Kamis, 22 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Berita Indonesia: BBM Langka di Bali, Antrean Mengular

15 Oktober 2026 • zul • 9 kali dibaca
Ilustrasi stasiun pengisian bahan bakar umum di Bali
Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0
ASM Group
Iklan

Berita Indonesia soal kelangkaan bahan bakar minyak di Pulau Bali masih menjadi perhatian utama pada 15 Oktober 2026. Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengular hingga sekitar 1 kilometer, sementara pasokan tambahan baru mulai didatangkan secara bertahap. Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) menyebut persoalan ini sebagai gangguan distribusi, bukan kekosongan stok nasional.

Berita Indonesia: Antrean Mengular di Lima Kabupaten

Keluhan warga tercatat di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Klungkung, Buleleng, hingga Bangli. Di Klungkung, warga mengantre Pertamax di tiga SPBU, yaitu SPBU Besang, SPBU Siku, dan SPBU Batu Tabih, setelah stok Pertalite kosong. Di Buleleng, warga harus mendatangi beberapa SPBU sekaligus untuk memperoleh bahan bakar. Kondisi serupa terlihat di jalur utama Denpasar menuju Gilimanuk.

Antrean juga memicu insiden di lapangan. Seorang perempuan warga Desa Bongkasa, Badung, pingsan sekitar pukul 09.00 Wita pada Selasa, 13 Oktober 2026, setelah menunggu berjam-jam di SPBU Latu, Kecamatan Abiansemal. Beberapa SPBU menempel pengumuman kehabisan stok dan menutup layanan sementara. Warga yang datang pagi harus kembali ke antrean pada pengiriman berikutnya.

Panjangnya antrean membuat sebagian warga mengubah jadwal harian, termasuk menunda perjalanan kerja dan mengantar anak ke sekolah. Pelaku usaha kecil yang bergantung pada sepeda motor mengaku kehilangan jam operasional. Keluhan itu disampaikan langsung kepada petugas SPBU dan pemerintah daerah selama beberapa hari terakhir.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Kendala Bongkar Muat Kapal Tanker Jadi Pemicu

Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri meminta maaf kepada warga Bali dan menyebut gangguan jangkar kapal pengangkut sebagai salah satu pemicu. Kapal yang semula dijadwalkan sandar dan membongkar muatan pada Senin, 12 Oktober 2026, pukul 06.30 Wita, baru bisa berjalan sekitar pukul 22.00 Wita. Keterlambatan sekitar 15 jam itu menahan pasokan ke terminal bahan bakar.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa kelangkaan bersumber dari persoalan distribusi, bukan kekurangan pasokan nasional. Menurutnya, kapal yang tertunda sudah tiba dan pengiriman dilakukan selama 24 jam sejak sehari sebelumnya. Penjelasan itu sejalan dengan laporan Associated Press yang menyebut gangguan teknis, cuaca buruk, dan lonjakan permintaan sebagai faktor utama.

Cuaca buruk menghambat pengiriman ke Terminal BBM Sanggaran di Denpasar dan Terminal BBM Manggis di Karangasem. Selain itu, pemakaian Pertalite bersubsidi yang lebih murah meningkat, sehingga tekanan pada stok jenis bahan bakar itu paling terasa. Pembelian panik dari sebagian pengendara menambah beban pasokan harian di beberapa SPBU.

Pemerintah Provinsi Bali meminta Pertamina membenahi pasokan hingga tingkat penyalur. Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan stok di depo sebenarnya cukup, tetapi pengiriman ke SPBU melambat. Ia juga mengimbau warga tidak menimbun bahan bakar di luar kebutuhan harian.

Pertamina Tambah 57,9 Juta Liter dan Puluhan SPBU 24 Jam

Pertamina Patra Niaga kembali mendatangkan total 57,9 juta liter bahan bakar minyak secara bertahap pada 14 sampai 17 Oktober 2026. Rinciannya, 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax, sesuai laporan Antara. Kapal tanker bersandar di dermaga Terminal BBM Manggis, Kabupaten Karangasem, dan dermaga Terminal BBM Sanggaran, Denpasar.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiagakan 52 SPBU yang beroperasi 24 jam di enam kabupaten dan kota, berdasarkan laporan Bali Post. Sebelumnya, 24 SPBU di Kota Denpasar sudah beroperasi penuh, dan pemerintah menyiapkan penambahan sekitar 60 SPBU dengan jam operasional yang sama.

Langkah lain adalah penambahan armada distribusi. Menurut laporan detikBali, 92 SPBU di Denpasar dan Badung akan melayani pembeli selama 24 jam, sementara jumlah armada dinaikkan dari 90 menjadi 105 unit. Pertamina juga menambah operator di SPBU bersama Hiswana Migas serta dukungan aparat.

Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya mengoptimalkan seluruh lini operasional. Ia menyebut pasokan tambahan disertai kesiapan armada dan personel agar penyaluran ke SPBU berjalan lebih cepat.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga