Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

PAN Luwu Timur: Harisah Suharjo dan Amanah Wakil Rakyat

1 Oktober 2026 • Admin • 28 kali dibaca
Suasana masjid tua di Sulawesi Selatan sebagai ilustrasi agenda keagamaan PAN Luwu Timur
Gambar: Masjid Tua Palopo (ilustrasi), Midori, Wikimedia Commons, CC BY 3.0.
ASM Group
Iklan

Amanah sebagai Ukuran Kerja Wakil Rakyat

Jika diringkas, pesan yang dibawa Harisah pada dua agenda tersebut adalah soal ukuran. Bagi dia, keberhasilan seorang wakil rakyat tidak cukup dinilai dari kehadiran di forum, tetapi dari apakah warga merasakan dampak keputusan yang diambil.

Pandangan itu sejalan dengan kebutuhan daerah yang masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah, mulai dari infrastruktur jalan usaha tani, layanan air bersih di kawasan padat penduduk, hingga pemerataan fasilitas pendidikan. Di ruang anggaran, isu-isu seperti ini menuntut keputusan yang tidak bisa dilakukan sepihak; perlu pembahasan bersama antara legislatif, eksekutif, dan warga.

SuaraLutim mencatat sejumlah agenda serupa. Fraksi PAN DPRD Luwu Timur, misalnya, menyampaikan masukan terhadap Rancangan Perda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dengan penekanan pada program yang berdampak langsung, seperti yang diulas dalam artikel PAN Luwu Timur: Fraksi PAN Beri Masukan APBD-P 2026. Sebelumnya juga pernah diberitakan upaya Harisah Suharjo mengawal pendataan PAD mineral bukan logam dan batuan.

Mengapa Agenda Keagamaan Penting bagi Desa

Di banyak desa Luwu Timur, peringatan Maulid menjadi agenda tahunan yang menyatukan warga. Selain ceramah, kegiatan itu biasanya diisi dengan lomba, bazar, hingga santunan anak yatim. Dampak ekonominya kecil tetapi nyata: pedagang makanan, penyedia tenda, hingga kelompok jahit yang membuat spanduk merasakan berkahnya.

Tata Atur
Iklan

Ada pula nilai sosial yang lebih sulit diukur. Ketika Karang Taruna terlibat mengelola acara, mereka berlatih merencanakan anggaran, berkoordinasi dengan pihak lain, dan menyelesaikan masalah di lapangan. Keterampilan semacam itu sering menjadi bekal awal ketika pemuda desa nanti mengurus usaha atau organisasi lain.

Bagi pemerintah kabupaten, kehadiran wakil rakyat di forum desa juga membantu pekerjaan penjaringan aspirasi. Keluhan yang muncul di sela-sela acara keagamaan kerap lebih jujur ketimbang di forum formal, sehingga bisa menjadi catatan tambahan di luar agenda reses.

Agenda Fraksi PAN dan Aspirasi Luwu Raya

Di tingkat provinsi, PAN juga memiliki perwakilan yang dapilnya mencakup Luwu Timur. Hj. Asni, S.Pi. merupakan anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari PAN untuk dapil Luwu Raya yang meliputi Kabupaten Luwu, Kota Palopo, Kabupaten Luwu Utara, dan Kabupaten Luwu Timur. SuaraLutim pernah mengulas aspirasi warga yang dibawa legislator tersebut dalam artikel PAN Luwu Timur: Hj. Asni Kawal Aspirasi Warga Luwu Raya.

Bagi warga, keberadaan perwakilan di dua tingkat itu penting. Persoalan yang tidak selesai di kabupaten, misalnya soal jalan provinsi atau kewenangan pendidikan menengah, membutuhkan jalur di DPRD provinsi. Sebaliknya, kebutuhan yang bersifat lokal tetap harus diurus di DPRD kabupaten.

FAQ Seputar Fraksi PAN Luwu Timur

Siapa Hj. Harisah Suharjo dalam DPRD Kabupaten Luwu Timur? Ia menjabat Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu Timur dan merupakan anggota Fraksi PAN. Ia juga tercatat sebagai Wakil Ketua Badan Musyawarah dan Wakil Ketua Badan Anggaran, dengan daerah pemilihan Luwu Timur 1 yang mencakup Malili dan Wasuponda.

Apa yang dimaksud amanah dalam konteks pelayanan publik? Dalam keterangan Harisah, amanah diukur dari bagaimana masyarakat merasakan manfaat kebijakan dan pelayanan pemerintah. Jadi penilaiannya bukan pada besarnya program, melainkan pada dampak nyata yang sampai ke warga.

Apakah luaran reses dan kegiatan seperti ini bisa dipantau warga? Warga dapat mengikuti agenda DPRD melalui pemberitaan maupun kanal resmi pemerintah daerah. Untuk usulan yang bersifat teknis, warga disarankan mencatat lokasi, waktu, dan kronologi agar mudah ditindaklanjuti.

Dua agenda di Wasuponda dan Baruga memperlihatkan pola kerja yang sama: turun ke desa, mendengar, lalu membawa nilai-nilai yang diyakini ke ruang pengambilan keputusan. Bagi Fraksi PAN Luwu Timur, mendekatkan diri pada kegiatan warga desa sepertinya akan terus menjadi cara memperkuat basis kepercayaan di Bumi Batara Guru. Sumber: Celebes Aktual (26 Agustus 2026 dan 30 Agustus 2026); Sarambang.id (susunan fraksi DPRD Luwu Timur 2024–2029).

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga