Iklan

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola
Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.
Turnamen bola voli Lampia Cup III 2026 resmi bergulir di Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Ajang tahunan itu diikuti 24 tim, terdiri dari 12 klub putra dan 12 klub putri, dan menyediakan total hadiah senilai Rp80 juta. Pembukaan ditandai servis pertama yang dilepaskan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Turnamen berlangsung dua pekan, mulai 13 hingga 27 September 2026. Selain menjadi kompetisi olahraga, kegiatan ini digelar sebagai ruang pembinaan atlet muda sekaligus perekat kebersamaan warga antardesa di lingkar kawasan industri Malili.
Luwu Timur Berharap Lahir Talenta Voli Muda
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pemerintah desa, tokoh pemuda, dan pihak sponsor yang berkolaborasi menyukseskan gelaran tersebut. Menurutnya, ajang ini tidak sekadar mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda.
Ia menegaskan bahwa nilai yang tumbuh dari lapangan voli sama pentingnya dengan hasil pertandingan. Kedisiplinan, kerja keras, kekompakan tim, dan semangat pantang menyerah disebutnya sebagai bekal yang berguna bagi anak muda di luar arena olahraga.
Pemerintah kabupaten berharap turnamen seperti ini menjadi jalur pembinaan berkelanjutan, bukan hanya kegiatan musiman. Luwu Timur memiliki sejumlah cabang olahraga yang cukup diperhitungkan di tingkat provinsi, dan pembinaan usia muda menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan prestasi itu.
Format dan Durasi Pertandingan
Lampia Cup III 2026 mempertemukan 24 tim dari berbagai klub di Luwu Timur. Kategori putra dan putri dipisahkan, sehingga atlet perempuan mendapat ruang bertanding yang setara. Format seperti ini penting karena kompetisi voli putri di daerah sering kali kurang mendapat panggung dibanding kategori putra.
Selama dua pekan, pertandingan digelar bergilir dengan jadwal yang disusun panitia. Total hadiah Rp80 juta menjadi salah satu daya tarik tersendiri, baik bagi klub yang sudah mapan maupun tim bentukan pemuda desa yang ingin menguji kemampuan.
Laga Pembuka
Berdasarkan laporan Ketua Panitia Pelaksana, Adil Toamir, laga perdana langsung menyajikan pertandingan sengit. Di kategori putra, tim PT MME berhadapan dengan D’Dayyan, sementara di kategori putri mempertemukan tim PT CLM melawan All-Star Ghazali.
Kehadiran tim-tim dari lingkungan perusahaan menunjukkan hubungan antara dunia usaha dan warga sekitar. Turnamen ini didukung PT Citra Lampia Mandiri (CLM) bersama Aliansi Pengusaha Asli Lampia (APAL), dua pihak yang cukup dikenal dalam penyelenggaraan Lampia Cup dari tahun ke tahun.
Pesan Sportivitas dari Aparat dan Pemerintah Desa
Wakapolres Luwu Timur, Kompol Hajriadi, yang hadir pada pembukaan, berpesan agar turnamen berjalan aman, tertib, dan lancar. Ia menekankan pentingnya menjunjung sportivitas dan fair play, serta menjaga kebersamaan di atas kepentingan sesaat.
Kepala Desa Harapan, Mustakim, juga menyoroti peran masyarakat dan peserta dalam menjaga nilai kebersamaan selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, sportivitas dan ketertiban harus menjadi hal utama agar turnamen menjadi tontonan yang mendidik dan menghibur.
Pesan-pesan itu relevan mengingat turnamen antarklub biasanya menghadirkan penonton dalam jumlah besar. Dukungan suporter yang tertib membuat pertandingan berjalan lancar, sekaligus menjaga nama baik klub dan desa yang menjadi tuan rumah.
Pihak yang Hadir dan Terlibat
Pembukaan turut dihadiri Camat Malili, H. Hasimning, Ketua KONI Luwu Timur, Herawan Raditya, Ketua PBVSI Luwu Timur, Jufri, serta Direktur Eksternal PT Vale Indonesia, Ismail Achmad. Hadir pula jajaran Karang Taruna Desa Harapan, ofisial, dan para atlet dari berbagai klub.
Kehadiran perwakilan dari organisasi olahraga dan perusahaan di wilayah itu menunjukkan Lampia Cup dipandang sebagai agenda bersama, bukan hanya milik panitia desa. Dukungan semacam ini membantu pembiayaan hadiah, penyediaan sarana pertandingan, dan penataan lokasi.


