Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Ekonomi & UMKM

Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM: Cara Usaha Kecil Luwu Timur Naik Kelas Tanpa Modal Besar

8 Oktober 2026 • Admin • 22 kali dibaca
ASM Group
Iklan

Pelajaran dari Pelaku Usaha yang Sudah Mencoba

Cerita paling meyakinkan biasanya datang dari pelaku usaha sendiri. Dalam siaran yang sama, pemilik Kebab Nusantara, Asmiati Abubakar, menuturkan pengalamannya: setelah berjalan sekitar enam bulan, ia mulai beriklan di Instagram dan menggandeng selebgram. Dampaknya terasa pada pesanan, sampai ia memberanikan diri merekrut karyawan.

Kisah itu menunjukkan pola yang berulang: keputusan digital yang sederhana – memilih satu kanal, tekun mengisinya, lalu menambah anggaran iklan ketika permintaan mulai tumbuh – bisa mendorong perubahan pada skala usaha. Yang dibutuhkan bukan modal besar, melainkan kemauan belajar dan waktu untuk mencoba.

Bukan Sekadar Jualan: Bukti Kompetensi

Bagi sebagian pelaku usaha dan pencari kerja, pelatihan digital marketing juga menjadi jalan menuju pengakuan kompetensi. Di Indonesia, sertifikasi profesi diterbitkan oleh lembaga sertifikasi profesi yang mendapat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dengan skema yang mengacu pada standar kompetensi kerja nasional. Penilaiannya dilakukan lewat uji kompetensi, bukan sekadar kehadiran di kelas.

Jalur itu bernilai bagi perusahaan dan instansi yang mencari tenaga pemasaran digital, karena sertifikat menjadi bukti bahwa pemegangnya sudah dinilai memenuhi standar. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan juga mendorong pelatihan vokasi berbasis kompetensi sebagai bekal kerja. LPK Lunarica menempatkan diri pada jalur tersebut: pelatihan sekaligus sertifikasi, dengan panduan program yang bisa dilihat di situs resmi LPK Lunarica.

Tata Atur
Iklan

Cara Memilih Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM

Agar waktu dan biaya tidak terbuang, ada beberapa hal yang layak diperiksa sebelum mendaftar:

  • Materi praktik dengan produk sendiri. Peserta sebaiknya membawa barang atau jasa yang benar-benar dijual, bukan contoh karangan.
  • Ada pendampingan dan evaluasi. Pelatihan yang baik menilai hasil kerja peserta, bukan hanya menyampaikan materi.
  • Pengajar yang jelas. Tanyakan latar belakang pengajar atau fasilitatornya, termasuk apakah ia praktisi yang masih aktif menjalankan usaha.
  • Jalur sertifikasi. Jika tujuannya untuk melamar kerja atau menambah kredibilitas, pastikan ada opsi uji kompetensi.
  • Sesuai skala usaha. Materi untuk usaha rumahan berbeda dengan kebutuhan koperasi atau perusahaan yang punya tim pemasaran.
  • Biaya dan jadwal yang terang. Rincian biaya, kuota, dan jadwal sebaiknya ditanyakan langsung ke penyelenggara resmi, bukan dari kabar yang beredar di grup pesan.

Pelatihan untuk Kelompok: Koperasi, BUMDes, dan UMKM Binaan

Selain pelatihan perorangan, kebutuhan UMKM di Luwu Timur sering bersifat kelompok. Koperasi desa, badan usaha milik desa, kelompok tani, dan UMKM binaan biasanya butuh pelatihan yang digelar di tempat mereka sendiri, dengan materi yang menyesuaikan produk unggulan setempat. Pola in-house training seperti itu memungkinkan perusahaan atau lembaga mengangkat kemampuan tim sendiri alih-alih mendatangkan tenaga baru.

Keterampilan pelayanan tetap menjadi pasangan wajibnya. Kemampuan menjawab pertanyaan pembeli dengan cepat, ramah, dan tuntas menentukan apakah pembeli kembali lagi atau berhenti di transaksi pertama. Karena itu, materi pelatihan pelayanan prima kerap digabungkan dengan pelatihan pemasaran digital. Sejumlah kegiatan serupa di Luwu Timur pernah dibahas di SuaraLutim, termasuk cerita tentang pelatihan pelayanan prima bagi UMKM Luwu Timur dan geliat koperasi desa di Luwu Timur sebagai penghubung produk warga ke pasar.

Untuk kebutuhan semacam itu, lembaga pelatihan biasanya membuka jalur kerja sama: materi disusun bersama pengelola usaha, peserta dikumpulkan dari satu kelompok, dan hasil penilaiannya bisa diarahkan ke pengakuan kompetensi. Informasi kerja sama pelatihan dan sertifikasi untuk perusahaan maupun komunitas bisa ditanyakan lewat kanal resmi LPK Lunarica atau akun Instagram mereka.

Mulai dari Satu Langkah

Bagi pelaku usaha di Luwu Timur, digital marketing tidak perlu dimulai dari semuanya sekaligus. Pilih satu kanal, tuliskan penawaran dengan jujur tentang apa yang dijual, lalu catat setiap transaksi dengan rapi. Ketika pola permintaan mulai terlihat, barulah tambahkan kanal kedua atau iklan berbayar.

Jika kesulitan muncul di tengah jalan, pelatihan menawarkan dua hal yang tidak mudah didapat sendiri: kerangka kerja yang urut dan orang yang bisa ditanya ketika peserta macet. Bagi yang sedang menimbang, biaya, kuota, dan jadwal pelatihan sebaiknya dipastikan langsung melalui kanal resmi LPK Lunarica di lpklunarica.com atau Instagram @lpklunarica.id. Artikel ini tidak menyebarkan angka biaya yang belum dikonfirmasi penyelenggara.

Gambar: Dok. LPK Lunarica (Instagram @lpklunarica.id).

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga