Malili – Kebakaran lahan kembali terjadi di sejumlah titik Kabupaten Luwu Timur. Dalam satu hari, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Luwu Timur menangani enam operasi dengan total luas lahan terbakar yang dilaporkan sekitar 16 hektare. Operasi berlangsung dari Selasa (15/9/2026) pagi hingga Rabu (16/9/2026) dini hari.
Peristiwa ini menjadi salah satu yang paling banyak dibicarakan warga di kawasan danau dan pesisir Malili. Selain soal luas lahan yang terbakar, yang menyita perhatian adalah rentang waktu penanganannya: petugas bergerak hampir tanpa jeda, dari pagi sampai setelah tengah malam.
Viral Luwu Timur: Kronologi Enam Operasi dalam Sehari
Catatan operasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Luwu Timur memberi gambaran yang cukup rinci tentang sebaran dan urutan kejadian:
- 09.40 WITA, Desa Baruga, Kecamatan Towuti. Regu 02 Posko Towuti menerima laporan dan melakukan penanganan hingga selesai sekitar pukul 11.40 WITA.
- 11.47 WITA, Desa Baruga, Kecamatan Towuti. Kebakaran kembali dilaporkan di desa yang sama dengan perkiraan luas sekitar 7 hektare. Penanganan melibatkan Regu 02 Posko Towuti, Regu 01 Towuti, Regu 02 Wasuponda, dan FES PT Vale, berlangsung hingga pukul 19.45 WITA.
- 14.17 WITA, Desa Wewangriu, Kecamatan Malili. Laporan diterima dan Regu 03 Mako bersama Crisis Center tiba empat menit kemudian. Sekitar 1 hektare lahan ditangani hingga selesai pukul 15.21 WITA.
- 15.23 WITA, Desa Rante Angin, Kecamatan Towuti. Sekitar 2 hektare lahan terbakar. Penanganan dilakukan bersama pemerintah desa dan masyarakat hingga selesai pukul 17.34 WITA.
- 18.15 WITA, Desa Lioka, Kecamatan Towuti. Regu 02 Posko Wasuponda bersama Ibu Kanit dan masyarakat menangani sekitar 2 hektare lahan hingga pukul 20.37 WITA.
- 22.20 WITA, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili. Kebakaran sekitar 4 hektare ditangani Regu 03 Mako dan Regu 3 Posko Malili hingga selesai pukul 01.10 WITA, Rabu (16/9/2026).
Dari enam operasi itu, empat terjadi di Kecamatan Towuti dan dua di Kecamatan Malili. Dua di antaranya berada di desa yang sama, Desa Baruga, dengan jarak waktu hanya sekitar dua jam.
Iklan

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola
Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.
Pola yang Terlihat dari Sebaran Lokasi
Sebaran lokasi memperlihatkan bahwa kebakaran lahan di Luwu Timur tidak terpusat di satu titik. Titik kejadian tersebar dari kawasan danau di Towuti sampai wilayah pesisir dan permukiman di Malili. Petugas harus berpindah posko dan regu untuk merespons laporan yang datang berurutan.
Pola lain yang terlihat adalah waktu kejadian. Tiga operasi berlangsung pada siang hari, sementara dua operasi berjalan sampai malam dan satu berlanjut hingga dini hari. Penanganan malam menuntut tenaga ekstra dan menimbulkan tantangan tersendiri, terutama karena jarak antarlokasi yang tidak dekat.
Perlu dicatat, artikel ini tidak menyimpulkan penyebab kebakaran pada masing-masing titik. Sebab kejadian perlu dipastikan melalui pemeriksaan pihak berwenang. Laporan Damkar mencatat luas lahan yang dilaporkan terbakar, dan angka itu menjadi rujukan resmi dalam pemberitaan ini.
Imbauan Damkar Luwu Timur
Menghadapi rangkaian kejadian tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Luwu Timur mengeluarkan imbauan kepada masyarakat:
- Tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
- Segera melaporkan setiap titik api agar dapat ditangani sebelum meluas.
- Melaporkan keadaan darurat melalui layanan darurat 112 atau pos pemadam kebakaran terdekat.
Imbauan serupa penting karena kecepatan laporan sangat menentukan luas lahan yang akhirnya terbakar. Pada beberapa kejadian, selisih beberapa menit saja bisa membuat api menyebar ke bidang lahan lain.


