Sabtu, 31 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Pendidikan

Luwu Timur: Tabligh Akbar Parenting, Dewi Yull Berbagi

31 Oktober 2026 • Admin • 16 kali dibaca
Bupati Luwu Timur dan Dewi Yull pada Tabligh Akbar Parenting di Malili
Dok. Dinas Kominfo SP Luwu Timur via Luwuraya.com (Tabligh Akbar Parenting, 27 Oktober 2026)
ASM Group
Iklan

SUARALUTIM.COM, MALILI — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama Tim Penggerak PKK menggelar Tabligh Akbar dan parenting bertema “Mendidik dengan Cinta, Menguatkan dengan Doa” di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Selasa (27/10/2026). Acara itu menghadirkan Raden Adjeng Dewi Pudjijati, yang dikenal sebagai Dewi Yull, sebagai narasumber utama.

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam hadir bersama Ketua TP PKK Luwu Timur Ani Nurbani Irwan. Kegiatan diselenggarakan Pokja I TP PKK, dan dihadiri Sekretaris Daerah Ramadhan Pirade, Ketua DWP Lutim, Ketua FKUB Luwu Timur, perwakilan Kementerian Agama, serta sejumlah pejabat dan masyarakat setempat.

Di daerah yang sibuk membicarakan anggaran, tambang, dan infrastruktur, agenda semacam ini sering dianggap pelengkap. Padahal, persoalan yang dibahas di ruang itu—cara mendidik anak, komunikasi dalam keluarga, dan ketahanan rumah tangga—berkaitan langsung dengan banyak hal yang lebih besar: angka putus sekolah, kekerasan dalam rumah tangga, dan kesiapan generasi muda masuk dunia kerja.

Luwu Timur dan Agenda Parenting yang Tak Seremoni

Pilihan tema “Mendidik dengan Cinta, Menguatkan dengan Doa” menunjukkan pendekatan yang ditempuh pemerintah daerah: menggabungkan metode pengasuhan dengan nilai keagamaan. Pendekatan ini sesuai dengan keseharian banyak keluarga di Luwu Timur, terutama di wilayah pedesaan yang menjadikan masjid dan majelis sebagai pusat kegiatan warga.

Tata Atur
Iklan

Yang menarik, penyelenggaranya adalah TP PKK melalui Pokja I, bukan dinas pendidikan. Artinya, agenda ini tidak dirancang sebagai pelatihan guru, melainkan sebagai penguatan keluarga. Dalam banyak program daerah, PKK berperan sebagai jaringan yang menyentuh hingga tingkat desa dan kelurahan.

Jaringan itulah yang membuat tema parenting bisa sampai ke ibu-ibu di tingkat dusun. Bila hanya mengandalkan dinas, jangkauan kegiatan biasanya berhenti di kecamatan.

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Siapa Dewi Yull dan Mengapa Kehadirannya Ditekankan

Dewi Yull adalah penyanyi yang dikenal sejak era 1980-an melalui lagu-lagu seperti “Kau Bukan Dirimu” dan “Jangan Ada Dusta di Antara Kita”. Dalam sejumlah kesempatan, ia membagikan pengalaman hidupnya, termasuk pengalaman sebagai orang tua.

Pada acara di Malili, Dewi Yull tidak hanya menyampaikan materi parenting. Ia juga menyanyikan lagu-lagu populernya, yang membuat suasana forum lebih hidup di antara para peserta. Pendekatan semacam ini lazim dalam tabligh akbar: pesan disampaikan lewat cerita dan lagu, bukan hanya lewat ceramah.

Bupati Irwan menilai kehadiran Dewi Yull memberi semangat dan inspirasi bagi orang tua.

“Ibu Dewi Yull ini semangatnya masih terasa sampai sekarang. Insya Allah, beliau akan menyampaikan banyak nasihat untuk kita semua, khususnya untuk bapak dan ibu yang hadir sore ini,” kata Bupati, dikutip Luwuraya.com.

Ia juga menyebut pengalaman dan nasihat narasumber sangat berharga, terutama bagi orang tua yang memiliki anak usia sekolah.

“Beliau menjadi motivator bagi kami. Pengalaman serta nasihatnya sangat berharga, apalagi kami juga memiliki empat orang anak,” ujarnya.

Apa yang Biasanya Dibahas dalam Forum Parenting

Forum parenting di daerah biasanya menyentuh empat persoalan yang berulang. Pertama, komunikasi antara orang tua dan anak yang mulai beranjak remaja. Kedua, batas penggunaan gawai. Ketiga, cara mendisiplinkan anak tanpa kekerasan. Keempat, pembagian peran antara ayah dan ibu dalam pengasuhan.

Keempat persoalan itu bukan isu kota semata. Di Luwu Timur, jarak antarwilayah yang jauh membuat banyak ayah bekerja di luar desa, sementara ibu mengurus rumah dan anak. Pola ini memunculkan tantangan tersendiri: pengasuhan sering berjalan satu tangan, sementara anak terpapar informasi dari layar yang tidak selalu sesuai usia.

Karena itu, forum seperti tabligh akbar berguna bukan karena langsung mengubah perilaku, tetapi karena memberi bahasa bersama. Orang tua yang mendengar istilah “pengasuhan tanpa kekerasan” di forum publik lebih mudah mengingatnya ketika menghadapi situasi sulit di rumah.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga