Jumat, 9 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pariwisata

Wisata Luwu Timur: Rumah Oleh-Oleh Telaloa di Nuha

5 Oktober 2026 • Admin • 23 kali dibaca
Rumah Oleh-Oleh Telaloa di Desa Magani Nuha sebagai kanal pemasaran produk UMKM wisata Luwu Timur
Gambar: Dok. PT Vale Indonesia via Timur Online
ASM Group
Iklan

SUARALUTIM.COM, MALILI — Kabupaten Luwu Timur kembali memiliki ruang pemasaran baru bagi produk usaha mikro, kecil, dan menengah. Rumah Oleh-Oleh Telaloa yang berlokasi di Desa Magani, Kecamatan Nuha, resmi beroperasi sebagai kanal pemasaran produk UMKM binaan PT Vale Indonesia Tbk.

Kehadiran pusat oleh-oleh ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan produk UMKM dengan pasar. Saat ini tercatat 127 UMKM menjadi binaan Vale Indonesia, sementara 49 UMKM potensial sedang dibidik untuk masuk program pembinaan yang sama.

Para pelaku usaha tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili. Keempat wilayah itu memang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga di sekitar kawasan tambang nikel Sorowako dan kawasan danau purba Malili.

Wisata Luwu Timur dan Ekonomi Oleh-Oleh

Dalam beberapa tahun terakhir, arus kunjungan ke Luwu Timur tidak hanya didorong oleh wisata alam. Perjalanan dinas, kunjungan kerja, hingga agenda daerah seperti pekan expo turut membawa banyak orang masuk ke wilayah ini.

Tata Atur
Iklan

Setiap kunjungan biasanya meninggalkan kebutuhan yang sama: buah tangan. Di sinilah peran oleh-oleh menjadi penting. Toko oleh-oleh yang dikelola rapi dapat menjadi etalase daerah sekaligus pintu pemasaran bagi produk rumahan yang selama ini dijual terbatas.

Bagi wisatawan, oleh-oleh juga menjadi cara mengenal rasa dan kerajinan lokal. Produk olahan pangan dan kerajinan tangan warga Luwu Timur kerap menjadi pilihan pembeli karena bahannya berasal dari sekitar, mulai dari hasil kebun, hasil danau, hingga bahan kerajinan lokal.

Sejumlah produk khas dari daerah ini bahkan sudah dibawa ke panggung pameran tingkat nasional. Dalam daftar komoditas Kabupaten Luwu Timur pada Apkasi Otonomi Expo 2026, tercatat produk seperti rumput laut dan olahan merica, di samping komoditas pangan dan tambang.

Telaloa, Etalase Produk UMKM Empat Kecamatan

Rumah Oleh-Oleh Telaloa dirancang sebagai ruang pertemuan antara produk UMKM dan pembeli. Dengan lokasi di Desa Magani, pusat oleh-oleh ini berada di jalur yang cukup mudah dijangkau warga Kecamatan Nuha dan sekitarnya.

Pengelolaan kanal pemasaran seperti ini penting karena banyak UMKM memiliki keterbatasan untuk memasarkan produknya sendiri. Masalahnya bukan hanya kemampuan produksi, tetapi juga akses ke pasar dan konsumen yang berkelanjutan.

Head of External Relations Sorowako dan Outer Area Vale Indonesia, Yusri Yunus, menyebut pengembangan UMKM tidak cukup hanya dengan meningkatkan kemampuan menghasilkan produk. Pelaku usaha, menurutnya, membutuhkan ekosistem pendukung.

“Pelaku usaha juga membutuhkan ekosistem yang mendukung, mulai dari kapasitas pengelolaan usaha, pemenuhan legalitas, hingga akses terhadap pasar. Tanpa dukungan tersebut, produk lokal berpotensi memiliki keterbatasan dalam menjangkau konsumen dan berkembang secara berkelanjutan,” ujar Yusri.

Akses Pasar Jadi Kunci

Vale Indonesia menyatakan mendorong pembinaan UMKM yang berjalan beriringan dengan pembukaan akses pasar. Pendekatan itu diarahkan agar pelaku usaha tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memenuhi kebutuhan pasar.

“Banyak kendala yang masih dihadapi teman-teman UMKM. Karena itu, kami berharap pendampingan dan pembukaan akses pasar melalui Pusat Oleh-oleh Telaloa ini dapat membantu mereka mengembangkan usahanya,” jelas Yusri.

Selain menghasilkan penjualan langsung, keberadaan toko oleh-oleh juga memberi umpan balik bagi produsen. Mereka bisa mengetahui produk mana yang paling dicari, kemasan seperti apa yang disukai pembeli, dan harga yang dianggap wajar.

Pembinaan yang menyertakan legalitas usaha, kesinambungan produksi, hingga pengemasan dinilai menjadi fondasi penting. Tanpa legalitas, produk sulit masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk kebutuhan pengadaan barang dan jasa.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga