Kerja Fraksi yang Melatarbelakangi
Dalam sejumlah agenda dewan, Fraksi PAN menempatkan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan sebagai prioritas. Pada pembahasan Perubahan APBD 2026, fraksi menyampaikan catatan soal kualitas belanja daerah, layanan kesehatan, serta pemerataan infrastruktur dasar.
Fraksi juga menyoroti penguatan Pendapatan Asli Daerah tanpa menambah beban warga kecil. Sikap itu disampaikan dalam pembahasan anggaran dan menjadi bagian dari posisi fraksi di DPRD.
Bagi warga, sambungan antara catatan anggaran dan kegiatan seperti pelantikan SALIMAH terletak pada pelaksanaan. Program yang dinilai penting di ruang rapat baru terasa manfaatnya ketika layanan di puskesmas membaik, bantuan pendidikan tersalur, dan pendampingan usaha benar-benar berjalan.
Iklan

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus
C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.
Catatan Verifikasi
Ada satu hal yang perlu ditegaskan agar tidak menimbulkan salah paham. Dalam susunan Fraksi PAN DPRD Luwu Timur, tidak semua anggota berasal dari PAN pada pemilu. Sebagian bergabung ke fraksi tersebut meski maju dari partai lain. Karena itu, sebutan yang tepat adalah anggota Fraksi PAN, bukan kader PAN.
Untuk Prima Eyza Purnama, penyebutan yang dipakai dalam artikel ini adalah anggota DPRD dari Fraksi PAN. Artikel ini juga tidak memuat kutipan di luar pernyataan yang tercatat di pemberitaan, dan tidak menambahkan klaim tentang program yang belum diumumkan.
Hal lain yang belum tersedia adalah rincian program kerja SALIMAH Luwu Timur setelah pelantikan. SuaraLutim belum memperoleh dokumen agenda organisasi tersebut, sehingga artikel ini tidak merinci kegiatan yang akan datang.
Peran Organisasi Keagamaan di Tingkat Kecamatan
Di banyak kecamatan Luwu Timur, organisasi keagamaan menjadi salah satu simpul sosial yang paling dekat dengan warga. Kegiatan majelis, pengajian, dan perkumpulan perempuan biasanya berjalan rutin, dengan jaringan yang menembus dusun dan desa.
Karena itu, program pemerintah yang ingin menyentuh rumah tangga sering lebih cepat berjalan bila bermitra dengan organisasi semacam ini. Penyuluhan kesehatan, sosialisasi gizi, hingga pendataan warga rentan bisa dititipkan melalui forum yang sudah rutin dihadiri warga, tanpa harus membentuk forum baru.
Namun kemitraan itu perlu dikelola hati-hati. Organisasi keagamaan bukan pelaksana program pemerintah, dan program pemerintah bukan milik satu organisasi. Batas itu penting agar kerja sama tetap menguntungkan warga, bukan hanya memperkuat salah satu pihak.
Apa yang Bisa Dilakukan Pengurus Baru
Bagi pengurus SALIMAH Luwu Timur yang baru dilantik, ada beberapa langkah awal yang biasanya menentukan keberlanjutan organisasi:
- Memetakan anggota dan potensi di tiap kecamatan agar kegiatan tidak menumpuk di satu wilayah.
- Menentukan satu atau dua program yang benar-benar bisa dijalankan dalam setahun, bukan daftar panjang tanpa pelaksanaan.
- Membangun komunikasi dengan puskesmas dan pemerintah desa untuk program kesehatan keluarga.
- Mendokumentasikan kegiatan agar mudah dievaluasi dan dilaporkan.
Langkah kecil seperti itu lebih menentukan daripada seremoni. Organisasi yang mampu menunjukkan satu program berjalan biasanya lebih mudah mendapat kepercayaan warga maupun mitra.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa kegiatan yang dihadiri Prima Eyza Purnama?
Pelantikan Pimpinan Daerah SALIMAH Kabupaten Luwu Timur di Aula Kantor Kecamatan Nuha pada Sabtu (29/8/2026), tempat ia menjadi narasumber seminar bertema perempuan sehat, keluarga kuat, dan generasi unggul.
Siapa ketua SALIMAH Luwu Timur yang dilantik?
Ustadzah Waode Zalmatin SE, M.Pd, yang dilantik bersama jajaran pengurus Pimpinan Daerah SALIMAH Kabupaten Luwu Timur.
Apa jabatan Prima Eyza Purnama di DPRD Luwu Timur?
Anggota DPRD dari Fraksi PAN untuk daerah pemilihan Luwu Timur 5 (Nuha-Towuti), anggota Komisi I, anggota Badan Musyawarah, dan anggota Badan Kehormatan.
Sumber: Kawal.info (30 Agustus 2026) dan susunan fraksi DPRD Luwu Timur 2024-2029. Artikel terkait di SuaraLutim: Prima Eyza Purnama dan kesiapan Nuha serta Hj. Asni dorong UMKM dan wirausaha wanita.


