Senin, 2 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Nusantara: AKBP Netty Rosdiana Mundur dari Polri

2 November 2026 • zul • 18 kali dibaca
Ilustrasi gedung Markas Besar Polri di Jalan Trunojoyo, Jakarta
Nur Cholis, Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0
ASM Group
Iklan

Viral nusantara pada akhir pekan ini adalah pengumuman mundurnya AKBP Netty Rosdiana Siagian dari institusi Polri. Perwira menengah itu menyampaikan keputusannya lewat unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026. Pengunduran dirinya dinyatakan berlaku sejak 1 September 2026, atau dua bulan sebelum unggahan itu ramai dibicarakan.

Viral Nusantara: AKBP Netty Rosdiana Mundur dari Polri

Netty adalah perwira dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi. Jabatan terakhirnya adalah Kepala Bagian Perencanaan dan Administrasi di jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. CNN Indonesia dan Tribunnews menyebut jabatan itu sebagai Kabagrenmin Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Dalam unggahannya, ia menegaskan pengunduran diri dilakukan atas kesadaran sendiri. Ia menyatakan tidak ada paksaan atau tekanan dari pihak mana pun. Menurutnya, keputusan itu diambil setelah pertimbangan matang dan karena keadaan pribadi yang ia hadapi.

Pengumuman itu cepat menyebar karena ditulis dengan bahasa personal. Ia memakai kalimat soal prinsip dan hati nurani yang mudah dikutip ulang. Dalam hitungan jam, namanya menjadi salah satu topik paling banyak dibicarakan di media sosial.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Pengumuman Lewat Instagram pada 31 Oktober

Unggahan itu berupa video berisi foto Netty dalam pakaian dinas dengan latar merah. Ia menuliskan permohonan pengunduran diri secara lengkap di keterangan unggahan. Akun yang dipakai adalah akun pribadinya, bukan akun resmi institusi.

Menurut Tribunnews, unggahan muncul pada Sabtu malam menjelang pergantian hari. Netty mengaku sudah melepas baju dinas sejak 1 September 2026. Artinya, pengumuman itu bukan awal proses, melainkan penjelasan atas proses yang sudah berjalan.

Pilihan kanal komunikasi ini menjadi sorotan tersendiri. Seorang perwira aktif biasanya menyampaikan hal sensitif melalui kedinasan. Dalam kasus ini, media sosial dipakai lebih dulu, lalu wartawan mengonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan.

Surat Diajukan 20 Agustus, Efektif 1 September

Kepada CNN Indonesia, Netty menjelaskan surat permohonan pengunduran dirinya sebenarnya diajukan pada 20 Agustus 2026. Tanggal 1 September dipilih sebagai waktu efektif karena sejumlah agenda masih harus diselesaikan. Salah satunya adalah rangkaian kegiatan menjelang dan sesudah upacara kemerdekaan.

Ia menyebut surat sudah masuk pada 20 Agustus sesuai tanggal yang tertera di dokumen. Namun pelaksanaannya baru dihitung mulai awal September. Penjelasan itu diberikan untuk meluruskan anggapan bahwa ia mundur secara mendadak.

Menurut Suara.com, Netty sengaja memilih waktu tersebut agar masih bisa mengikuti upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus. Ia juga ingin menuntaskan agenda lain yang sudah terjadwal. Setelah itu, ia mengakhiri masa dinas aktifnya.

Alasan yang Disampaikan Netty

Netty tidak membeberkan secara rinci peristiwa yang membuatnya mengambil keputusan. Ia hanya menyatakan ada hal yang tidak lagi sejalan dengan prinsip yang diyakininya. Karena itu, ia memilih jalan yang menurutnya lebih sesuai dengan hati nurani.

Dalam unggahannya, ia menulis bahwa tidak mudah meninggalkan institusi yang sudah menjadi bagian dari hidupnya. Namun menurutnya, bertahan dalam tatanan yang tidak sejalan dengan hati nurani lebih menyakitkan. Kalimat itu kemudian banyak dikutip ulang warganet.

Ia juga menegaskan tidak pergi karena kehilangan keberanian. Menurutnya, seragam dan jabatan bisa ditinggalkan, tetapi harga diri dan hati nurani tidak boleh diperjualbelikan. Pernyataan itu disampaikan dalam konteks pribadi, bukan tuduhan terhadap institusi.

Ke depan, Netty menyatakan ingin mengabdi melalui dunia akademik dan kegiatan sosial. Ia berencana berbagi pengalaman dengan mengajar di sejumlah kampus. Ia juga ingin lebih dekat dengan masyarakat melalui program sosial.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga