SUARALUTIM.COM, MALILI — Ani Nurbani resmi dilantik sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Luwu Timur masa bakti 2026-2031. Pelantikan berlangsung di kawasan Bundaran Batara Guru, Sabtu (17/10/2026), dan dipimpin Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam. Agenda itu dirangkaikan dengan perkemahan Scout Camp serta Jota-Joti 2026 yang melibatkan pelajar dari berbagai kecamatan.
Sebelum melantik pengurus kwartir cabang, Bupati lebih dulu dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Luwu Timur oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan. Rangkaian acara yang sama juga menetapkan Amran Akmal sebagai Ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka Luwu Timur.
Pelantikan Kwarcab di Bundaran Batara Guru
Pelantikan pengurus Mabicab, Kwarcab, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan berlangsung di ruang terbuka yang menjadi salah satu ikon Kota Malili. Selain pengurus kwartir, acara dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Fauzi Andi Wawo, Wakil Ketua DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge, anggota DPRD Luwu Timur Sarkawi A. Hamid, Kapolres Luwu Timur AKBP Irwan Kurniadi, serta Perwira Penghubung Mayor Inf Syarifuddin.
Kehadiran sejumlah pejabat daerah dalam pelantikan menunjukkan posisi kepramukaan sebagai organisasi pendidikan yang bersinggungan langsung dengan sekolah dan pemerintah kecamatan. Kwarcab Luwu Timur membawahi gugus depan yang tersebar di sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas.
Mabicab dan Lencana Melati
Dalam rangkaian pelantikan, Adnan Purichta Ichsan menyematkan Tanda Penghargaan Lencana Melati kepada Bupati Irwan. Penghargaan itu diberikan atas komitmen dan dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan Gerakan Pramuka di Luwu Timur. Penyematan berlangsung di hadapan pengurus kwartir dan peserta perkemahan.
Lencana Melati merupakan tanda penghargaan bagi pihak yang dinilai berkontribusi besar terhadap pembinaan kepramukaan. Bagi pemerintah daerah, penghargaan itu menjadi penanda bahwa dukungan terhadap kegiatan kepramukaan tidak berhenti pada seremoni tahunan.
Iklan

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus
C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.
Berita luwu timur soal pendidikan karakter
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan menempatkan kepramukaan sebagai sarana membangun sumber daya manusia yang berkarakter. Menurut Adnan, pendidikan kepramukaan melatih kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual, sekaligus membiasakan anggota memiliki kecakapan komunikasi dan relasi sosial.
Pandangan itu relevan dengan kondisi Luwu Timur, daerah dengan aktivitas industri besar dan mobilitas penduduk yang tinggi. Generasi muda menghadapi tekanan pergaulan, paparan informasi digital, dan persaingan kerja yang menuntut keterampilan lunak, bukan hanya nilai akademik.
Nilai Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari
Adnan menyebut nilai-nilai Dasa Darma sebagai fondasi pembinaan. Nilai itu mencakup kedisiplinan, kepedulian terhadap sesama, cinta alam, dan tanggung jawab. Dalam praktik kepramukaan, nilai tersebut diterjemahkan melalui kegiatan lapangan seperti berkemah, penjelajahan, dan bakti masyarakat.
Pembina gugus depan memegang peran penting agar nilai itu tidak berhenti sebagai hafalan. Karena itu, Bupati meminta para guru, pembina, dan camat ikut aktif membina generasi muda, bukan menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada pengurus kwartir.
Scout Camp dan Jota-Joti 2026
Pelantikan pengurus kwartir dirangkaikan dengan Scout Camp dan Jota-Joti 2026. Jota-Joti merupakan kegiatan kepramukaan yang mempertemukan anggota melalui radio dan jaringan komunikasi, sementara Scout Camp menjadi ajang berkemah bersama yang melatih kemandirian.
Kegiatan itu memberi pengalaman langsung kepada peserta: mengatur perlengkapan, bekerja dalam regu, menjaga kebersihan lokasi, dan menyelesaikan tantangan lapangan. Bagi banyak pelajar, perkemahan menjadi ruang pertama untuk belajar memimpin dan mengambil keputusan di luar kelas.
Pada akhir acara, pelajar Mis Alfalah DDI Angkona menampilkan parade semaphore. Bupati memberikan bantuan dana pembinaan sebesar Rp10 juta kepada sekolah tersebut sebagai dukungan atas kegiatan kepramukaan yang mereka jalankan.


