Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Teknologi

ChatGPT Bisa Coba Baju Virtual, Inovasi Digital di Belanja

2 Oktober 2026 • zul • 23 kali dibaca
Ponsel pintar menampilkan aplikasi ChatGPT di layarnya
Gambar: Jernej Furman, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons. Ilustrasi aplikasi ChatGPT, asisten AI yang kini punya fitur coba pakai pakaian virtual.
ASM Group
Iklan

Persaingan Inovasi Digital di Ranah Belanja

Langkah ini bukan yang pertama. Google sudah merilis fitur coba pakai baju virtual di layanan pencariannya pada 2025, sehingga OpenAI masuk ke wilayah yang sudah ada pemainnya.

OpenAI sendiri pernah harus mengubah arah. Fitur instant checkout yang diperkenalkan lebih dulu dilaporkan tidak berjalan sesuai harapan, sehingga perusahaan menyesuaikan strategi belanjanya. Kini sejumlah kanal pendapatan disiapkan, termasuk potongan dari transaksi tertentu dan iklan di dalam percakapan.

Tekanan serupa datang dari sisi pengalaman pengguna. Sebuah startup AI pernah menuai kritik karena rekomendasi produknya dianggap terlalu jauh mendorong pembelian, mirip iklan. Pelajaran dari sana jelas: fitur belanja berbasis AI harus terasa membantu, bukan memaksa.

Iklan

Tata Atur
Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Catatan Privasi Sebelum Mengunggah Foto

Ada satu hal yang perlu diperhatikan sebelum memakai fitur ini. Media teknologi mengingatkan bahwa gambar yang diunggah dari akun pribadi bisa dipakai untuk pelatihan model, kecuali pengguna secara sadar menolaknya lewat pengaturan.

Karena itu, ada baiknya memeriksa pengaturan privasi lebih dulu. Foto wajah dan seluruh badan termasuk data pribadi yang sensitif, sehingga keputusan mengunggahnya sebaiknya diambil sadar, bukan sekadar karena fiturnya menarik.

Perlu diingat pula bahwa hasil coba pakai baju adalah gambar sintetis, bukan potret asli dalam pakaian tersebut. Hasilnya bisa membantu membayangkan tampilan, tetapi tidak menjamin potongan dan ukuran pakaian sesungguhnya pas di badan.

Arti bagi UMKM dan Kreator Fesyen di Indonesia

Untuk penjual fesyen di Indonesia, fitur semacam ini membuka cara baru menyusun materi promosi. Foto produk rata-rata bisa jadi lebih variatif tanpa harus selalu menyewa model atau studio.

Meski begitu, ada batas yang perlu dijaga. Gambar sintetis sebaiknya tidak dipakai untuk menggantikan foto produk asli di halaman jualan, karena pembeli berhak melihat barang yang akan mereka terima. Penggunaan gambar hasil AI pun sebaiknya diungkap terus terang.

Bagi pelaku usaha yang baru mulai memakai AI, langkah paling aman adalah mengikuti perkembangan kebijakan platform sekaligus melatih kemampuan membaca fitur baru. Bahasan sejenis, termasuk soal iklan ChatGPT untuk pelaku usaha kecil, pernah dibahas di artikel literasi digital untuk UMKM.

Untuk kabar berikutnya soal fitur AI yang masuk ke Indonesia, pantau terus rubrik Teknologi SuaraLutim.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah fitur coba pakai baju gratis?

OpenAI tidak menyebut biaya tambahan untuk fitur ini pada pengumuman peluncurannya. Fitur diluncurkan secara global, dan rincian paket berbayar tidak dijelaskan dalam pemberitaan yang ada.

Apakah foto yang saya unggah aman?

Gambar yang diunggah dari akun pribadi bisa dipakai untuk pelatihan model kecuali pengguna menolaknya lewat pengaturan. Periksa pengaturan privasi lebih dulu dan unggah foto hanya jika memang diperlukan.

Apakah bisa mencoba produk dari toko mana pun?

Bisa, sejauh produk itu tampil sebagai daftar barang di percakapan. Selain itu, gambar produk dari toko lain, termasuk tangkapan layar, juga bisa diunggah untuk dicoba.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga