintahan

Yang menarik dari penyaluran bantuan ini adalah komitmen lanjutannya. Andi Amar menyatakan akan mengupayakan bantuan pembangunan rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, dengan jalur koordinasi ke pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.

“Teman-teman relawan semoga sehat-sehat semua. Doakan, kami upayakan semoga bisa mendapatkan bantuan pembangunan rumah, baik di kabupaten, provinsi, maupun di pusat,” katanya, dalam keterangan yang dimuat kanal resmi Partai Gerindra.

Alur semacam ini penting dipahami warga. Bantuan rumah pascabencana umumnya tidak keluar dari satu pintu saja. Ada skema dari pemerintah daerah, ada jalur provinsi, dan ada pula dukungan dari anggaran pusat. Seorang anggota DPR bisa berperan sebagai penyambung antara kebutuhan warga di desa dan kementerian atau lembaga yang memegang anggaran. Peran itu terlihat kecil di pemberitaan, tetapi menentukan apakah bantuan benar-benar turun menjadi bangunan.

Pemkab Bone Salurkan Rp165 Juta untuk 13 Warga Terdampak

Kepedulian tidak berhenti di satu pihak. Lima hari setelah kejadian, tepatnya Jumat (18/9/2026), Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman mengunjungi lokasi kebakaran di Desa Sanrangeng dan menyerahkan bantuan dengan total nilai Rp165 juta kepada 13 warga terdampak. Penyaluran dilakukan melalui rekening Bank Sulselbar Syariah masing-masing penerima dan disertai buku rekening.

Dari 13 penerima itu, 10 warga masuk kategori kerusakan berat dan masing-masing menerima Rp15 juta, sehingga total untuk kategori ini mencapai Rp150 juta. Tiga warga lainnya masuk kategori kerusakan ringan dengan bantuan Rp5 juta per orang, atau Rp15 juta secara keseluruhan. Bupati meminta warga tetap sabar menghadapi musibah dan menegaskan bahwa pemerintah kabupaten akan terus memberi dukungan sesuai kemampuan dan kewenangan.

Kombinasi antara bantuan dari wakil rakyat, pemerintah kabupaten, dan saluran dari masyarakat menunjukkan pola pemulihan yang berlapis. Pola inilah yang sebaiknya ditiru, bukan sekadar diingat.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga