Berita Lutim — Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam meninjau langsung kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Sekretariat Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Luwu Timur pada Jumat (28/08/2026). Kegiatan itu berlangsung dalam rangka Bulan Bakti Gerakan Pramuka Tahun 2026. Turut mendampingi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan.
Donor Darah di Sekretariat Kwarcab Gerakan Pramuka Lutim
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Gerakan Pramuka tahun ini. Sekretariat Kwarcab di Malili berubah menjadi lokasi pengambilan darah bagi para peserta. Kegiatan berjalan dengan melibatkan pendonor dari berbagai kalangan.
Dalam kunjungannya, Bupati Irwan melihat langsung proses donor darah yang diikuti peserta. Ia mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan aksi kemanusiaan. Apresiasi itu disampaikan di hadapan pengurus dan peserta yang hadir.
Menurut Bupati, donor darah merupakan kegiatan yang dapat dilakukan secara rutin untuk membantu memenuhi kebutuhan darah. Kegiatan itu sekaligus menjadi bentuk kepedulian bagi sesama. Pandangan tersebut ia tegaskan di sela peninjauan.
“Donor darah ini adalah bagian dari kemanusiaan. Kita harus rutin melakukan kegiatan seperti ini,” ujar Bupati Irwan.
Berita Lutim: Semangat Kemanusiaan Lewat Bulan Bakti Pramuka
Bulan Bakti Gerakan Pramuka menjadi momentum tahunan bagi anggota pramuka untuk terlibat dalam kegiatan sosial. Donor darah dipilih karena manfaatnya langsung dirasakan penerima. Kegiatan ini juga menegaskan peran pramuka dalam pelayanan masyarakat.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, mendampingi Bupati selama peninjauan. Keduanya berbincang dengan peserta dan petugas yang bertugas pada hari itu. Kehadiran pengurus Kwarcab memperlihatkan keterlibatan penuh organisasi dalam kegiatan tersebut.
Melibatkan Pengurus Kwarcab dan Para Pendonor
Kegiatan donor darah ini bekerja sama dengan Unit Pengelola Darah RSUD I Lagaligo Luwu Timur. Kerja sama itu memastikan proses pengambilan darah berjalan sesuai prosedur kesehatan. Petugas dari unit pengelola darah menangani seluruh tahapan kegiatan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Direktur RSUD I Lagaligo, dr. Irfan, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Muhammad Yusri, dan Kabag Prokopim, Sahir. Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Luwu Timur, para pendonor, dan peserta lainnya juga hadir. Kehadiran lintas instansi memperkuat suasana kegiatan yang berlangsung di sekretariat itu.
Bagi para pendonor, kegiatan seperti ini menjadi kesempatan menyalurkan manfaat secara langsung. Satu kantong darah yang terkumpul dapat menolong pasien yang membutuhkan. Karena itu, pemerintah daerah mendorong kegiatan serupa digelar lebih sering.
Pentingnya Pemenuhan Kebutuhan Darah Daerah
Kebutuhan darah di rumah sakit berjalan terus sepanjang tahun. Stok yang tersedia harus cukup untuk menangani berbagai kondisi gawat darurat. Ketersediaan stok bergantung pada kesediaan warga untuk mendonorkan darahnya secara rutin.
Pesan itu ditekankan Bupati Irwan dalam peninjauan tersebut. Ia menilai kegiatan donor darah perlu menjadi kebiasaan, bukan kegiatan sekali waktu. Pandangan itu sejalan dengan kampanye kesehatan nasional yang mendorong donor darah berkala.
Kementerian Kesehatan melalui kanal informasi resmi kementerian juga menekankan pentingnya ketersediaan darah yang aman dan cukup. Sementara itu, Palang Merah Indonesia sebagai penyelenggara utama layanan darah nasional menyediakan informasi layanan melalui portal resmi PMI. Keduanya menjadi rujukan dalam kampanye donor darah di daerah.
Kegiatan di Luwu Timur ini juga memperlihatkan kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pemerintah daerah, dan fasilitas kesehatan. Pola kerja sama lintas lembaga dinilai mempercepat pemenuhan kebutuhan darah. Selain itu, kolaborasi semacam ini memperluas jangkauan pesan kemanusiaan ke masyarakat.