Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Nusantara: Razia Kelab Malam, 9 Positif Narkoba

18 Oktober 2026 • zul • 24 kali dibaca
Uap dari perangkat vape elektrik sebagai ilustrasi temuan cartridge dalam razia tempat hiburan malam
Lindsay Fox, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Viral nusantara kembali diramaikan operasi penertiban tempat hiburan malam di kawasan Jakarta dan Tangerang. Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional menggerebek sejumlah kelab malam. Hasilnya, sembilan orang dinyatakan positif mengandung indikasi penggunaan narkotika. Operasi itu melibatkan ratusan personel gabungan.

Viral Nusantara: Razia Kelab Malam Jakarta dan PIK 2

Operasi penertiban digelar pada Sabtu, 17 Oktober 2026, hingga Minggu dini hari, 18 Oktober 2026. Sasaran operasi adalah sejumlah tempat hiburan malam di Jakarta Timur, Pantai Indah Kapuk 1 di Penjaringan, Jakarta Utara, serta PIK 2 di Kosambi, Tangerang. Kegiatan itu dibagi menjadi dua klaster operasi.

Operasi dipimpin langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Parluhutan Siagian bersama Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan BNN Adri Irniadi. Laporan Tribrata News Polda Jawa Timur menyebut total personel yang dikerahkan mencapai 462 orang.

Rinciannya, 146 personel dari Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, 95 personel Sabhara, 32 personel Provos, 29 personel Paminal, dan 160 personel BNN. Klaster pertama bertugas di wilayah Jakarta Timur. Klaster kedua menyasar kawasan PIK 1 dan PIK 2.

Tata Atur
Iklan

Razia semacam ini termasuk peristiwa yang cepat menyebar di media sosial. Foto dan video lapangan dari lokasi operasi beredar luas setelah kegiatan berlangsung. Namun, seluruh data yang kami gunakan di artikel ini bersumber dari keterangan resmi kepolisian dan laporan media arus utama.

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

462 Personel Dikerahkan

Jumlah personel yang dikerahkan menunjukkan skala operasi ini cukup besar. Ratusan petugas dibagi ke beberapa tim dengan tugas berbeda. Sebagian mengamankan lokasi, sebagian melakukan pemeriksaan, dan sebagian menangani administrasi.

Menurut keterangan ANTARA, tim gabungan tiba di kawasan PIK 1 sekitar pukul 00.35 WIB. Petugas menyampaikan tujuan pemeriksaan kepada pengunjung sebelum memulai penyisiran. Pemeriksaan dilakukan pada orang, barang bawaan, meja, kursi, hingga ruangan, termasuk area karaoke.

Pemeriksaan terhadap pengunjung laki-laki dan perempuan dilakukan oleh petugas sesuai jenis kelamin. Prosedur itu disebut sebagai bagian dari standar operasi. Sementara itu, operasi di PIK 2, Kosambi, Tangerang, berlangsung sekitar pukul 02.40 WIB pada Minggu dini hari.

Temuan di PIK 1

Di PIK 1, petugas memeriksa kamar mandi di lantai tiga sebuah diskotek. Di lokasi itu, petugas menemukan dua cartridge bekas pakai yang terbungkus tisu. Cartridge tersebut diduga berisi etomidate.

Dari temuan itu, petugas bergerak ke salah satu ruang karaoke yang berdekatan dengan toilet. Di ruangan itu, petugas mendapati lima orang sedang berkumpul. Kepala tim operasi meminta mereka menjalani tes urine di tempat.

Menurut laporan detik, petugas menyampaikan bahwa cartridge itu ditemukan setelah dua orang bergegas dari kamar mandi. Petugas lalu menjelaskan temuan tersebut kepada pengunjung. Pemeriksaan berlanjut dengan pendataan identitas.

Pemeriksaan di PIK 2

Di PIK 2, petugas menemukan sejumlah pengunjung yang membawa cartridge pods. Laporan resmi menyebut temuan itu melibatkan tiga warga negara asing asal Tiongkok dan dua perempuan warga negara Indonesia. Seluruhnya menjalani pemeriksaan lanjutan.

Petugas juga menyita barang bukti lain dari lokasi tersebut. Barang bukti itu dikirim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pendalaman dilakukan untuk memastikan asal barang tersebut.

Menurut keterangan kepolisian, tidak semua penyalahgunaan berasal dari dalam tempat hiburan. Ada kemungkinan barang dibawa pengunjung dari luar. Karena itu, penyelidikan tidak berhenti pada satu lokasi saja.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga