Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Berita Viral: Judol Boxkia Omzet Rp2 Miliar per Bulan

24 Oktober 2026 • zul • 33 kali dibaca
Lambang Kepolisian Negara Republik Indonesia
Kepolisian Negara Republik Indonesia, domain publik, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Jerat Pasal dan Ancaman Hukuman

Para tersangka dijerat Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Penyidik juga memakai Pasal 426 juncto Pasal 20 serta Pasal 607 ayat (1) KUHP.

Liputan6 menambahkan bahwa penyidik menerapkan sangkaan tindak pidana pencucian uang. Penerapan pasal TPPU memungkinkan penyidik menelusuri aset yang berasal dari perjudian. Ini penting karena omzet judi online biasanya dipindahkan ke rekening atau aset lain.

Hingga berita ini ditulis, belum ada putusan pengadilan. Semua tersangka masih berstatus tersangka dan wajib dianggap tidak bersalah sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap. Merdeka juga menulis kasus ini pada tahap penyidikan.

Iklan

Tata Atur
Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Mengapa Judol Berkedok Gim Sulit Ditekan

Kedok gim membuat situs judi lebih mudah dipromosikan di media sosial. Kontennya bisa tampil sebagai unboxing, review gacha, atau tantangan membuka kotak. Algoritma platform melihatnya sebagai hiburan, bukan perjudian.

Pembayaran lewat QRIS dan kripto juga memperpendek jarak antara pemain dan pengelola. QRIS lazim dipakai usaha kecil, sehingga transaksi tidak mencolok. Kripto menambah lapisan anonim yang menyulitkan pelacakan.

Karena itu pemberantasan tidak cukup dengan memblokir situs. Penindakan harus menyasar pengelola, penyedia pembayaran, dan akun promosi yang memasarkan tautan. Tanpa itu, situs bisa berganti nama dalam hitungan hari.

Modal masuk ke bisnis ini juga relatif kecil. Satu situs cukup bermodal server, akun media sosial, dan saluran pembayaran. Ketika satu situs diblokir, pengelola bisa membuka nama baru dengan tampilan berbeda namun basis pemain yang sama.

Skema afiliasi menambah daya tahan jaringan. Promotor mendapat komisi dari setiap pemain yang bergabung lewat tautannya. Mereka tidak perlu mengelola situs, cukup menyebar tautan di grup percakapan dan kanal video pendek.

Dampak bagi Pengguna dan Keluarga

Korban judi online umumnya tidak melapor karena malu atau takut. Nilai kerugian pun jarang tercatat rapi. Omzet Rp2 miliar per bulan di satu situs menunjukkan betapa besar uang yang berpindah dari pengguna ke pengelola.

Dampaknya sering muncul sebagai utang, pinjaman online, atau konflik keluarga. Anak muda menjadi kelompok yang paling rentan karena akses gawai dan tekanan teman sebaya. Kampanye literasi digital belum selalu menjangkau kelompok ini.

Pemerintah sudah berulang kali menutup situs judi dan meminta platform memutus akses. Namun promosi lewat akun anonim terus muncul. Pengawasan komunitas dan laporan cepat dari pengguna menjadi pelengkap yang murah.

Apa yang Diketahui dan Belum Terkonfirmasi

Yang diketahui, Bareskrim menangkap empat orang terkait Boxkia dan menyita sejumlah barang bukti. Situs disebut beroperasi sejak 2024 dengan omzet sekitar Rp2 miliar per bulan dan memakai gacha sebagai mekanisme permainan.

Yang belum terkonfirmasi, jumlah total pemain dan nilai kerugian masyarakat. Polisi juga belum mengumumkan hasil penggeledahan kantor di Cengkareng. Peran pihak lain di luar empat tersangka masih dalam penyelidikan.

Sebelumnya, Komdigi juga membidik aliran dana judi online, sementara kasus rumah dinas TNI di Cijantung yang jadi markas judol menunjukkan pola serupa. Boxkia menambah daftar panjang jaringan judi yang bersembunyi di balik layanan digital.

FAQ Seputar Kasus Boxkia

Berapa omzet situs Boxkia menurut polisi?

Sekitar Rp2 miliar per bulan. Angka itu berdasarkan keterangan tersangka dan perkiraan penyidik, belum hasil audit keuangan independen.

Apa modus yang dipakai Boxkia?

Permainan menyerupai spin game atau gacha dengan mata uang virtual. Hadiah berupa barang yang bisa dijual kembali, dengan deposit lewat BRIVA, USDT, dan QRIS.

Apakah para tersangka sudah divonis?

Belum. Kasus masih pada tahap penyidikan, sehingga semua tersangka wajib dianggap tidak bersalah sampai ada putusan pengadilan.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga