Sabtu, 24 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Berita Viral: Gencatan Senjata Oleshky Mulai 27 Oktober

23 Oktober 2026 • zul • 26 kali dibaca
Ilustrasi: Jalan Naberezhna di Oleshky, Kherson, Ukraina
7777777kz, CC BY 3.0, Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Berita viral hari ini datang dari medan perang Ukraina. Rusia dan Ukraina menyetujui gencatan senjata lokal di Kota Oleshky untuk mengirim bantuan kemanusiaan dan mengevakuasi warga sipil.

Kesepakatan itu diumumkan Gedung Putih pada Jumat, 23 Oktober 2026. Menurut pernyataan resmi, Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump berperan sebagai penghubung dalam menyusun syarat gencatan senjata terbatas tersebut.

Gencatan senjata hanya berlaku di satu kota, bukan untuk seluruh garis depan. Wilayah lain di Ukraina masih menghadapi pertempuran seperti biasa.

Berita Viral: Isi Kesepakatan Gencatan Senjata Lokal

Menurut pernyataan Gedung Putih, kedua negara sepakat menghentikan sementara seluruh aksi militer di Oleshky. Tujuannya agar bantuan kemanusiaan bisa masuk dan evakuasi warga sipil disiapkan melalui jalur aman yang ditentukan.

Tata Atur
Iklan

Tim nonmiliter dari kedua negara akan mengunjungi warga dari rumah ke rumah. Mereka menilai kebutuhan masing-masing keluarga, lalu mengoordinasikan transportasi bagi warga yang ingin pergi.

Warga bisa memilih tujuan evakuasi ke Rusia atau ke Ukraina. Melania Trump menyatakan pihaknya memperkirakan pilihan warga akan terbagi ke dua arah tersebut.

Ia juga menyebut sudah mengamankan satu organisasi media Amerika untuk mendampingi dan mendokumentasikan proses di lapangan. Tujuannya agar keinginan setiap keluarga dihormati.

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Tanggal 27 atau 29 Oktober

Ada perbedaan tanggal yang perlu dijelaskan. Gedung Putih dalam pengumuman awal menyebut gencatan senjata berlaku mulai 29 Oktober 2026.

Namun militer kedua negara menyebut waktu pelaksanaan yang lebih awal. Menurut BBC, Rusia dan Ukraina sama-sama menyatakan pasukannya berhenti menembak pada 02.00 GMT, 27 Oktober 2026.

Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov menyebut gencatan senjata di area Oleshky dimulai pukul 04.00 waktu Moskow pada 27 Oktober. Pasukan Ukraina menyatakan gencatan senjata berlaku pukul 03.00 waktu Kyiv pada tanggal yang sama.

Perbedaan itu kemungkinan mencerminkan tahap persiapan teknis. Pengumuman politik menyebut satu tanggal, sementara pelaksanaan militer menyesuaikan kesiapan tim di lapangan.

Konfirmasi dari Moskow

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan Rusia menyambut upaya Melania Trump mengoordinasikan operasi kemanusiaan. Menurut dia, semua warga sipil yang ingin meninggalkan kota akan diizinkan pergi.

Peskov menyebut operasi itu memerlukan persiapan rumit dan melibatkan banyak pihak. Ia memperkirakan prosesnya berlangsung setidaknya beberapa hari.

Ia juga menyatakan masalah ini dibahas dalam percakapan telepon antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun Peskov menegaskan kerja sama militer AS dan Ukraina tidak dihentikan.

Gerasimov menambahkan bahwa pengintaian teknik akan dilakukan sebelum konvoi bantuan bergerak. Langkah itu untuk memastikan jalur aman bagi warga dan barang kebutuhan pokok.

Konfirmasi dari Kyiv

Dari sisi Ukraina, Ombudsman Dmytro Lubinets mengonfirmasi kesepakatan tersebut. Menurut dia, isinya mencakup penghentian pertempuran, pengiriman bantuan, dan jalur aman bagi warga yang ingin keluar.

Lubinets menyebut operasi ini sangat rumit dan akan dijalankan bertahap. Dalam pidato video di Telegram, ia menyatakan dunia sekarang mengetahui kondisi Oleshky.

Staf Umum Ukraina menyatakan pasukannya akan melaksanakan gencatan senjata sesuai jadwal. Mereka juga menyebut satuan Ukraina sebelumnya beberapa kali mengirim bantuan memakai drone ke warga Oleshky dan desa sekitarnya.

Ukraina berharap akses kemanusiaan bagi warga Oleshky benar-benar dijamin selama proses berlangsung.

Kondisi Warga Oleshky

Oleshky berada di tepi selatan Sungai Dnipro, berhadapan dengan Kota Kherson. Wilayah itu diduduki pasukan Rusia sejak Februari 2022.

Menurut data Gedung Putih yang dikutip CNBC, sekitar 1.700 sampai 2.000 warga masih tinggal di kota itu. Sebagian besar lansia, dengan sekitar 50 anak.

Sebelum perang, penduduk kota mencapai sekitar 24.000 orang. Sekitar 90 persen wilayah kota pernah terendam setelah rusaknya Bendungan Kakhovka.

Melania Trump menyebut warga hanya punya listrik terbatas, hidup di antara jalan yang dipasangi ranjau, dan menghadapi serangan militer berkala. Kebutuhan mendesak mereka adalah perawatan medis, obat, makanan, dan air bersih.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga