Minggu, 20 September 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pendidikan

Berita Lutim: Penilaian Lomba Perpustakaan Desa Rampung

19 September 2026 • Admin
Tim juri menilai perpustakaan desa dalam Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Kabupaten Luwu Timur 2026 di Towuti
Gambar: Dok. Kominfo-SP Pemkab Luwu Timur via Warta Lutim

Rangkaian penilaian Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Terbaik Kabupaten Luwu Timur Tahun 2026 resmi berakhir. Penilaian terakhir dilaksanakan di Kecamatan Towuti, Kamis (17/9/2026), menutup proses visitasi yang menyisir perpustakaan desa dari 11 kecamatan di daerah ini.

Lomba yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Luwu Timur tersebut kini memasuki tahap penentuan pemenang. Hasil penilaian dari seluruh peserta akan dibahas dalam rapat pleno tim juri sebelum ditetapkan melalui keputusan dan dituangkan dalam berita acara.

Berita Lutim: Dua Perpustakaan Towuti Jadi Penilaian Terakhir

Pada kunjungan terakhir di Towuti, tim juri menilai dua perpustakaan desa, yaitu Perpustakaan Jendela Dunia di Desa Tokalimbo dan Perpustakaan Pustaka Loeha di Desa Loeha. Kunjungan itu sekaligus menutup perjalanan penilaian yang sebelumnya menjangkau perpustakaan desa dan kelurahan yang diusulkan dari 11 kecamatan.

Pemilihan Towuti sebagai lokasi penilaian terakhir bukan tanpa alasan teknis. Sebagai wilayah paling jauh dari pusat pemerintahan kabupaten, Towuti menuntut penjadwalan tersendiri agar tim penilai dapat melihat langsung kondisi perpustakaan di desa. Kunjungan lapangan seperti ini menjadi cara untuk memastikan penilaian tidak hanya bersandar pada berkas usulan.

11 Kecamatan Ikut Serta

Peserta lomba berasal dari perpustakaan desa dan kelurahan yang diusulkan mewakili kecamatan masing-masing. Dengan 11 kecamatan di Luwu Timur, proses visitasi menuntut waktu dan perencanaan rute yang cukup panjang.

Setiap perpustakaan dinilai pada aspek yang berbeda, mulai dari kondisi ruang dan koleksi, penyelenggaraan layanan, hingga keterlibatan masyarakat sekitar. Tim juri juga mendorong pengelola agar menghadirkan kreativitas dan inovasi, serta memperluas pemanfaatan perpustakaan di luar urusan membaca dan meminjam buku.

Bukan Hanya Soal Gedung dan Rak Buku

Dalam proses penilaian, tim juri tidak berhenti pada sarana dan prasarana. Mereka mendorong pengelola perpustakaan desa mengembangkan kegiatan yang menarik bagi warga, termasuk anak-anak, agar perpustakaan berfungsi sebagai ruang belajar dan berkumpul.

Harapannya, perpustakaan desa tidak sekadar menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga ruang berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Pendekatan itu menempatkan perpustakaan sebagai bagian dari kehidupan sosial desa, bukan bangunan yang hanya ramai saat ada kunjungan resmi.

Kriteria dan Tahapan Penentuan Pemenang

Setelah seluruh visitasi rampung, tahapan berikutnya adalah rapat pleno tim juri. Hasil penilaian dari setiap peserta dibahas untuk menentukan pemenang, lalu ditetapkan melalui keputusan yang dituangkan dalam berita acara sebelum diumumkan kepada seluruh peserta.

Tahapan ini penting karena menjaga konsistensi penilaian antarwilayah. Perpustakaan yang dikunjungi pada awal jadwal dan yang dinilai di akhir rangkaian dibahas pada forum yang sama, sehingga perbandingan antarindikator bisa dilakukan secara terbuka.

Harapan DPK Luwu Timur

Kepala Bidang Perpustakaan DPK Kabupaten Luwu Timur, Suliati, menegaskan bahwa lomba ini tidak hanya menjadi ajang mencari perpustakaan terbaik. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong setiap desa semakin serius mengembangkan perpustakaannya.

Ia berharap perpustakaan desa mampu hadir lebih dekat dengan masyarakat, menyediakan koleksi dan layanan yang sesuai kebutuhan, serta menciptakan berbagai kegiatan yang menarik dan bermanfaat bagi anak-anak dan seluruh lapisan masyarakat. Lomba ini, kata Suliati, juga menjadi bentuk apresiasi kepada perpustakaan desa yang aktif menyelenggarakan layanan dan kegiatan literasi.

Bagi perpustakaan yang menjadi pemenang, ia berpesan agar capaian itu tidak menjadi akhir, melainkan motivasi untuk terus berinovasi dan menjadi contoh bagi perpustakaan desa lainnya. Sementara bagi yang belum menjadi pemenang, ia meminta semangat tetap dijaga karena hasil penilaian dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat apa saja yang masih perlu ditingkatkan.

Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga