Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

PAN Luwu Timur: Alamsyah Kawal Keselamatan Balambano

9 Oktober 2026 • Admin • 12 kali dibaca
Warga dan petugas di kawasan Balambano, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur, saat pembahasan proyek pipa
Gambar: Dok. KutipNusantara.com
ASM Group
Iklan

Komitmen Fraksi PAN untuk Luwu Timur

Langkah yang ditempuh Alamsyah sejalan dengan peran Fraksi PAN DPRD Luwu Timur yang menempatkan kepentingan warga sebagai pertimbangan utama dalam setiap kebijakan dan pengawasan.

Bagi Fraksi PAN, pembangunan di Luwu Timur perlu berjalan seiring dengan jaminan rasa aman bagi masyarakat. Proyek yang tumbuh di tengah permukiman harus memastikan aspek teknis, lingkungan, dan sosial berjalan seimbang.

Karena itu, Fraksi PAN mendorong pola komunikasi yang terbuka antara perusahaan, pemerintah daerah, dan warga. Komunikasi yang baik memudahkan penyelesaian persoalan sejak dini, sebelum berkembang menjadi polemik berkepanjangan.

Dalam berbagai kesempatan, legislator Fraksi PAN juga menyampaikan perhatian pada sektor pelayanan dasar. Pada pembahasan Perubahan APBD Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2026, Fraksi PAN menitipkan enam catatan strategis kepada pemerintah daerah.

Tata Atur
Iklan

Catatan itu disampaikan Juru Bicara Fraksi PAN DPRD Luwu Timur, Prima Eyza Purnama, dalam Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur, Senin (14/9/2026). Enam catatan tersebut mencakup penggalian potensi pendapatan daerah melalui digitalisasi pajak dan retribusi tanpa menambah beban masyarakat, kualitas belanja daerah yang terukur, penguatan pendidikan dan sumber daya manusia, pemerataan pelayanan kesehatan, penguatan sektor pertanian termasuk hilirisasi hasil, serta pemerataan infrastruktur berbasis prioritas.

Pada sektor pendidikan, Fraksi PAN menegaskan agar tidak ada anak Luwu Timur yang putus sekolah karena persoalan ekonomi. Sementara di sektor pertanian, dukungan diarahkan agar petani tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memperoleh kepastian pasar dan dukungan alat mesin pertanian.

Pengawasan yang Berorientasi Solusi

Pengawasan DPRD sering dibaca sebagai langkah mencari kesalahan. Praktik di lapangan menunjukkan hal berbeda. Kunjungan kerja seperti yang dilakukan Alamsyah di Balambano justru membuka ruang dialog antara pihak-pihak yang berkepentingan.

Lewat dialog, perusahaan dapat menjelaskan rencana teknisnya, warga dapat menyampaikan kekhawatiran secara langsung, dan pemerintah daerah dapat memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan. Pola seperti itu membantu mencegah kesalahpahaman yang sering muncul akibat informasi yang tidak lengkap.

Dengan komunikasi yang lebih terbuka, DPRD berharap pelaksanaan reroute pipa BBM di Balambano dapat berlangsung dengan memperhatikan aspek teknis sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai keselamatan di sekitar proyek.

Apa yang Bisa Dilakukan Warga

Bagi warga yang tinggal di sekitar jalur pipa, keterlibatan dalam proses pengawasan dapat dilakukan dengan cara yang sederhana dan terukur.

  • Menyampaikan pertanyaan atau kekhawatiran melalui pemerintah desa agar diteruskan kepada perusahaan dan instansi terkait.
  • Menghadiri forum sosialisasi yang digelar perusahaan atau pemerintah daerah, termasuk rapat bersama DPRD bila dijadwalkan.
  • Mencatat dan melaporkan kejadian tidak biasa di sekitar jalur pipa kepada aparat desa untuk ditindaklanjuti.
  • Mengandalkan keterangan resmi agar informasi yang beredar tidak menimbulkan keresahan.

Bagi perusahaan, keterbukaan bukan hanya kewajiban, tetapi juga cara menjaga kepercayaan. Penjelasan teknis yang mudah dipahami warga dapat mengurangi kekhawatiran sekaligus mempercepat penyelesaian persoalan di lapangan.

Dengan begitu, proyek pembangunan di Luwu Timur dapat berjalan tanpa mengabaikan satu hal paling mendasar: keselamatan warga yang hidup di sekitar lokasi pekerjaan.

FAQ: Pengawasan Fraksi PAN di Balambano

Siapa yang meninjau lokasi proyek pipa di Balambano? Anggota Komisi III DPRD Luwu Timur dari Fraksi PAN, Alamsyah, meninjau langsung lokasi pekerjaan reroute pipa BBM pada Senin (21/9/2026).

Apa yang diminta Alamsyah kepada perusahaan? Ia meminta perusahaan memastikan aspek keselamatan warga, meningkatkan sosialisasi, dan menjelaskan langkah mitigasi risiko secara terbuka kepada masyarakat sekitar.

Apakah pengawasan DPRD bertujuan menghambat proyek? Tidak. Alamsyah menegaskan pengawasan dilakukan agar pelaksanaan proyek tetap memperhatikan keselamatan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Sumber: Sarambang.id. Tautan sumber: Sarambang — Alamsyah Minta PT Vale Pastikan Keamanan Reroute Pipa BBM dan Sarambang — PAN Titip Enam Catatan untuk Pemkab Luwu Timur.

Bacaan terkait: PAN Luwu Timur: Asni Kawal Tambang Rakyat dan Wisata, Tambang Luwu Timur: Komisi III DPRD Tinjau Site PT PUL, dan Tambang Luwu Timur: Warga Balantang Tuntut Prioritas Kerja.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga