Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

PAN Luwu Timur Perjuangkan Anggaran Sekolah dan Irigasi

22 September 2026 • Admin • 14 kali dibaca
Anggota DPRD Luwu Timur saat pelantikan periode 2024-2029, termasuk lima wakil PAN Luwu Timur
Gambar: Warta Lutim (Kominfo Luwu Timur)
ASM Group
Iklan

Malili – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Luwu Timur menempatkan kebutuhan dasar warga sebagai prioritas dalam pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026. Fasilitas sekolah, irigasi pertanian, jalan, hingga layanan air bersih menjadi sektor yang diminta diperkuat anggarannya. Langkah itu membuat PAN Luwu Timur terlihat sebagai fraksi yang mendorong pembangunan langsung menyentuh kebutuhan harian masyarakat.

Permintaan tersebut disampaikan pada rapat paripurna DPRD Luwu Timur, Jumat (4/9/2026), saat fraksi-fraksi menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD 2026. Juru bicara Fraksi PAN, Abdul Halim, membacakan sejumlah usulan yang disusun dari penyerapan aspirasi warga di daerah pemilihan.

Menurut Fraksi PAN, Luwu Timur masih menghadapi sejumlah kebutuhan dasar yang perlu mendapat perhatian dalam perubahan anggaran. Daftar itu tidak jauh dari kehidupan sehari-hari warga: ruang kelas yang perlu diperbaiki, saluran irigasi dan pompanisasi untuk petani, ruas jalan yang menghubungkan desa, serta akses air bersih.

PAN Luwu Timur dan Lima Kursinya di DPRD Lutim

PAN memiliki lima kursi di DPRD Kabupaten Luwu Timur periode 2024-2029. Komposisi itu tersebar di tiga daerah pemilihan, sehingga basis konstituennya cukup luas, dari kawasan pesisir Malili hingga dataran tinggi Nuha dan Towuti.

Tata Atur
Iklan

Kelima wakil PAN tersebut adalah Ir. Hj. Harisah Suharjo dari Dapil Malili-Wasuponda yang kini menjabat Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Abd. Halim, S.Kom dari Dapil Angkona-Kalaena, Juddin dari Dapil Wotu-Burau, serta Muh. Rivaldi, S.H dan Usman Sadik, S.Sos., M.Si yang keduanya mewakili Dapil Nuha-Towuti. Susunan ini merujuk pada daftar resmi anggota DPRD Luwu Timur yang dilantik pada 27 Agustus 2024 dan penetapan perolehan kursi oleh KPU Kabupaten Luwu Timur.

Muh. Rivaldi diketahui menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN DPRD Luwu Timur, sementara Usman Sadik merupakan Ketua DPD PAN Luwu Timur. Dengan sebaran wilayah seperti itu, usulan yang dibawa ke rapat paripurna mencerminkan karakter daerah pemilihan masing-masing, mulai dari persoalan pertanian di Kalaena dan Wotu, layanan publik di Malili, sampai infrastruktur di kawasan Danau Towuti dan Nuha.

Apa yang Diperjuangkan Fraksi PAN

Dalam pandangan umum 4 September 2026, Fraksi PAN mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang menyusun perubahan anggaran secara tepat waktu. Namun fraksi menegaskan momentum itu tidak boleh berhenti pada formalitas administrasi semata.

Fraksi PAN memberi perhatian khusus pada fasilitas sekolah yang dinilai membutuhkan perbaikan. Fraksi meminta pemerintah daerah memasukkan anggaran perbaikan sarana pendidikan tersebut ke dalam perubahan APBD 2026, agar kondisi belajar siswa tidak terus bergantung pada perbaikan darurat.

Pada sektor pertanian, Fraksi PAN mendorong penguatan irigasi dan pompanisasi. Dua hal itu dianggap menentukan karena produksi pangan sangat bergantung pada ketersediaan air, terutama pada musim kemarau. Kabupaten Luwu Timur memiliki banyak lahan pertanian yang pasokan airnya bergantung pada saluran irigasi yang dibangun puluhan tahun lalu.

Fraksi PAN juga menyoroti kebutuhan ruas jalan. Konektivitas jalan desa memengaruhi biaya angkut hasil pertanian dan akses warga ke layanan dasar. Selain itu, fraksi memasukkan layanan air bersih dalam daftar kebutuhan yang perlu diperkuat anggarannya.

Mengapa empat sektor itu penting

Empat sektor tersebut memiliki satu kesamaan: semuanya memengaruhi kualitas hidup sehari-hari warga. Sekolah yang layak menentukan mutu pendidikan, irigasi menentukan pendapatan petani, jalan menentukan biaya transportasi, dan air bersih menentukan kesehatan. Usulan anggaran yang menyasar keempatnya punya daya jangkau yang luas.

Sisi hasil yang ingin dicapai

Bagi Fraksi PAN, indikator keberhasilan anggaran bukan sekadar terserap, tetapi terasa manfaatnya. Perubahan anggaran harus menjadi instrumen pembangunan yang tepat sasaran, efektif, dan berpihak pada kemajuan Kabupaten Luwu Timur. Prinsip ini yang menjadi benang merah usulan fraksi pada pembahasan perubahan anggaran tahun ini.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga