Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Berita Politik: Jaksa Agung Texas Gugat OpenAI dan Altman

25 Oktober 2026 • zul • 37 kali dibaca
Sam Altman, CEO OpenAI, saat berbicara di acara TED
Steve Jurvetson, CC BY 2.0, Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Berita politik dari Amerika Serikat: Jaksa Agung Texas, Ken Paxton, menggugat OpenAI dan pendirinya, Sam Altman, di Pengadilan Distrik Collin County pada Jumat, 23 Oktober 2026. Gugatan menuduh perusahaan menyesatkan konsumen soal keamanan ChatGPT dan membahayakan warga, termasuk anak di bawah umur. OpenAI menyatakan telah bekerja dengan para ahli untuk mengurangi risiko dan siap bekerja sama dengan negara bagian.

Berita Politik: Gugatan Diajukan di Collin County

Gugatan diajukan atas nama negara bagian Texas terhadap OpenAI Global LLC beserta entitas afiliasinya. The Texas Tribune melaporkan berkas perkara dibuka dengan kutipan lama Altman dari 2015 tentang risiko kecerdasan buatan.

Dalam siaran pers resminya, Kantor Jaksa Agung Texas menyatakan OpenAI tidak melindungi warga Texas dari dampak buruk penggunaan chatbot. Pernyataan itu menyebut anak anak sebagai kelompok yang paling rentan.

Dasar gugatan adalah Texas Deceptive Trade Practices Act, undang undang perlindungan konsumen negara bagian. Gugatan meminta pengadilan menyatakan OpenAI melanggar aturan itu dan menjatuhkan sanksi yang sesuai.

Tata Atur
Iklan

Dokumen gugatan lengkap dipublikasikan di situs resmi kantor tersebut. Berkas PDF itu memuat dalil per dalil yang menjadi dasar tuntutan pemerintah Texas.

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Isi Tudingan Paxton

Paxton menuduh OpenAI memasarkan ChatGPT sebagai alat yang aman dan andal, padahal risikonya tidak dijelaskan kepada pengguna. Menurutnya, model bahasa besar bisa mengeluarkan informasi keliru tanpa peringatan yang memadai.

Siaran pers kantornya memuat daftar dampak yang diklaim terjadi, mulai dari pengguna yang kehilangan kemampuan berpikir kritis hingga anak di bawah umur yang kecanduan. Daftar itu juga menyinggung kasus kekerasan dan dorongan bunuh diri.

Tudingan tersebut adalah klaim dalam dokumen gugatan, bukan temuan pengadilan. Belum ada putusan yang menyatakan OpenAI terbukti bersalah atas seluruh dalil itu.

Paxton juga menyoroti cara ChatGPT mengumpulkan data pengguna muda tanpa pengawasan orang tua. Isu itu menjadi salah satu alasan permintaan pembatasan akses bagi anak di bawah umur.

Apa yang Diminta dalam Injungsi

Kantor jaksa agung meminta injungsi luas yang mewajibkan OpenAI memblokir akses produknya bagi anak di bawah umur. Permintaan itu tercatat dalam laporan Texas Tribune tentang isi gugatan.

Selain itu, mereka meminta persetujuan pihak ketiga sebelum model baru dirilis di Texas. Evaluator independen yang ditunjuk pengadilan akan menilai keamanan model tersebut lebih dulu.

Jenis permintaan semacam ini jarang muncul dalam sengketa konsumen biasa. Bila dikabulkan, pengadilan akan punya peran langsung dalam menentukan kapan sebuah model boleh dipasarkan.

Sampai berita ini disusun, belum ada jadwal sidang yang diumumkan. Gugatan perdata biasanya melewati proses jawaban tergugat sebelum masuk tahap pembuktian.

Tanggapan OpenAI

Juru bicara OpenAI mengatakan perusahaan telah bekerja dengan para ahli untuk mengurangi risiko dan menambah lapisan pengaman. Pernyataan itu dikutip Texas Tribune pada hari yang sama dengan pengajuan gugatan.

Perusahaan juga menyatakan pemerintah punya peran penting dalam menyusun standar keamanan kecerdasan buatan. OpenAI menyebut siap bekerja sama dengan Texas dan negara bagian lain untuk kebijakan yang berlaku bagi seluruh industri.

Kalimat itu dibaca sebagai isyarat bahwa perusahaan tidak menutup pintu dialog. Namun OpenAI belum merinci bantahan teknis atas dalil yang diajukan jaksa agung.

Hak jawab ini penting dicatat karena gugatan masih berjalan. Setiap tuduhan dalam dokumen hukum tetap harus dibuktikan di persidangan sebelum dinyatakan sah.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga