Pelajaran untuk UMKM Kecil di Luwu Timur
Ada beberapa hal yang bisa dipetik dari pengalaman kelompok Woliko. Pertama, memulai dari skala kecil tidak mengurangi arti sebuah usaha, karena yang menentukan keberlanjutan adalah konsistensi. Kedua, belajar dari sumber terbuka seperti media sosial bisa menjadi pintu awal, tetapi hasilnya jauh lebih baik bila diikuti pendampingan teknis.
Ketiga, bergabung dalam kelompok membuat peternak kecil punya posisi lebih kuat. Pembelian pakan bersama dan penjualan hasil secara kolektif biasanya menghasilkan harga yang lebih baik dibanding menjual sendiri dalam jumlah sedikit. Keempat, program pemberdayaan perusahaan maupun pemerintah akan lebih berdampak bila menyasar pelaku usaha yang sudah memiliki rutinitas produksi, karena bantuan sarana langsung terpakai.
SuaraLutim belum memperoleh data resmi mengenai jumlah anggota kelompok Woliko maupun kapasitas produksinya. Informasi yang disampaikan dalam artikel ini dibatasi pada keterangan yang tercatat dalam laporan media tersebut, tanpa menambahkan angka yang tidak bisa diverifikasi.
Iklan

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus
C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.
Bagaimana Usaha Ayam Kampung Dijalankan
Beternak ayam kampung berbeda dari beternak ayam ras pedaging yang serba cepat. Ayam kampung dipelihara lebih lama, sehingga peternak perlu menyiapkan kandang yang kering, sirkulasi udara yang baik, dan tempat pakan yang mudah dibersihkan. Bibit biasanya diperoleh dari penetasan sendiri atau dari peternak lain di sekitar.
Pakan menjadi komponen biaya terbesar. Sebagian peternak mencampur pakan pabrikan dengan bahan lokal seperti dedak dan sisa hasil pertanian untuk menekan biaya. Kesehatan ternak dijaga dengan menjaga kebersihan kandang dan memisahkan ayam yang menunjukkan gejala sakit agar tidak menular ke seluruh kandang.
Dari sisi pemasaran, ayam kampung memiliki pasar tersendiri. Permintaan datang dari rumah tangga, warung makan, dan kebutuhan hajatan. Karena itu, hubungan baik dengan pembeli tetap menjadi kunci, terutama bagi peternak yang menjual dalam jumlah kecil secara berkala.
Keluarga dan Lingkungan Sekitar
Salah satu hal yang menonjol dari kisah Sulaeman adalah peran keluarga. Ibunya menyebut dirinya terus mendoakan dan mendukung usaha anaknya. Dukungan itu menjadi bagian dari rantai kerja harian, karena mobilitas yang terbatas membuat sebagian pekerjaan kandang memerlukan bantuan orang terdekat.
Di tingkat desa, keberadaan kelompok peternak seperti Woliko juga membuka ruang bagi warga lain untuk ikut belajar. Ketika satu peternak berhasil, pengetahuan tentang pakan, kandang, dan penjualan menyebar ke tetangga yang ingin mencoba usaha serupa. Pola penyebaran seperti itu lazim terjadi pada usaha mikro di daerah, dan menjadi salah satu alasan mengapa pendampingan kelompok dinilai lebih efektif daripada bantuan yang diberikan kepada perorangan tanpa jejaring.
Pertanyaan yang Sering Muncul
Siapa Sulaeman Roka?
Ia warga Desa Matompi, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, yang mengalami kelumpuhan sejak usia 11 tahun dan kini mengembangkan usaha ayam kampung serta mengetuai kelompok peternakan Woliko.
Apa itu kelompok Peternakan Ayam Kampung Woliko?
Kelompok usaha yang dibentuk Sulaeman bersama warga sekitar untuk mengembangkan ternak ayam kampung. Kelompok ini tercatat sebagai usaha binaan program pengembangan UMKM salah satu perusahaan yang beroperasi di Luwu Timur.
Apakah usaha ini mendapat bantuan?
Menurut laporan Timuronline, Sulaeman menerima penyuluhan, pelatihan, serta bantuan sarana dan prasarana untuk menunjang usahanya, dengan pendampingan rutin dari fasilitator program UMKM.
Sumber
Kisah ini merujuk laporan Timuronline bertanggal 19 Oktober 2026. Konteks program pemberdayaan perusahaan merujuk keterangan resmi PT Vale Indonesia Tbk mengenai wilayah binaan dan pendampingan usaha mikro.
Baca juga
- Viral Luwu Timur: Bentrok Wotu Berulang, Jalur Ditutup
- Viral Luwu Timur: Berkas Penikaman Burau Naik ke P21
- Viral Luwu Timur: Kabut Asap, Kualitas Udara Malili 215
Kumpulan berita terbaru seputar viral Luwu Timur ada di kanal viral Luwu Timur.


