Pendapat Akhir Fraksi: Setuju dengan Catatan
Pada Rapat Paripurna pendapat akhir fraksi, Senin (14/9/2026), Fraksi PAN menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Perubahan APBD 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Pendapat akhir itu dibacakan juru bicara fraksi, Hj. Prima Eyza Purnama.
Dalam pendapat akhirnya, Fraksi PAN menekankan bahwa perubahan anggaran harus menjadi instrumen percepatan pemulihan dan penguatan ekonomi rakyat. Fraksi ini mendesak pemerintah daerah lebih berpihak pada sektor pertanian dan UMKM, antara lain melalui bantuan sarana produksi pertanian, ketersediaan pupuk, serta pendampingan pelaku usaha mikro dan kecil. Efisiensi dan transparansi penggunaan anggaran juga ditekankan, termasuk permintaan memangkas program yang bersifat formalitas dan mengalihkannya ke kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Fraksi PAN turut menyoroti pengerjaan proyek infrastruktur fisik agar tepat waktu, tepat mutu, dan sesuai spesifikasi teknis. Penguatan sarana puskesmas di pelosok desa serta pemerataan fasilitas pendidikan disebut harus tetap menjadi prioritas demi menciptakan sumber daya manusia Luwu Timur yang unggul dan sehat.
Iklan

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus
C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.
Komposisi Fraksi PAN di DPRD Luwu Timur
Berdasarkan susunan fraksi DPRD Kabupaten Luwu Timur periode 2024-2029 dan Keputusan DPRD Nomor 24 Tahun 2024, anggota Fraksi PAN menempati sejumlah posisi kunci. Susunan itu menjadi konteks penting untuk memahami dari mana usulan seperti irigasi pompa dan perbaikan sekolah berasal.
| Nama | Posisi | Daerah pemilihan |
|---|---|---|
| Muhammad Rivaldi, SH | Ketua Fraksi PAN, Ketua Komisi III Bidang Pembangunan | Luwu Timur 5, Nuha-Towuti |
| Firman Udding, S.IP | Wakil Ketua Fraksi PAN, anggota Komisi II Bidang Ekonomi | Luwu Timur 1, Malili-Wasuponda |
| Ir. Alamsyah, ST | Sekretaris Fraksi PAN, anggota Komisi III Bidang Pembangunan | Luwu Timur 5, Nuha-Towuti |
| Ir. Hj. Harisah Suharjo | Wakil Ketua DPRD, anggota Fraksi PAN | Luwu Timur 1, Malili-Wasuponda |
| Nurchalis Azis, M.Pd | Sekretaris Komisi I Bidang Pemerintahan, anggota Fraksi PAN | Luwu Timur 3, Wotu-Burau |
| Abdul Halim, S.Kom | Anggota Komisi I, Bamus, dan Bapemperda, anggota Fraksi PAN | Luwu Timur 2, Angkona-Kalaena |
| Prima Eyza Purnama | Anggota Komisi I, Bamus, dan Badan Kehormatan, anggota Fraksi PAN | Luwu Timur 5, Nuha-Towuti |
| Juddin | Sekretaris Komisi II Bidang Ekonomi, anggota Fraksi PAN | Luwu Timur 3, Wotu-Burau |
| Yusuf Pombatu, SE | Anggota Komisi III Bidang Pembangunan, anggota Fraksi PAN | Luwu Timur 5, Nuha-Towuti |
Perlu dicatat bahwa beberapa nama di Fraksi PAN berasal dari partai berbeda pada pemilu 2024, seperti Firman Udding dan Prima Eyza Purnama yang dicalonkan partai lain, serta Alamsyah dan Nurchalis Azis. Karena itu, penyebutan yang tepat bagi mereka adalah anggota Fraksi PAN, bukan kader PAN. PAN sendiri tercatat memperoleh lima kursi di DPRD Luwu Timur periode 2024-2029.
Menuju Pembahasan APBD 2027
Setelah perubahan APBD 2026 ditetapkan, perhatian legislatif bergeser ke APBD 2027. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sudah menyerahkan Ranperda APBD 2027 kepada DPRD, dan sejumlah anggota dewan menyebut pembahasan anggaran tahun berikutnya dijadwalkan mulai pekan pertama November 2026. Sejumlah anggota DPRD Dapil Luwu Timur 3 juga sudah menyerap aspirasi warga Burau dan Wotu pada 19-20 Oktober 2026 sebagai bahan awal penyusunan anggaran.
Bagi warga, catatan-catatan seperti usulan irigasi pompa dan perbaikan sekolah punya jalur tindak lanjut yang bisa diikuti: masuk sebagai pokok-pokok pikiran DPRD, dibahas bersama pemerintah daerah dalam penyusunan anggaran, lalu diawasi pelaksanaannya. Fraksi PAN menyatakan akan terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam proses itu.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apa itu irigasi pompa yang diusulkan Fraksi PAN?
Irigasi pompa atau IRPOM adalah sistem pengairan yang mengangkat air dari sungai atau sumber air permukaan memakai pompa, lalu menyalurkannya ke lahan pertanian. Usulan ini dinilai cocok untuk wilayah yang sumber airnya masih tersedia tetapi belum terlayani irigasi gravitasi.
Mengapa SILPA Rp21,64 miliar disorot?
Karena sisa lebih anggaran perlu dijelaskan asalnya. Jika berasal dari efisiensi, itu hal positif. Jika muncul karena kegiatan tidak terlaksana atau pengadaan terlambat, hal itu perlu menjadi bahan evaluasi perencanaan.
Apakah usulan fraksi langsung menjadi proyek?
Tidak. Usulan fraksi masuk sebagai bahan pembahasan anggaran bersama pemerintah daerah. Realisasinya bergantung pada mekanisme perencanaan dan kemampuan keuangan daerah.
Sumber
Catatan Fraksi PAN atas Ranperda Perubahan APBD 2026 merujuk laporan Tekape.co dan Ujungjari.com; jawaban pemerintah atas pandangan fraksi merujuk laporan Potoklik.id. Data komposisi fraksi mengacu pada susunan Fraksi PAN DPRD Kabupaten Luwu Timur dan Keputusan DPRD Nomor 24 Tahun 2024.
Baca juga
- PAN Luwu Timur: Harisah Suharjo Kawal Air Bersih Malili
- Andi Amar Ma’ruf Sulaiman Ajak Kampus Bentengi Pemuda
- PAN Luwu Timur: Lima Kursi dan Peta Wakil Rakyat 2024-2029
Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.


