Minggu, 1 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Olahraga

Luwu Timur Bawa Perak dan Perunggu Pickleball Porprov

25 Oktober 2026 • Admin • 27 kali dibaca
Atlet pickleball Luwu Timur bersama pelatih dan pengurus IPF setelah pertandingan Porprov Sulawesi Selatan 2026
Gambar: Dok. Saokareba.id (kontingen pickleball Luwu Timur di Porprov Sulsel 2026, 22–23 Oktober 2026).
ASM Group
Iklan

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Tata Atur
Iklan

SUARALUTIM.COM, MAKASSAR — Kontingen Kabupaten Luwu Timur membawa pulang dua medali dari cabang pickleball Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026. Ajang itu berlangsung 22–23 Oktober 2026, dengan medali perak dari nomor tunggal putra U-26 dan medali perunggu dari nomor ganda putri. Karena pickleball masih berstatus cabang ekshibisi pada Porprov ke-18 ini, pertandingannya digelar lebih awal, sebelum multievent resmi dibuka.

Lokasi pertandingan juga di luar kota tuan rumah. Jika Porprov Sulsel 2026 berlangsung di Wajo–Bone, pertandingan pickleball digelar di Lapangan Tenis Pascasarjana Universitas Negeri Makassar. Bagi Luwu Timur, hasil ini menjadi catatan awal untuk cabang olahraga yang belum lama masuk agenda daerah.

Luwu Timur dan Dua Medali dari Pickleball

Medali perak disumbangkan Muh Zacky Dewang pada nomor tunggal putra U-26. Pelajar kelas XII SMA Negeri 11 Luwu Timur itu menembus final, tetapi harus mengakui keunggulan atlet Kabupaten Bone dengan skor 6–15. Meski kalah di partai puncak, langkah seorang pelajar sekolah menengah ke final tingkat provinsi menunjukkan bahwa pembinaan di cabang ini sudah berjalan.

Medali perunggu diraih pasangan putri Karmila Saide dan Ummi Ardin. Keduanya terhenti di semifinal oleh wakil Kota Palopo, lalu berbagi posisi ketiga dengan Kabupaten Jeneponto. Dalam sistem gugur, kekalahan di semifinal memang menempatkan dua tim pada posisi yang sama, sehingga keduanya menerima medali perunggu.

Pelatih pickleball Luwu Timur yang juga Ketua Harian IPF Lutim, Mastang Fauzan Rusdin, mengapresiasi perjuangan para atlet. Menurutnya, capaian itu patut diapresiasi karena cabang olahraga ini masih berstatus ekshibisi. Ia juga menyatakan harapan agar pickleball resmi dipertandingkan pada Porprov ke-19 tahun 2030, yang direncanakan digelar di Luwu Timur.

Pengurus IPF Luwu Timur, Yudhi, menilai hasil tersebut sebagai bukti kerja keras, disiplin, dan potensi atlet muda daerah. Sementara Ketua KONI Luwu Timur, Herawan Raditya, menyebut keberhasilan ini sebagai catatan penting bagi perkembangan pickleball di daerah dan membuka peluang pembinaan atlet muda ke tingkat yang lebih tinggi.

Apa Itu Pickleball dan Mengapa Cepat Populer

Pickleball adalah olahraga raket yang memadukan unsur tenis, bulu tangkis, dan tenis meja. Permainannya dimainkan di lapangan kecil dengan net lebih rendah daripada tenis, memakai paddle atau bet padat, dan bola berlubang. Karena ukuran lapangan relatif kecil serta intensitas geraknya moderat, cabang ini mudah dipelajari oleh berbagai usia. Penjelasan umum mengenai aturan dan sejarahnya tersedia di laman Pickleball.

Kemudahan itulah yang membuat pickleball tumbuh cepat di banyak daerah, termasuk di Sulawesi Selatan. Peralatan tidak semahal tenis, lapangan bisa memanfaatkan area serbaguna, dan satu sesi permainan bisa diikuti empat orang sekaligus. Bagi daerah yang ingin menambah pilihan olahraga masyarakat tanpa membangun fasilitas besar, pickleball masuk akal secara biaya.

Namun, status ekshibisi berarti cabang ini belum masuk perhitungan medali resmi. Dampaknya bukan hanya soal klasemen. Cabang ekshibisi biasanya mendapat porsi anggaran pembinaan yang lebih kecil, jadwal latihan yang menumpang fasilitas lain, dan kesempatan bertanding yang terbatas. Karena itu, prestasi di ajang ekshibisi sering menjadi alat negosiasi untuk mendorong status resmi.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga