Lutim, SuaraLutim – Berita lutim dari Kecamatan Angkona: layanan air bersih Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Waemami Cabang IKK Angkona terganggu sementara setelah terjadi kebocoran pada pipa transmisi berukuran 8 inci di Desa Mantadulu, Kabupaten Luwu Timur.
Kebocoran itu berdampak pada terhentinya sementara proses pengaliran air ke sejumlah wilayah pelayanan. Penghentian aliran dilakukan untuk memberi ruang bagi tim teknis melakukan penanganan dan perbaikan pada bagian pipa yang rusak.
Menurut keterangan yang dipublikasikan Luwurayapos pada Senin (28/9/2026), tim teknis Perumdam Waemami Cabang IKK Angkona sudah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penggalian serta perbaikan. Upaya itu diarahkan agar distribusi air kepada pelanggan bisa kembali normal secepat mungkin.
Berita lutim soal air bersih: apa yang terjadi di Mantadulu
Pipa transmisi adalah jalur utama yang mengalirkan air dari sumber atau instalasi pengolahan menuju wilayah pelayanan. Karena posisinya sebagai jalur induk, gangguan pada satu titik bisa berdampak pada banyak pelanggan sekaligus, tidak hanya rumah yang berada di dekat lokasi kebocoran.
Itulah sebabnya ketika pipa berukuran 8 inci di Desa Mantadulu bocor, Perumdam memilih menghentikan pengaliran untuk sementara. Air yang tetap dialirkan saat pipa bocor akan terbuang dan bisa memperbesar kerusakan pada bagian pipa yang lain.
Penanganan kebocoran pipa umumnya berjalan bertahap: pencarian titik bocor, penggalian tanah untuk membuka akses, penggantian atau penambalan bagian yang rusak, lalu pengujian tekanan sebelum aliran dibuka kembali. Tahapan terakhir ini penting agar perbaikan tidak berulang dalam waktu singkat.
Hingga laporan ini disusun, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pelanggan yang terdampak maupun perkiraan waktu penyelesaian perbaikan. SuaraLutim belum memperoleh konfirmasi tambahan dari manajemen Perumdam Waemami, sehingga kami tidak mencantumkan angka yang belum dapat dipastikan.
Permohonan maaf dan imbauan kepada pelanggan
Pihak manajemen Perumdam Waemami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan, khususnya masyarakat di wilayah terdampak, atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan tersebut.
Pelanggan juga diimbau menampung sisa air yang masih tersedia dan menggunakan air secara bijak selama proses perbaikan berlangsung. Imbauan itu penting karena perbaikan pipa bisa memakan waktu, terutama bila lokasi kebocoran berada di area yang memerlukan penggalian.
Manajemen menyatakan informasi mengenai perkembangan penanganan dan normalisasi pelayanan akan disampaikan melalui layanan informasi maupun pengaduan resmi Perumdam Waemami Cabang IKK Angkona. Pelanggan disarankan memantau kanal resmi tersebut daripada mengandalkan informasi yang belum jelas sumbernya.
Langkah praktis warga saat air mengalir tidak normal
- Simpan cadangan air untuk kebutuhan dasar, terutama memasak dan sanitasi, sejak informasi gangguan pertama muncul.
- Gunakan air secara bertahap dan hindari mencuci kendaraan atau menyiram halaman sampai aliran normal kembali.
- Periksa meteran dan saluran rumah untuk memastikan tidak ada kebocoran yang membuat air cadangan terbuang.
- Sampaikan keluhan melalui kanal pengaduan resmi agar tercatat dan bisa ditindaklanjuti.
Untuk usaha kecil seperti warung makan dan kedai minuman, gangguan pasokan air biasanya berdampak langsung pada operasional harian. Karena itu, menyiapkan tandon atau drum penampung menjadi cara sederhana untuk menjaga usaha tetap berjalan saat perbaikan belum tuntas.


