Berita viral hari ini datang dari Washington: Departemen Perang Amerika Serikat kembali membuka berkas unidentified anomalous phenomena (UAP) atau yang awam disebut UFO. Rilis ketujuh dipublikasikan pada Jumat, 23 Oktober 2026, lewat portal resmi war.gov/UFO. Berbeda dari beberapa rilis sebelumnya, kali ini tidak ada video maupun foto baru, hanya tumpukan memo, laporan, dan kesaksian.
Berita Viral: Isi Rilis Ketujuh dan Angka di Baliknya
Pengumuman resmi disampaikan juru bicara Pentagon, Sean Parnell. Ia menyebut rilis ini bagian dari Presidential Unsealing and Reporting System for UAP Encounters, disingkat PURSUE. Program itu berjalan setelah arahan Presiden Donald Trump pada Februari 2026 agar lembaga federal membuka materi soal UAP dan dugaan kehidupan ekstraterestrial.
Daftar rilis bisa ditelusuri lewat panduan akses arsip PURSUE yang merangkum jadwal tiap tahap. Rilis pertama keluar 8 Mei 2026 dengan 158 berkas, lalu berlanjut pada 22 Mei, 12 Juni, 10 Juli, 7 Agustus, dan 18 September.
Jumlah berkas dalam rilis ini dilaporkan berbeda-beda di media. Penelusuran media yang menghitung isi portal menyebut 28 berkas baru, terdiri dari 25 dokumen Departemen Perang, satu dokumen FBI, satu dari Kantor Eksekutif Presiden, dan satu kumpulan korespondensi antarlebaga. Total arsip disebut kini mencapai 478 berkas dari tujuh rilis.
Jarak antara rilis keenam dan ketujuh sekitar lima pekan, lebih panjang dibanding beberapa jeda sebelumnya.
Parnell menyatakan departemen masih menyiapkan rilis berikutnya dan akan menerbitkan berkas secara bertahap. Pernyataan lengkapnya bisa dibaca di laman resmi Departemen Perang.
Iklan

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus
C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.
Segitiga Hitam di Langit Barat Amerika
Dokumen yang paling banyak dibahas adalah memorandum AARO, kantor Pentagon urusan UAP, soal pengalaman dua agen penegak hukum federal pada Juni 2026. Peristiwanya terjadi saat senja di sebuah lokasi yang disebut sebagai situs keamanan nasional sensitif di Amerika Serikat bagian barat.
Menurut laporan Scientific American, benda itu digambarkan berbentuk segitiga hitam kusam dengan rasio aspek sangat rendah. Rentang sayapnya diperkirakan 13 sampai 15 kaki, panjang badan 6 sampai 9 kaki, dan ketebalan 1 sampai 2 kaki.
Benda tersebut naik vertikal sekitar 200 sampai 300 kaki dalam waktu sepuluh detik tanpa oleng. Setelah melayang sekitar 20 detik, benda itu bergerak horizontal dan menyusup ke lembah dengan kecepatan seperti jet tempur.
Yang membuat laporan ini menonjol adalah ketiadaan jejak yang biasa. Tidak ada suara mesin, tidak ada semburan gas buang, dan pandangan inframerah menunjukkan tanda panas yang merata tanpa titik panas. Pengamatan dengan teropong tidak menemukan jendela, kubah, panel, atau tonjolan struktural.
Kesaksian, Pencarian, dan Sisa Pertanyaan
Para saksi disebut punya pengalaman menerbangkan drone. Menurut keterangan mereka, drone kecil tetap akan terdengar pada jarak 1,4 sampai 3,2 mil seperti posisi pengamatan saat itu. Karena itu, penjelasan sebagai drone biasa dianggap tidak memadai oleh para saksi.
Laporan menyebut ada pengamatan kedua pada malam berikutnya. Tim yang dikerahkan ke lokasi tidak menemukan puing, bekas benturan, atau tanda pendaratan. Lokasi persis, tanggal, dan identitas saksi dihapus dari dokumen.
Rilis ini juga memuat arsip lama. Salah satunya laporan Angkatan Udara 1957 tentang pesawat B-52 yang melakukan kontak radar dengan objek tak dikenal selama lima sampai tujuh menit di atas Arab Saudi. Ada pula laporan 1955 dari seorang warga sipil di California yang melihat objek oranye terang jatuh lurus ke bawah.
Beberapa media menambahkan catatan tentang laporan tahun 1953 di Swedia dan sederet kesaksian seputar Skinwalker Ranch di Utah. Bagian ini memperlihatkan bahwa arsip PURSUE tidak hanya berisi peristiwa baru, tetapi juga tumpukan laporan lama yang baru dibuka.


