Sabtu, 31 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Desa & Kecamatan

Berita Lutim: TMMD Kirim Dua Tower Tandon Air Bersih

25 Oktober 2026 • Admin • 26 kali dibaca
Prajurit Satgas TMMD ke-130 bersama warga di lokasi pembangunan di Luwu Timur
Gambar: Dok. ThreeNews/Narasi Ngopi Online (pengiriman tower tandon air bersih TMMD ke-130, 25 Oktober 2026).
ASM Group
Iklan

SUARALUTIM.COM, LUWU TIMUR — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dijalankan Satgas Kodim 1403/Palopo mulai mengirim dua tower tandon air bersih untuk warga di Kabupaten Luwu Timur. Pengiriman berlangsung pada Minggu (25/10/2026) menuju Desa Parumpanai dan Desa Cendana. Dua tower itu akan dipasang di atas sumur bor yang sudah dibangun di dua lokasi berbeda, sehingga warga tidak lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air.

Peristiwa ini mudah dilewatkan karena skalanya kecil: dua tandon, bukan proyek raksasa. Namun bagi rumah tangga yang selama ini mengandalkan tampungan air hujan atau menimba dari sumber yang jauh, tambahan dua titik air bersih berarti perubahan rutinitas harian. Inilah bagian TMMD yang jarang masuk sorotan, padahal dampaknya paling cepat terasa.

Berita Lutim: Dua Tower Tandon untuk Parumpanai dan Cendana

Berdasarkan laporan ThreeNews, tower yang dikirim terdiri atas dua kapasitas berbeda, yaitu satu unit berkapasitas 2.000 liter dan satu unit berkapasitas 1.200 liter. Keduanya tidak berdiri sendiri, melainkan melengkapi sumur bor yang telah lebih dulu dibuat di lokasi sasaran. Tower pertama direncanakan dipasang di Dusun 2 Parumpanai, tepat di atas sumur bor dengan kedalaman 60 meter. Tower kedua akan berdiri di atas sumur bor berjenis sama di Dusun Cendana, dengan kedalaman 45 meter.

Perbedaan kapasitas dan kedalaman sumur menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan per lokasi, bukan menyalin satu desain ke semua titik. Sumur yang lebih dalam membutuhkan tenaga pompa dan tampungan yang memadai agar air bisa terangkat dan tersimpan. Tandon di atasnya berfungsi sebagai penampung sekaligus pengatur tekanan, sehingga aliran air tidak sepenuhnya bergantung pada kerja pompa setiap saat.

Tata Atur
Iklan

Desa Cendana sendiri berada di Kecamatan Burau dan menjadi salah satu lokasi utama TMMD ke-130. Selain pekerjaan air bersih, satgas mengerjakan jembatan dan bronjong di desa itu. Informasi soal sasaran fisik tersebut pernah dirangkum SuaraLutim dalam artikel TMMD ke-130 bangun jalan desa baru.

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Sumur Bor 60 Meter dan 45 Meter: Apa Artinya bagi Warga

Kedalaman sumur bor menentukan seberapa dalam tim pengebor harus bekerja dan seberapa besar kebutuhan energi untuk mengangkat air. Sumur 60 meter di Dusun 2 Parumpanai dan 45 meter di Dusun Cendana sama-sama masuk kategori sumur dalam untuk skala desa. Pada kondisi seperti ini, pompa menjadi komponen kunci. Jika listrik atau bahan bakar bermasalah, aliran air ikut terganggu.

Karena itu, keberadaan tandon sebenarnya memainkan peran ganda. Selain menyimpan air, tandon memberi jeda: saat pompa berhenti, warga masih memiliki persediaan. Untuk keluarga yang biasa menampung air di ember dan jeriken, kehadiran tandon bersama kran bersama mengubah cara mereka mengatur waktu. Pengisian bisa dilakukan pada jam tertentu, lalu warga mengambil air kapan saja.

Yang belum diumumkan adalah detail pengelolaan. Apakah tandon akan terhubung ke rumah-rumah, atau difungsikan sebagai titik ambil bersama? Siapa yang merawat pompa dan jaringan setelah program berakhir? Pertanyaan semacam ini biasanya baru terjawab setelah pemasangan selesai dan diserahkan kepada pemerintah desa atau kelompok warga. SuaraLutim belum menemukan keterangan resmi soal itu dan tidak akan menebak.

Jalan Sulit, Tandon Tetap Dikirim

Laporan yang sama menyebut kondisi jalan menuju lokasi cukup sulit. Ini bukan rincian teknis kecil. Pengiriman tower tandon membutuhkan kendaraan yang mampu melewati tanjakan dan permukaan jalan yang tidak selalu mulus. Keterbatasan akses seperti itu juga menjelaskan mengapa pekerjaan infrastruktur di wilayah pedalaman Luwu Timur sering memakan waktu lebih panjang daripada perkiraan awal.

Di sisi lain, kesulitan akses justru menjadi alasan program semacam ini dibutuhkan. Warga yang tinggal jauh dari sumber air biasanya menanggung dua beban sekaligus: jarak dan waktu. Ketika musim kemarau tiba, beban itu bertambah karena debit sumber air menurun. Dalam situasi itu, tampungan air bukan kemewahan, melainkan kebutuhan dasar.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga