Sabtu, 31 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Kesehatan

Berita Lutim: DBD Dicegah Lewat Lomba Desa Pengendali Jentik

25 Oktober 2026 • Admin • 35 kali dibaca
Rapat koordinasi pengendali jentik DBD di Luwu Timur dalam berita lutim
Gambar: Dok. Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur via Narasi Tana Luwu.
ASM Group
Iklan

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Tata Atur
Iklan

SUARALUTIM.COM, MALILI — Pemberantasan sarang nyamuk dinilai tidak cukup dilakukan saat kasus demam berdarah dengue mulai naik. Berita lutim kali ini datang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur yang menyiapkan lomba desa dan sekolah pengendali jentik, sebuah pendekatan yang menempatkan warga dan satuan pendidikan sebagai ujung tombak pencegahan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur berkolaborasi dengan PT Vale Indonesia Tbk menggelar rapat koordinasi persiapan Lomba Desa dan Sekolah Pengendali Jentik Tahun 2026. Program itu dirancang untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dan satuan pendidikan dalam pencegahan penyakit tular vektor.

Berita Lutim: Lomba sebagai Cara Membangun Kebiasaan

Bagi sebagian orang, lomba terdengar seperti kegiatan seremonial. Namun Dinas Kesehatan menempatkan lomba sebagai pintu masuk perubahan perilaku. Penilaian bukan tujuan utama, melainkan alat agar warga punya alasan rutin memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Ketua Tim Kerja Penyakit Menular Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Luwu Timur, Wardan, menyampaikan hal itu secara tegas. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penilaian atau persaingan antarpeserta.

“Tujuan utama kolaborasi ini bukan sekadar menang lomba. Kami ingin memicu kesadaran masyarakat melakukan PSN melalui Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik menjadi budaya sehari-hari,” ujar Wardan, seperti dilaporkan Narasi Tana Luwu.

PSN atau pemberantasan sarang nyamuk adalah rangkaian kegiatan membersihkan tempat perkembangbiakan nyamuk. Intinya sederhana: menguras tempat penampungan air, menutupnya, dan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air. Yang membuatnya sulit bukan pengetahuan, melainkan konsistensi.

Karena itu, gagasan satu rumah satu jumantik menjadi relevan. Kalau setiap rumah memiliki satu orang yang rutin memeriksa bak mandi, talang, dan wadah air di sekitar rumah, pengawasan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada petugas kesehatan. Beban kerja puskesmas berkurang, kewaspadaan warga meningkat.

Delapan Puskesmas, Satu Desa dan Satu Sekolah

Menurut laporan Narasi Tana Luwu, rapat koordinasi persiapan berlangsung pada 9 sampai 18 Juni 2026 di desa-desa lokus wilayah kerja delapan puskesmas. Kedelapan puskesmas itu adalah Malili, Lampia, Wasuponda, Parumpanai, Wawondula, Timampu, Mahalona, dan Nuha.

Dalam pelaksanaannya, setiap puskesmas mendampingi satu desa binaan dengan cakupan skala dusun dan satu sekolah tingkat SMP. Pendampingan itu diharapkan memperkuat pemantauan jentik sekaligus mendorong penerapan langkah pencegahan secara konsisten di lingkungan tempat tinggal dan sekolah.

Pemilihan sekolah sebagai lokus punya alasan praktis. Anak usia SMP menghabiskan sebagian besar waktunya di sekolah, dan mereka bisa menjadi penyampai informasi ke rumah masing-masing. Ketika murid memeriksa jentik di kelas lalu menceritakannya di rumah, pesan pencegahan bergerak lebih cepat dibanding penyuluhan satu arah.

Delapan wilayah kerja itu juga menggambarkan sebaran risiko. Puskesmas Malili dan Lampia berada di kawasan padat dengan aktivitas perdagangan. Wasuponda dan Parumpanai berada di jalur menuju kawasan industri. Wawondula, Timampu, Mahalona, dan Nuha berada di lingkar danau dengan pola permukiman yang berbeda. Setiap wilayah punya titik rawan yang tidak sama.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga