SUARALUTIM.COM, MAKASSAR — Konsolidasi Partai Amanat Nasional (PAN) di Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Pengurus DPW PAN, DPD PAN kabupaten/kota, serta pengurus DPW dan DPD Perempuan Amanat Nasional (PUAN) se-Sulawesi Selatan resmi dilantik pada acara yang digelar di Hotel Claro Makassar, Rabu (7/10/2026). Bagi kader PAN Luwu Timur, agenda itu menjadi penanda bahwa kerja organisasi di tingkat provinsi dan kabupaten berjalan beriringan.
Pelantikan tersebut dihadiri langsung Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal DPP PAN Eko Hendro Purnomo, sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi PAN, serta jajaran pengurus DPP yang mendampingi. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman turut hadir dalam acara itu.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua DPW PAN Sulawesi Selatan Ashabul Kahfi yang kembali dipercaya memimpin, serta kepada jajaran pengurus DPD kabupaten dan kota yang dilantik. Ia menyebut dukungan legislator, termasuk dari Fraksi PAN, sebagai bagian penting dari kerja pembangunan daerah.
PAN Luwu Timur dan Konsolidasi Pengurus Sulsel
Meski pelantikan berlangsung di Makassar, arah konsolidasinya menyentuh seluruh daerah di Sulawesi Selatan, termasuk Luwu Timur. Struktur PAN bergerak melalui jaringan provinsi, kabupaten, dan kota, sehingga penguatan pengurus di tingkat wilayah menjadi bagian dari kerja organisasi yang berlanjut di daerah.
Ashabul Kahfi merupakan politisi berlatar Muhammadiyah yang telah lama berkecimpung di Sulawesi Selatan. Ia tercatat memimpin PAN di provinsi ini sejak awal 2000-an, dengan jejak panjang di DPRD Sulawesi Selatan sebelum melanjutkan kiprah ke DPR RI. Pengalaman itu menjadi modal organisasi dalam menyiapkan kerja kepartaian dan pembinaan kader hingga ke kabupaten dan kota.
Bagi Luwu Timur, kehadiran struktur partai yang aktif di tingkat provinsi berperan penting dalam menjembatani aspirasi daerah ke kebijakan yang lebih tinggi. Aspirasi warga Luwu Timur, misalnya pada agenda reses anggota dewan daerah, memerlukan saluran lanjutan bila menyangkut kewenangan provinsi maupun pemerintah pusat.
Dukungan Fraksi PAN untuk Pembangunan Sulsel
Pada kesempatan itu, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman memaparkan program prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Salah satu yang menonjol adalah Multi Years Project (MYP) tahun 2025–2027 dengan nilai sekitar Rp3,7 triliun untuk sektor infrastruktur jalan, irigasi, dan rumah sakit regional.
Gubernur menyebut pihaknya membangun sekitar 1.400 kilometer jalan melalui program tersebut. Menurutnya, panjang jalan yang dibangun dalam tiga tahun kurang lebih setara dengan perjalanan Jakarta–Surabaya pulang pergi.
Ia secara terbuka menyampaikan apresiasi kepada Fraksi PAN. “Dan ini tidak lepas dari dukungan teman-teman fraksi, khususnya Fraksi PAN selalu terdepan dalam membela dan mendukung kami dalam program-program Multi Years Project,” ujar Andi Sudirman.
Pernyataan itu menunjukkan peran legislatif dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai rencana. Dukungan fraksi di DPRD provinsi menentukan kelancaran pembahasan anggaran dan pengawasan pelaksanaan proyek di lapangan.
Apa Itu Multi Years Project
Multi Years Project adalah skema pembangunan yang pelaksanaannya berlangsung lebih dari satu tahun anggaran. Skema ini lazim dipakai untuk pekerjaan besar seperti jalan lintas, jaringan irigasi, dan pembangunan fasilitas kesehatan, karena membutuhkan waktu penyelesaian yang panjang dan kontrak yang berkesinambungan.
Dengan skema ini, pembangunan tidak berhenti di tengah jalan ketika tahun anggaran berganti. Perencanaan teknis, pengadaan, dan pelaksanaan dirancang mengikuti jadwal yang lebih panjang, sehingga hasilnya dapat dinikmati secara utuh oleh masyarakat.
Pesan Zulkifli Hasan kepada Kader PAN
Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, yang juga menjabat Menteri Koordinator Bidang Pangan, menyampaikan arahan kepada kader partai. Ia menilai Gubernur Sulawesi Selatan sebagai pemimpin daerah yang bekerja keras dan meminta kader PAN mendukung program pembangunan pemerintah daerah.
“Saya minta kader-kader PAN dukung Pak Gubernur, sukseskan setiap program pembangunan daerah,” tuturnya.
Arahan itu sejalan dengan posisi PAN sebagai partai yang mendukung agenda pembangunan, terutama pada sektor pangan, infrastruktur, dan pelayanan dasar. Bagi kader di kabupaten dan kota, dukungan tersebut diterjemahkan dalam bentuk kerja organisasi: menyiapkan data, mengawal program, dan menjaga komunikasi dengan warga.


