Minggu, 20 September 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Kesehatan

Berita Lutim: PKK Goes to School di SD 233 Balantang

9 September 2026 • Admin
Pemeriksaan kesehatan gratis siswa SD 233 Balantang oleh TP PKK Luwu Timur, berita lutim
Gambar: Pedomanrakyat.com

Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur kembali menghadirkan edukasi kesehatan bagi anak usia sekolah. Melalui Pokja IV, program PKK Goes to School digelar di SD 233 Balantang, Kecamatan Malili, Selasa (08/09/2026). Kegiatan itu dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh siswa. Program ini menjadi bagian dari upaya mendeteksi dini kondisi kesehatan anak sejak di bangku sekolah dasar.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi TP PKK Lutim bersama Dinas Kesehatan. Tujuannya meningkatkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Selain itu, program ini dipakai untuk mendeteksi kondisi kesehatan siswa secara lebih awal. Kolaborasi lintas instansi dinilai membuat layanan lebih menjangkau sasaran.

Berita Lutim: PKK Goes to School di SD 233 Balantang

Pemeriksaan kesehatan diberikan kepada seluruh siswa mulai kelas I hingga kelas VI. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata dan telinga, tekanan darah, serta pemeriksaan gigi dan mulut. Ragam pemeriksaan itu dipilih karena banyak keluhan kesehatan anak muncul pada aspek tersebut. Dengan begitu, hasil pemeriksaan bisa langsung dipakai untuk menentukan tindak lanjut.

Selain pemeriksaan, kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi siswa. Anak-anak diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan menerapkan pola hidup sehat. Mereka juga diingatkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pendekatan edukasi dinilai penting agar anak terbiasa, bukan sekadar diperiksa sekali.

Tahapan Pemeriksaan yang Dilakukan

Pengukuran tinggi dan berat badan menjadi langkah pertama yang dilakukan petugas. Pengukuran itu dipakai untuk menilai pertumbuhan anak sekaligus memantau status gizinya. Data pertumbuhan yang tercatat rapi memudahkan sekolah memantau perubahan dari waktu ke waktu. Jika ditemukan penyimpangan, penanganannya bisa lebih cepat.

Pemeriksaan mata dan telinga juga menjadi bagian penting kegiatan. Kedua indra itu berpengaruh langsung terhadap kemampuan anak mengikuti pelajaran. Gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi sering membuat anak tertinggal dalam memahami materi. Karena itu, deteksi dini di sekolah dianggap efektif.

Pemeriksaan tekanan darah serta kesehatan gigi dan mulut melengkapi rangkaian tersebut. Masalah gigi dan mulut pada anak kerap terabaikan padahal memengaruhi asupan makan. Sementara pengukuran tekanan darah membantu memantau kondisi yang tidak terlihat secara kasatmata. Semua hasil pemeriksaan selanjutnya dicatat sebagai bahan pemantauan.

Perhatian Pemerintah Daerah pada Kesehatan Anak

Staf Ahli TP PKK Luwu Timur, Hj. Haslinda Wahab, mengatakan kegiatan PKK Goes to School merupakan bentuk perhatian TP PKK bersama pemerintah daerah terhadap kesehatan anak. Menurutnya, perhatian itu diarahkan khususnya pada anak di lingkungan sekolah. Program itu menyasar sasaran yang mudah dijangkau secara terorganisir.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan kesehatan anak-anak dapat terpantau sejak dini. Selain itu, kami juga memberikan edukasi agar anak-anak terbiasa menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Haslinda berharap pemeriksaan kesehatan seperti ini membantu mendeteksi secara dini gangguan kesehatan pada siswa. Jika ditemukan indikasi masalah, penanganan dapat segera ditindaklanjuti. Harapan itu disampaikan mengingat pengaruh kesehatan terhadap proses belajar anak.

Kaitan Kesehatan dengan Prestasi Belajar

Kondisi kesehatan anak berpengaruh terhadap daya tahan dan konsentrasi saat belajar. Anak yang sering sakit cenderung ketinggalan materi sehingga perlu pendampingan tambahan. Karena itu, program kesehatan sekolah tidak berdiri terpisah dari upaya peningkatan mutu pendidikan. Keduanya saling menopang.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menempatkan pemantauan pertumbuhan dan deteksi dini sebagai bagian penting layanan kesehatan anak. Adapun UNICEF menekankan pentingnya lingkungan sekolah yang sehat bagi tumbuh kembang anak Indonesia. Kerangka internasional itu sejalan dengan praktik pemeriksaan berkala di sekolah seperti yang digelar TP PKK Lutim.

“Kita berharap anak-anak kita tumbuh sehat, aktif dan dapat mengikuti proses belajar dengan baik. Karena kesehatan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan prestasi anak,” tambah Haslinda.

Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga