Sabtu, 31 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Kesehatan

Berita Luwu Timur: Cuci Tangan Pakai Sabun di Malili

23 Oktober 2026 • Admin • 35 kali dibaca
Murid SDN 225 Karebbe mengikuti peragaan cuci tangan pakai sabun, berita luwu timur
Gambar: Dok. Dinas Kominfo SP Luwu Timur via Luwuraya.com, peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia di SDN 225 Karebbe, Malili, 22 Oktober 2026.
ASM Group
Iklan

Healthier Smiles dan 12 Sekolah Dampingan

Program ini diinisiasi Save the Children Indonesia bersama Yayasan Celosia Marennu Indonesia dan didukung Mars Snacking Foundation. Program Manager Healthier Smiles Program Save the Children Indonesia wilayah Luwu Timur–Luwu Utara, Robert Nufninu, berharap praktik cuci tangan pakai sabun tidak berhenti sebatas seremonial, melainkan menjadi kebiasaan rutin sehari-hari para siswa.

Harapan itu masuk akal karena program ini punya basis pemantauan. Tiga hari sebelum peringatan di SDN 225 Karebbe, Pemkab Luwu Timur bersama Save the Children menggelar rapat persiapan monitoring bersama Working Group Healthier Smiles Program di Aula Wisma Trans Malili, Senin (19/10/2026). Rapat itu menyiapkan proses monitoring di 12 sekolah dampingan.

Dalam rapat tersebut, evaluasi difokuskan pada penerapan kantin sehat serta implementasi kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut siswa. Metodenya focus group discussion dan observasi langsung, bukan sekadar laporan tertulis dari sekolah.

Kantin sehat dan pengawasan harian

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Luwu Timur, Amran Akmal, meminta seluruh pihak memaksimalkan tugas dan fungsi agar program edukasi hidup sehat sejak dini berjalan efektif. Perwakilan Kementerian Agama, St. Rabiah, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi siswa dan guru.

Tata Atur
Iklan

Sementara District Coordinator Save the Children, Rina Zulwiyati, memaparkan pembagian tugas tim monitoring untuk mengevaluasi perkembangan di lapangan. Pembagian tugas itu penting agar 12 sekolah tidak dinilai dengan cara yang seragam padahal kondisinya berbeda.

Kantin sehat menjadi titik rawan. Anak bisa hafal mencuci tangan, tetapi kebiasaan itu melemah jika jajanan yang dijual di sekolah justru mendorong konsumsi gula berlebih. Karena itu, pengawasan kantin ditempatkan sejajar dengan edukasi kebersihan tangan dan gigi.

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Dokter Cilik, Drama, dan Penandatanganan Komitmen

Metode yang dipakai di SDN 225 Karebbe memperlihatkan pola yang layak ditiru sekolah lain. Alih-alih menghadirkan narasumber orang dewasa sepanjang acara, sekolah menempatkan murid sebagai pelaku utama.

  • Dokter cilik memperagakan urutan mencuci tangan di depan peserta, sehingga pesan datang dari teman sebaya.
  • Drama bertema kesehatan gigi dan mulut membantu murid memahami akibat malas menyikat gigi tanpa harus mendengar istilah medis.
  • Penandatanganan komitmen bersama membuat kesepakatan tercatat, bukan hanya diucapkan.
  • Kehadiran orang tua memberi jalur lanjutan agar kebiasaan di sekolah tidak berhenti di gerbang.

Pola semacam ini sejalan dengan apa yang sudah berjalan di sekolah lain di Luwu Timur. Pada Oktober 2026, program sekolah sehat juga dipantau di enam sekolah bersama Save the Children, dengan penekanan pada lingkungan belajar yang bersih dan aman.

Bagi sekolah yang ingin meniru, urutannya sederhana: pastikan sarana cuci tangan dengan sabun benar-benar berfungsi, tetapkan waktu tetap untuk mencuci tangan, libatkan murid sebagai pengingat sebaya, lalu minta orang tua mengulang kebiasaan yang sama di rumah.

Apa yang Perlu Dijaga Setelah Acara Selesai

Persoalan klasik program kesehatan sekolah adalah jarak antara panggung dan rutinitas. Sabun habis, air tidak mengalir, dan pengingat menghilang setelah foto bersama. Karena itu, hasil yang paling layak dipantau bukan jumlah peserta acara, melainkan ketersediaan sabun dan air bersih di sekolah setiap hari.

Kedua, kebiasaan guru ikut menentukan. Anak meniru apa yang dilihat. Jika guru mencuci tangan sebelum masuk kelas, kebiasaan itu mendapat pembenaran sosial di lingkungan sekolah.

Ketiga, keterlibatan puskesmas setempat perlu dijaga. Puskesmas punya data status kesehatan gigi anak di wilayah kerjanya, sehingga sasaran edukasi bisa diarahkan ke sekolah dengan kebutuhan paling tinggi, bukan dipilih berdasarkan kedekatan lokasi.

Bagi Pemkab Luwu Timur, kegiatan di SDN 225 Karebbe menjadi pengingat bahwa investasi kesehatan anak tidak selalu berbentuk gedung. Kadang bentuknya sesederhana sabun yang tersedia, air yang mengalir, dan guru yang memberi contoh setiap pagi.

FAQ: Cuci Tangan Pakai Sabun di Sekolah

Kapan Hari Cuci Tangan Sedunia diperingati?

Hari Cuci Tangan Sedunia diperingati setiap 15 Oktober. Di Luwu Timur, peringatannya dirangkaikan dengan Program Kesehatan Gigi dan Mulut di SDN 225 Karebbe, Kecamatan Malili, pada Kamis (22/10/2026).

Siapa yang terlibat dalam kegiatan ini?

Pemkab Luwu Timur melalui Setda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Kominfo-SP, bersama Save the Children Indonesia, Yayasan Celosia Marennu Indonesia, dan Mars Snacking Foundation. Forkopimda, TP PKK, pemerintah desa, dan PDGI juga hadir.

Berapa sekolah yang dipantau dalam program ini?

Monitoring program menyasar 12 sekolah dampingan di Luwu Timur, dengan fokus pada penerapan kantin sehat serta kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut siswa.

Sumber: Luwuraya.com, laporan peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia dan Healthier Smiles Program di SDN 225 Karebbe, 22 Oktober 2026; Ujungjari.com, rapat persiapan monitoring Healthier Smiles Program, 19 Oktober 2026.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga