Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Olahraga

Luwu Timur: SMP 1 Malili dan SMAN 2 Juarai Dandim Cup

24 Oktober 2026 • Admin • 27 kali dibaca
Penutupan Dandim Cup II Basketball antarpelajar se-Luwu Raya di GOR Malili, prestasi olahraga pelajar luwu timur
Gambar: Dok. Dinas Kominfo-SP Luwu Timur via Luwuraya.com (penutupan Dandim Cup II di GOR Malili, 21 Oktober 2026).
ASM Group
Iklan

SUARALUTIM.COM, MALILI — Turnamen Dandim Cup II Basketball Antarpelajar se-Luwu Raya Tahun 2026 resmi berakhir di GOR Malili, Rabu (21/10/2026). SMP 1 Malili menyapu gelar juara pada kategori SMP putra dan putri, sementara SMAN 2 Luwu Timur keluar sebagai juara kategori SMA putra. Penutupan dilakukan Komandan Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro.

Turnamen ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 TNI. Selain diikuti pelajar dari Luwu Timur, kompetisi mempertemukan peserta dari Kabupaten Luwu dan Kota Palopo. Bagi dunia olahraga luwu timur, ajang semacam ini menjadi salah satu dari sedikit kesempatan bagi pelajar daerah untuk bertanding lintas kabupaten dalam format turnamen resmi.

Luwu Timur dan Peta Juara Dandim Cup II

Pada kategori SMP putra dan putri, SMP 1 Malili meraih juara pertama di kedua kategori. Posisi kedua pada kedua kategori ditempati SMP YPS Junior. Untuk juara ketiga, SMP 1 Nuha menempati urutan ketiga putra, sedangkan SMP YPS Singkole menjadi juara ketiga putri.

Di kategori SMA putra, SMAN 2 Luwu Timur keluar sebagai juara pertama setelah mengungguli SMAN 11 Luwu Timur di peringkat kedua dan SMAN 3 Palopo di tempat ketiga. Sementara kategori SMA putri dimenangkan SMA 3 Palopo, diikuti SMA 2 Luwu di posisi kedua dan SMA 1 Luwu Timur di posisi ketiga.

Tata Atur
Iklan

Penghargaan individu juga diberikan. Gelar Most Valuable Player kategori SMP diraih Azhyzhy Jazila dan Muh Akil Al Iqram Fadil dari SMP 1 Malili. Sementara MVP kategori SMA diraih Rasya Afirya dari SMAN 2 Luwu Timur dan Aprilia dari SMA 1 Luwu Timur.

Hasil itu memperlihatkan dua hal sekaligus. Pertama, kekuatan basket pelajar di Luwu Timur cukup merata di kategori SMP, dengan dua sekolah dari Malili dan Nuha masuk jajaran juara. Kedua, persaingan di kategori SMA lebih terbuka, karena sekolah dari Palopo dan Luwu ikut menempati posisi atas.

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Pesan Dandim: Bakat, Silaturahmi, Sportivitas

Dalam sambutannya, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro menegaskan bahwa Dandim Cup bukan sekadar soal menang dan kalah. Menurutnya, turnamen ini menjadi ajang silaturahmi antar pelajar se-Luwu Raya sekaligus wadah menyalurkan bakat di bidang bola basket.

“Dandim Basketball Cup adalah wadah untuk menyalurkan bakat para pelajar. Kami berharap event ini mampu memberi energi-energi positif bagi pelajar dan suporter. Semoga Dandim Cup III nanti berjalan dengan euforia yang lebih menarik lagi,” ujar Dandim, seperti dikutip Luwuraya.com dan Penalutim.com.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf bila selama pelaksanaan masih terdapat kekurangan, serta terima kasih kepada seluruh peserta. Secara khusus ia menyebut tim dari luar Luwu Timur, yakni SMA 2 Luwu, SMA 3 Palopo, dan SMP 4 Luwu, yang telah berpartisipasi.

Pesan lain yang disampaikan adalah soal keselamatan. Dandim meminta peserta menjaga kebugaran, berhati-hati di perjalanan pulang, dan segera memulihkan kondisi bagi yang mengalami cedera. Imbauan itu terasa relevan mengingat peserta dari luar daerah harus menempuh perjalanan darat cukup panjang setelah bertanding.

Tim Luar Daerah dan Arti Turnamen Lintas Kabupaten

Kehadiran tim dari Kabupaten Luwu dan Kota Palopo memberi warna berbeda pada turnamen ini. Bagi pelajar Luwu Timur, bertanding melawan sekolah dari luar daerah adalah pengalaman yang tidak selalu tersedia. Kompetisi antar sekolah di kabupaten sendiri cenderung terbatas pada event tahunan tertentu.

Sebaliknya, bagi tim tamu, turnamen ini menjadi kesempatan mengukur kemampuan di luar lingkungan biasa. Format se-Luwu Raya membuat persaingan lebih kompetitif, dan hasilnya memberi gambaran tentang peta kekuatan basket pelajar di kawasan tersebut.

Namun, kompetisi lintas kabupaten juga menuntut pengelolaan yang lebih teliti. Akomodasi, transportasi, jadwal pertandingan, dan keselamatan perjalanan perlu dihitung sejak awal. Pengalaman Dandim Cup II bisa menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya, terutama bila jumlah peserta bertambah.

Dari sisi pembinaan, pertandingan dengan lawan yang lebih beragam membantu pelatih sekolah menilai kesiapan tim. Kekalahan bukan akhir, melainkan informasi tentang bagian mana yang perlu diperbaiki: pertahanan, transisi, atau disiplin rotasi pemain.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga