Yang bisa ditiru pengusaha Luwu Timur
Pola yang dijalankan HIPMI Bone bisa diterapkan di Luwu Timur dengan mitra yang berbeda. Wilayah Luwu Timur dilayani KP2KP Malili, yang berada di bawah koordinasi KPP Pratama Palopo. KP2KP Malili melayani konsultasi dan penyuluhan perpajakan bagi wajib pajak di kabupaten ini, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah.
Kepala KP2KP Malili, Andik Kurniawan, dalam sejumlah kegiatan sebelumnya menyebut Luwu Timur merupakan kontributor utama penerimaan pajak di wilayah kerja KPP Pratama Palopo, dengan porsi sekitar 30 persen. Angka itu menunjukkan denyut usaha di Luwu Timur memang besar, sehingga pembinaan administrasi bagi pelaku usaha lokal punya dampak yang luas.
KP2KP Malili juga mendorong wajib pajak memanfaatkan layanan daring melalui sistem Coretax DJP, mulai dari pendaftaran NPWP, pengukuhan Pengusaha Kena Pajak, sampai pelaporan SPT. Layanan digital ini memangkas jarak, hal yang penting bagi pengusaha di kecamatan yang jauh dari pusat layanan.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyiapkan Mal Pelayanan Publik yang di dalamnya akan disediakan loket layanan perpajakan. Dengan begitu, warga yang butuh konsultasi pajak tidak perlu menempuh perjalanan jauh hanya untuk satu urusan administratif.
Jejak HIPMI di daerah
Di Luwu Timur sendiri, pengurus HIPMI setempat sudah beberapa kali menyuarakan pentingnya posisi pengusaha lokal, termasuk lewat penegasan bahwa pengusaha lokal bukan penonton di daerahnya sendiri. Pandangan itu sejalan dengan langkah HIPMI Bone: mendekatkan pelaku usaha ke layanan publik, bukan menjauhkannya.
Dalam ekosistem organisasi, HIPMI kabupaten dan kota berada di bawah koordinasi HIPMI Sulawesi Selatan. Karena itu, praktik baik dari satu daerah biasanya menyebar ke daerah lain lewat pertemuan pengurus, program kaderisasi, maupun forum bisnis daerah.
Bagi pelaku usaha yang baru memulai, tiga hal ini bisa disiapkan lebih dulu tanpa menunggu program resmi: memisahkan uang usaha dari uang pribadi, mencatat pemasukan dan pengeluaran harian, serta menyimpan bukti transaksi. Tiga kebiasaan sederhana itu akan memudahkan langkah berikutnya, termasuk saat ada kesempatan mengikuti pelatihan atau mengajukan pembiayaan.
Panduan umum menyusun usaha kecil yang tertata juga sudah pernah diulas dalam strategi praktis UMKM Luwu Timur naik kelas, mulai dari pencatatan sampai penentuan harga jual.
Menyiapkan diri sebelum ikut pendampingan
Pelatihan administrasi biasanya lebih bermanfaat kalau peserta datang dengan bahan nyata. Karena itu, pelaku usaha disarankan membawa contoh pencatatan usahanya sendiri, meski masih sederhana, supaya materi bisa langsung diterapkan pada kasus yang dihadapi.
Perlengkapan dasar yang perlu disiapkan antara lain identitas pemilik, keterangan legalitas usaha, catatan penjualan dan pengeluaran beberapa bulan terakhir, serta daftar aset usaha seperti peralatan dan kendaraan. Berkas semacam itu juga menjadi modal ketika usaha hendak mengajukan pembiayaan ke lembaga keuangan.
Satu hal yang kerap diabaikan adalah pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Untuk usaha mikro, kebiasaan ini terlihat sederhana, tetapi pengaruhnya besar: arus kas usaha jadi terbaca, dan pemilik bisa menghitung untung rugi dengan lebih jujur.
Pertanyaan yang sering muncul
Apa hasil kunjungan HIPMI Bone ke KPP Pratama Watampone?
Kedua pihak menjajaki kerja sama berupa edukasi perpajakan bagi anggota HIPMI, pendampingan penyusunan laporan keuangan bagi UMKM, dan sosialisasi kewajiban perpajakan bagi pengusaha muda di Kabupaten Bone.
Siapa yang memimpin rombongan HIPMI Bone?
Ketua Umum HIPMI Bone, Andi Sinrang, didampingi Dewan Pembina H. Bahtiar beserta jajaran pengurus. Rombongan diterima Kepala KPP Pratama Watampone, Helmy Lesmana, SE., Ak., MBA.
Di mana pengusaha Luwu Timur bisa berkonsultasi soal pajak?
Di KP2KP Malili, yang berada dalam wilayah kerja KPP Pratama Palopo. Sejumlah layanan juga bisa diakses daring melalui sistem Coretax DJP.
Sumber: laporan Radar Bone (5 Oktober 2026), laman resmi Direktorat Jenderal Pajak (pajak.go.id) soal layanan KP2KP Malili, serta pemberitaan soal peran Luwu Timur dalam penerimaan pajak wilayah KPP Pratama Palopo. Artikel ini dimuat sebagai advertorial.
Gambar: Dok. Radar Bone.


