Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Berita Viral: Judol Boxkia Omzet Rp2 Miliar per Bulan

24 Oktober 2026 • zul • 33 kali dibaca
Lambang Kepolisian Negara Republik Indonesia
Kepolisian Negara Republik Indonesia, domain publik, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Berita viral hari ini datang dari pengungkapan Bareskrim Polri terhadap situs judi online bernama Boxkia. Direktorat Tindak Pidana Siber menangkap empat orang yang diduga mengelola situs tersebut. Penyidik memperkirakan omzet jaringan ini mencapai sekitar Rp2 miliar per bulan. Situs disebut beroperasi sejak 2024 dengan pusat pengelolaan di Jakarta.

Berita Viral: Bareskrim Bongkar Situs Boxkia

Pengungkapan disampaikan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Suhermanto melalui keterangan tertulis pada Kamis, 22 Oktober 2026. Menurut dia, situs Boxkia menyediakan permainan dengan mekanisme menyerupai spin game atau gacha. Pemain memakai mata uang virtual untuk memutar gacha dan berharap mendapat hadiah.

Hadiah yang ditawarkan berupa barang seperti item, action figure, atau kartu. Barang itu bisa dijual kembali untuk mendapatkan keuntungan. Pola tersebut membuat situs terlihat seperti platform permainan, bukan perjudian.

Empat orang ditangkap dalam rangkaian penggeledahan pada 20 dan 21 Oktober 2026. Lokasi penangkapan berada di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Polisi juga menyita sejumlah kartu ATM, ponsel, dan perangkat tablet sebagai barang bukti.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Modus Gacha dan Mata Uang Virtual

Gacha bekerja seperti undian berhadiah. Pemain membayar untuk memperoleh kesempatan mendapatkan barang dengan nilai berbeda. Jika barang itu bisa dijual kembali, mekanismenya berubah menjadi taruhan bernilai uang.

Boxkia disebut memakai skema itu untuk menghindari kesan judi konvensional. Tidak ada meja kartu atau angka togel, tetapi ada pembayaran, peluang, dan hadiah yang bisa dicairkan. Kombinasi itulah yang dinilai penyidik sebagai perjudian.

Pemain menggunakan mata uang virtual di dalam situs. Untuk mengisi saldo, pengelola menyediakan beberapa saluran deposit. Menurut polisi, saluran itu mencakup akun BRIVA, aset kripto USDT, dan pembayaran QRIS.

Aliran Dana dan Penarikan

Deposit lewat QRIS dan USDT memudahkan pengelola menerima dana dari banyak pengguna. Penarikan kemenangan disebut disalurkan melalui rekening Bank Permata dan rekening BRI yang memakai layanan DOKU. Pola itu memisahkan jalur masuk dan keluar dana.

Penyidik telah mengajukan pemblokiran rekening yang diduga dipakai untuk operasional situs. Langkah ini penting karena perjudian online hidup dari kecepatan transaksi. Memblokir rekening berarti memutus sebagian aliran kasnya.

Polisi juga merencanakan penggeledahan di kantor Boxkia. Berdasarkan laporan, kantor itu beralamat di Tokopedia Tower, Cengkareng, Jakarta Barat. Penggeledahan diharapkan melengkapi bukti dokumen dan struktur organisasi jaringan. CNN Indonesia mencatat penyidik sudah mengajukan pemblokiran rekening terkait.

Rekening penampung menjadi titik lemah jaringan semacam ini. Uang pemain biasanya singgah sebentar sebelum dipindahkan ke rekening lain atau diubah menjadi aset kripto. Semakin cepat dana berpindah, semakin sulit penyidik menelusuri pemilik akhirnya.

Empat Peran yang Ditangkap

Satu di antara empat orang yang ditangkap adalah warga negara China. Ia diduga berperan sebagai pengendali sekaligus penanggung jawab operasional kantor. Tugasnya mengatur pembagian kerja karyawan dan mempromosikan situs agar dikenal lebih luas.

Orang kedua bekerja di divisi kreatif. Perannya menyunting konten, membuat desain grafis, dan mempublikasikan materi promosi di media sosial seperti Instagram dan TikTok. Orang ketiga bertugas sebagai customer service sekaligus admin yang menjaga interaksi dengan pengguna.

Orang keempat menangani bagian keuangan. Tugasnya mencakup pengelolaan gaji karyawan, pembukuan, serta transaksi deposit dan penarikan dana pemain. Nama dan inisial keempat orang itu tidak ditulis dalam artikel ini sesuai kebijakan redaksi.

Barang Bukti dan Laporan Polisi

Dari tangan pengendali, penyidik menyita tujuh kartu ATM BCA dan tujuh kartu ATM bank China. Empat unit telepon genggam juga diamankan. Dari tersangka lain, polisi menyita ponsel, iPad, dan kartu ATM tambahan.

Kasus ini berpangkal pada laporan polisi nomor LP/A/37/IX/2026/SPKT.DITTIPIDSIBER/BARESKRIM POLRI tertanggal 18 September 2026. Laporan itu menjadi dasar penyelidikan sebelum penangkapan dilakukan pada Oktober. Liputan6 mencatat empat orang ditetapkan dan ditahan sebagai tersangka.

Penyidik masih memeriksa para tersangka untuk memetakan pihak lain di luar empat orang tersebut. Polisi belum menyebut apakah ada aktor lain yang membiayai atau melindungi operasional situs.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga