Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

PAN Luwu Timur: Alamsyah Serap Aspirasi Warga Towuti

30 September 2026 • Admin • 19 kali dibaca
Kawasan Danau Matano dan Danau Towuti di Luwu Timur, wilayah dapil legislator Fraksi PAN Alamsyah
Gambar: Danau Matano dan Danau Towuti, Marwan Mohamad, Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0.
ASM Group
Iklan

SUARALUTIM.COM, TOWUTI — PAN Luwu Timur kembali menegaskan fokus kerja legislatifnya di daerah pemilihan. Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Timur, Alamsyah, menggelar reses perseorangan Masa Sidang III Tahun Sidang 2025/2026 bersama warga Desa Langkea Raya, Kecamatan Towuti, Sabtu (15/8/2026). Forum itu menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan konstituen di wilayah pesisir Danau Towuti.

PAN Luwu Timur: Reses di Langkea Raya, Towuti

Dalam pertemuan di Desa Langkea Raya, Alamsyah menempatkan reses sebagai bagian dari tanggung jawab anggota dewan untuk membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat. Kegiatan tersebut juga disebutnya sebagai wadah resmi bagi warga untuk menyampaikan aspirasi yang nantinya diperjuangkan melalui lembaga legislatif.

“Reses ini sebagai wadah menjemput aspirasi masyarakat secara resmi sebagai tanggung jawab kami sebagai Anggota DPRD dan dilaksanakan sebanyak tiga kali dalam satu tahun,” ujar Alamsyah, seperti dikutip pemberitaan lokal Lutim-news.

Menurut catatan penyusunan alat kelengkapan dewan, Alamsyah merupakan Sekretaris Fraksi PAN DPRD Kabupaten Luwu Timur dan anggota Komisi III yang membidangi pembangunan. Daerah pemilihannya meliputi Kecamatan Nuha dan Towuti, wilayah yang mencakup kawasan tiga danau purba.

Tata Atur
Iklan

Rumah Sakit Towuti dan Aspirasi Warga Seberang Danau

Salah satu kabar yang disampaikan Alamsyah dalam reses tersebut menyangkut kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Towuti. Ia menyebut dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama DPRD telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar pada Tahun Anggaran 2027 untuk melanjutkan pembangunan rumah sakit itu.

“Alhamdulillah, berkat dukungan Bapak Bupati dan Anggota DPRD, Tahun Anggaran 2027 disiapkan Rp10 miliar untuk lanjutan pembangunan Rumah Sakit Towuti. Ini diharapkan dapat mengatasi keluhan warga, khususnya masyarakat seberang Danau Towuti terkait pelayanan rumah sakit,” jelasnya.

Bagi warga di seberang Danau Towuti, persoalan layanan kesehatan bukan perkara kecil. Jarak dan waktu tempuh menuju fasilitas kesehatan menjadi pertimbangan utama, terutama ketika harus menyeberangi perairan danau. Karena itu, kehadiran rumah sakit yang lebih dekat diharapkan memangkas jarak layanan sekaligus mengurangi beban biaya transportasi keluarga pasien.

Mengapa layanan kesehatan jadi prioritas aspirasi

Aspirasi kesehatan muncul berulang dalam pertemuan anggota dewan dengan warga di kawasan Timur Luwu Timur. Pola yang sama terlihat pada sejumlah reses anggota DPRD dari berbagai daerah pemilihan, yang secara konsisten mencatat kebutuhan sarana kesehatan, pendidikan, air bersih, jalan desa, dan penerangan jalan.

Bagi Fraksi PAN di DPRD, pencatatan aspirasi semacam itu menjadi bahan untuk dibawa ke pembahasan anggaran dan pengawasan program. Setiap usulan yang masuk didokumentasikan, lalu diteruskan kepada perangkat daerah sesuai kewenangannya agar tidak berhenti sebagai catatan forum.

Profil singkat wilayah Nuha-Towuti

Daerah pemilihan Alamsyah mencakup dua kecamatan di kawasan timur kabupaten. Towuti merupakan kecamatan dengan wilayah terluas di Luwu Timur, sekitar 1.820,48 kilometer persegi, dan menjadi lokasi beberapa danau purba sistem Malili. Sementara Nuha dikenal sebagai pusat aktivitas industri nikel di Sorowako.

Kombinasi dua karakter itu membuat kebutuhan warga berbeda-beda: sebagian desa menghadapi persoalan akses dan layanan dasar, sebagian lain menghadapi tantangan baru seiring pertumbuhan kawasan industri. Pola aspirasi seperti ini yang biasanya muncul dalam forum reses.

Peran Komisi III Bidang Pembangunan

Komisi III DPRD Luwu Timur membidangi urusan pembangunan. Kerja komisi ini bersinggungan langsung dengan rencana kerja infrastruktur, penataan kawasan, hingga pembahasan program perangkat daerah yang mengelola jalan, permukiman, dan sarana publik.

Bagi anggota dewan dari daerah pemilihan yang jauh dari pusat pemerintahan, posisi di komisi ini relevan untuk memastikan usulan warga masuk dalam daftar prioritas. Namun keputusan akhir tetap melalui mekanisme pembahasan anggaran bersama eksekutif dan seluruh fraksi.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga