Sorowako, SuaraLutim – Berita luwu timur dari Kecamatan Nuha: Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Timur bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKLIn) Cabang Makassar menggelar layanan kesehatan langsung bagi warga, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Lapangan Persesos Sorowako, lalu dilanjutkan dengan talkshow kesehatan ibu dan anak serta skrining anemia di Gedung Matano Player. Selain pemeriksaan kesehatan, warga menerima penyuluhan dan berkesempatan ikut layanan donor darah.
Rangkaian pengabdian masyarakat itu digelar dalam rangka memperingati HUT ke-36 PDS PatKLIn, dengan tema “PDS PatKLIn Peduli dan Berbagi untuk Masyarakat”.
Layanan kesehatan menyasar ibu dan anak
Talkshow dalam kegiatan ini bertajuk “Satu Langkah Sehat Ibu dan Anak: Deteksi Dini untuk Generasi Masa Depan yang Lebih Baik”. Judul itu menegaskan arah acara: mendorong warga memeriksakan diri lebih awal, bukan menunggu keluhan memburuk.
Skrining anemia menjadi salah satu agenda utama. Pemeriksaan semacam ini penting karena kekurangan darah sering tidak disadari penderitanya. Gejala awalnya kerap ringan, seperti mudah lelah atau pusing, sehingga banyak orang menganggapnya hal biasa.
Dengan skrining, kondisi itu bisa terdeteksi lebih cepat dan ditangani sebelum mengganggu aktivitas harian, termasuk pada ibu hamil dan remaja putri yang secara fisiologis lebih rentan.
Selain skrining, kegiatan ini menghadirkan pemeriksaan kesehatan umum, penyuluhan, dan donor darah. Kombinasi layanan itu membuat warga tidak hanya diperiksa, tetapi juga mendapat pemahaman tentang cara menjaga kesehatan setelah pulang ke rumah.
Bupati: kesehatan jadi prioritas di Luwu Timur
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, hadir langsung bersama Ketua TP PKK Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, Wakil Ketua DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge, Ketua PDS PatKLIn Cabang Makassar Dr. dr. Nurahmi, Direktur RS I Lagaligo dr. Irfan, serta Camat Nuha.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada para dokter spesialis patologi klinik yang memilih menggelar pengabdian di Luwu Timur. Menurutnya, kegiatan seperti ini bermanfaat karena warga tidak hanya mendapat pemeriksaan, tetapi juga pengetahuan soal pentingnya menjaga kesehatan.
“Di Luwu Timur, kesehatan menjadi salah satu yang utama. Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Bupati Irwan.
Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus memastikan kemudahan akses layanan. Warga Luwu Timur, kata dia, mendapat dukungan pembiayaan layanan kesehatan melalui kepesertaan BPJS dan program Kartu Sehat, termasuk pelayanan di puskesmas maupun rumah sakit.
Pernyataan itu relevan bagi warga Nuha dan wilayah lain yang kerap harus menempuh jarak cukup jauh untuk berobat. Kepastian pembiayaan di fasilitas kesehatan terdekat membantu warga tidak menunda pemeriksaan.
Ajakan kepada perempuan untuk tidak menunda pemeriksaan
Ketua TP PKK Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan, mengajak masyarakat, khususnya perempuan, untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan. Menurutnya, deteksi dini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan langkah mengetahui kondisi tubuh dan mencegah penyakit berkembang.
“Di pundak kita, terutama para ibu, ada masa depan keluarga sekaligus masa depan daerah ini. Karena itu, jangan takut untuk memeriksakan diri. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” tuturnya.
Pesan itu sejalan dengan pola kerja PKK yang menempatkan keluarga sebagai unit pertama dalam upaya pencegahan. Ibu yang sehat lebih mampu mengawal gizi, kebersihan, dan pendidikan anak di rumah.


