Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pariwisata

Wisata Luwu Timur: Jelajah Danau Matano Tutup Expo

9 Oktober 2026 • Admin • 20 kali dibaca
Gambar: Dok. Luwuraya.com
ASM Group
Iklan

SUARALUTIM.COM, SOROWAKO β€” Rangkaian Pekan Expo Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (K-UMKM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 ditutup dengan cara yang tidak biasa. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mengajak para kontingen menembus perairan Danau Matano di Kecamatan Nuha, Kamis (8/10/2026), untuk memperkenalkan alam dan budaya daerah secara langsung, bukan lewat stan pameran.

Sebanyak 23 kontingen kabupaten dan kota bersama satu kontingen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti agenda Jelajah Danau Matano. Dari atas perahu, peserta menyaksikan bentang danau berair jernih kebiruan yang dikelilingi perbukitan hijau, sekaligus mendengar cerita warga yang hidup di tepiannya.

Bagi Luwu Timur, perjalanan itu bukan sekadar agenda rekreasi bagi tamu daerah. Danau Matano dipakai sebagai medium untuk memperkenalkan potensi alam, budaya, dan kehidupan masyarakat yang menjadi bagian dari identitas Bumi Batara Guru.

Wisata Luwu Timur: Danau Matano sebagai Ruang Perkenalan Daerah

Danau Matano berada di Kecamatan Nuha, sekitar dua jam perjalanan darat dari Kota Malili, ibu kota Kabupaten Luwu Timur. Danau ini dikenal sebagai salah satu danau terdalam di Asia Tenggara dan menjadi bagian dari kawasan yang tengah diusulkan dalam pengembangan Geopark Matano.

Tata Atur
Iklan

Pemkab Luwu Timur menyiapkan perjalanan tersebut tanpa membebankan biaya kepada peserta. Transportasi, konsumsi, layanan pendampingan, hingga kebutuhan selama perjalanan disiapkan sebagai bagian dari pelayanan kepada para tamu Expo.

Aspek keselamatan juga menjadi perhatian. Tim penyelamat, tenaga medis, dan pemandu wisata ikut mendampingi rombongan selama menjelajahi kawasan danau. Koordinator kegiatan yang juga Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Pemkab Luwu Timur, Indra Fawzy, mengingatkan seluruh peserta untuk menikmati perjalanan tanpa mengabaikan prosedur keselamatan.

β€œIni bagian dari pelayanan Pemda untuk tamu-tamu kita. Mudah-mudahan kita semua bisa menikmati suasana Danau Matano dengan bahagia. Yang paling penting, tetap hati-hati dan menggunakan life jacket karena itu SOP utama yang harus dipatuhi,” pesannya, seperti dikutip Expose Timur dari rilis Kominfo-SP Luwu Timur.

Rombongan kemudian menyusuri sejumlah titik yang menjadi daya tarik Danau Matano. Beberapa titik persinggahan dimanfaatkan peserta untuk menikmati panorama, berfoto, dan mengabadikan pengalaman mereka selama berada di kawasan danau.

Titik Persinggahan dalam Jelajah Danau Matano

  • Gua Air, salah satu lokasi yang memperlihatkan karakter batuan dan perairan kawasan Matano.
  • Kampung Tua Taipa, permukiman lama yang menyimpan jejak kehidupan warga di tepian danau.
  • Pulau Empat, titik yang memberi panorama terbuka ke arah perairan dan perbukitan sekitar.

Di tengah perjalanan, peserta juga diajak menjaga kebersihan dan kelestarian danau dengan tidak membuang sampah ke perairan. Pesan itu menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut.

Yang Dibawa Peserta dari Perjalanan Ini

Bagi kontingen dari daerah lain, Jelajah Danau Matano meninggalkan kesan tersendiri. Sejumlah peserta menilai kawasan ini memiliki daya tarik yang layak dipromosikan lebih luas, terutama karena perpaduan air jernih, perbukitan, dan kehidupan masyarakat sekitar.

Penilaian serupa muncul dalam pemberitaan Luwuraya.com yang mengangkat cara pandang peserta Expo terhadap keindahan Danau Matano. Bagi Luwu Timur, kesan itu menjadi modal promosi yang tidak bisa dibeli dari iklan: tamu daerah bercerita sendiri tentang apa yang mereka lihat.

Promosi lewat pengalaman langsung memang punya nilai berbeda. Dalam ruang pameran, produk UMKM menjangkau pembeli dan mitra usaha. Di luar ruang pameran, kekayaan alam dan budaya memperkuat citra daerah sebagai destinasi yang layak dikunjungi kembali.

Karena itu, perjalanan ini juga menjadi uji lapangan bagi kesiapan daerah menerima kunjungan. Mulai dari kesiapan transportasi, pemandu, protokol keselamatan di perairan, hingga kemampuan menjaga kebersihan kawasan wisata.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga