Politik nasional Indonesia kembali menjadi perhatian menyusul kunjungan kenegaraan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa António Guterres. Kunjungan itu dijadwalkan berlangsung pada 17 sampai 19 Oktober 2026. Kepolisian sudah menyiapkan pengaturan lalu lintas di sepanjang rute yang akan dilintasi rombongan. Masyarakat diimbau menyesuaikan waktu perjalanan selama tiga hari tersebut.
Politik Nasional: Kunjungan Kenegaraan 17-19 Oktober
Informasi kunjungan disampaikan melalui akun resmi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, @tmcpoldametro. Dalam unggahan itu, polisi menyebut kunjungan berlangsung selama tiga hari. Pengaturan lalu lintas diberlakukan di sejumlah ruas jalan di Jakarta hingga kawasan Bogor. Rute yang dilalui mencakup jalur dari bandara sampai kawasan pemerintahan.
Polisi menegaskan pengaturan bersifat situasional. Penutupan hanya dilakukan saat rangkaian kendaraan tamu negara melintas. Setelah rombongan lewat, jalan langsung dibuka kembali untuk pengguna umum. Pola buka tutup itu dipilih agar aktivitas warga tidak terhenti terlalu lama.
Imbauan serupa juga disampaikan kepada pengguna jalan yang biasa melintasi jalur tersebut. Masyarakat diminta mengantisipasi perjalanan dan memilih waktu keberangkatan yang lebih longgar. Informasi resmi dari kepolisian menjadi rujukan utama selama kunjungan berlangsung. Rinciannya dilaporkan sejumlah media, termasuk detikcom dan Sindonews.
Iklan

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola
Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.
16 Ruas Jalan di Jakarta dan Bogor
Berdasarkan informasi Ditlantas Polda Metro Jaya, ada 16 ruas jalan yang menjadi perhatian. Di Jakarta, rute meliputi Jalan Bandara Soekarno-Hatta, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Jenderal Sudirman. Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Selatan, serta Jalan Medan Merdeka Timur juga masuk daftar. Empat ruas lain di kawasan pusat pemerintahan adalah Jalan Perwira dan Jalan Taman Pejambon.
Di sisi timur hingga Bogor, pengaturan menyentuh Jalan MH Thamrin Sentul, Jalan Bukit Sentul, dan Jalan Raya Cijayanti. Ada pula Jalan Babakan-Bojong Koneng, Jalan Gunung Batu, serta Jalan Prabowo-Cisadon. Dua ruas terakhir yang disebut adalah Jalan Raya Sirkuit Sentul dan Jalan Anyar. Daftar lengkapnya dirangkum dalam laporan iNews dan Sudut Pandang.
Sebagian ruas itu merupakan jalur utama menuju kawasan wisata dan perkantoran. Karena itu, dampak pengaturan bisa terasa hingga arus lalu lintas antarkota. Pengendara dari arah Bogor menuju Jakarta atau sebaliknya perlu memperhitungkan waktu tambahan. Polisi meminta warga mengikuti arahan petugas di lapangan.
Imbauan bagi Pengguna Jalan
Kepolisian mengimbau masyarakat memahami pengaturan lalu lintas selama kunjungan. Penutupan jalan ditegaskan tidak berlangsung sepanjang hari. Akses hanya dihentikan sementara ketika rangkaian kendaraan tamu negara melintas. Setelah seluruh rangkaian lewat, jalan kembali dibuka seperti biasa.
Bagi pekerja yang harus melintasi jalur tersebut, waktu keberangkatan lebih awal menjadi pilihan paling aman. Pengguna jasa transportasi umum juga disarankan memantau informasi perjalanan secara berkala. Pemantauan itu penting terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Aplikasi navigasi biasanya turut memperbarui kondisi lalu lintas secara langsung.
Polisi menegaskan kepatuhan pengguna jalan diperlukan untuk kelancaran perjalanan bersama. Arahan petugas di lapangan harus diikuti tanpa perlu berdebat. Sikap itu sekaligus bentuk penghormatan kepada tamu negara. Pemerintah daerah belum mengumumkan pengalihan rute resmi bagi kendaraan logistik.
Siapa António Guterres
António Guterres adalah Sekretaris Jenderal PBB ke-9 yang menjabat sejak 2017. Sebelum memimpin PBB, ia lama berkecimpung di dunia diplomasi dan pernah menjabat Perdana Menteri Portugal. Ia juga pernah memimpin Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi. Rekam jejak itu membuatnya dikenal sebagai figur yang vokal soal isu kemanusiaan.
Selama hampir sepuluh tahun memimpin PBB, ia menghadapi rangkaian krisis global. Mulai dari konflik bersenjata, gelombang pengungsi, perubahan iklim, pandemi, hingga perkembangan kecerdasan buatan. Dalam pidato terakhirnya di Sidang Majelis Umum PBB, ia menyoroti garis patahan dunia yang kian melebar. Profil lengkapnya pernah diulas Kompas.id.
Masa jabatan Guterres berakhir pada akhir tahun ini. Sejumlah pihak menilai warisannya terletak pada konsistensi menjaga mandat Piagam PBB. Menteri Luar Negeri RI Sugiono sebelumnya menyebut semangat itu perlu menjadi teladan. Karena itu, kunjungan kali ini punya makna tersendiri bagi Jakarta.


