Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Hari Ini: Mercedes dan Nvidia Kejar Level 4 Otonom

18 Oktober 2026 • zul • 31 kali dibaca
Sedan Mercedes-Benz S-Class generasi W223 berwarna hitam
Damian B Oh, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Viral hari ini di dunia teknologi otomotif: Mercedes-Benz dan Nvidia memperluas kemitraan untuk mengembangkan sistem bantuan pengemudi dan kemudi otomatis generasi baru. Pengumuman disampaikan pada Jumat, 16 Oktober 2026, dan menempatkan sistem operasi MB.OS milik Mercedes sebagai fondasi yang dipasangkan dengan arsitektur komputasi Hyperion, perangkat lunak Alpamayo Stack, serta sistem keselamatan Halos dari Nvidia.

Viral Hari Ini: Target Level 4 dan Robolimousine

Kedua perusahaan menyebut kerja sama ini mendukung pengembangan aplikasi SAE Level 4, termasuk kendaraan mewah tanpa pengemudi yang mereka sebut robolimousine. Pada Level 4, kendaraan dapat menjalankan seluruh tugas mengemudi tanpa campur tangan manusia dalam kondisi operasional tertentu. Level ini masih berada di bawah Level 5, yang berarti otomatisasi penuh tanpa batas jalan dan cuaca.

Nvidia menyediakan tiga komponen utama. Hyperion menjadi arsitektur komputer dan sensor di dalam kendaraan. Alpamayo Stack menjadi perangkat lunak kemudi dengan kemampuan penalaran berbasis kecerdasan buatan, mencakup bantuan titik ke titik di perkotaan, keselamatan aktif, dan parkir otomatis. Halos menambahkan lapisan keselamatan paralel untuk redundansi dan pembatas operasi.

Mercedes-Benz menyumbang keahlian rekayasa kendaraan dan sistem operasi MB.OS. Sistem itu mengelola fungsi kendaraan, pembaruan jarak jauh, dan integrasi perangkat lunak. Kombinasi keduanya diarahkan untuk menghasilkan kendaraan yang lebih mampu memahami lingkungan dan mengambil keputusan dalam situasi mengemudi yang rumit.

Tata Atur
Iklan

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Mercedes Sudah Punya Rekam Jejak Level 3

Mercedes-Benz tercatat sebagai produsen pertama yang mendapat izin pengoperasian sistem kemudi otomatis Level 3 di Eropa. Sistem itu diberi nama Drive Pilot dan memiliki batas jelas: kecepatan maksimum 95 kilometer per jam serta hanya berlaku di ruas jalan tertentu. Batas itu menunjukkan bahwa kemudi otomatis masih bekerja dalam kondisi yang sangat terdefinisi.

Perluasan kerja sama dengan Nvidia bertujuan menaikkan kemampuan itu ke tahap berikutnya. Menurut perusahaan, navigasi titik ke titik di perkotaan dijadwalkan hadir di sejumlah kota di Jerman pada akhir 2026. Rencana itu masih berupa target, bukan layanan yang sudah tersedia untuk semua pengguna.

Mercedes juga menyiapkan rencana robotaxi berbasis S-Class generasi baru, dengan mitra yang mencakup Nvidia dan Momenta. Di jalur lain, Mercedes bekerja sama dengan Wayve untuk menanamkan perangkat lunak kemudi berbasis kecerdasan buatan ke kendaraan masa depan. Artinya, Mercedes tidak bergantung pada satu pemasok teknologi saja.

Pernyataan Perusahaan dan Mitra

Chief Technology Officer Mercedes-Benz, Jörg Burzer, menyebut Nvidia sebagai mitra strategis terpenting perusahaan dalam kemudi otomatis. Ia mengatakan kedua perusahaan bersama sama membangun sistem bantuan titik ke titik pertama untuk perkotaan di dunia barat. Perluasan kemitraan itu, menurutnya, mencerminkan kepercayaan yang sudah terbangun bertahun tahun.

Wakil Presiden Otomotif Nvidia, Ali Kani, menyatakan komputasi dipercepat memberi kendaraan kemampuan memahami dunia dan menalar situasi mengemudi yang kompleks. Ia menilai Mercedes membawa keunggulan rekayasa dan komitmen keselamatan yang dibutuhkan transformasi ini. Keduanya berbicara dalam siaran pers resmi yang diterbitkan Nvidia.

Sehari sebelumnya, Volvo juga memperluas kemitraan dengan Nvidia untuk kemudi otomatis. Volvo menyebut teknologi itu akan memungkinkan mobil masa depan melaju dari pintu ke pintu, mencakup jalan tol, jalan kota yang padat, dan area parkir. Volvo berencana memperkenalkan kemampuan mata lepas dan pikiran lepas secara bertahap.

Mengapa Nvidia Makin Kuat di Kendaraan

Nvidia bukan pemain baru di industri otomotif. Perusahaan itu sudah memasok chip dan platform komputasi untuk berbagai produsen, termasuk untuk sistem bantuan pengemudi dan simulasi rekayasa. Dengan Hyperion, Alpamayo, dan Halos, Nvidia mencoba menawarkan paket lengkap, bukan hanya perangkat keras.

Strategi itu mirip dengan posisi Nvidia di pusat data kecerdasan buatan. Semakin banyak mitra yang memakai platform yang sama, semakin besar peluang Nvidia menjadi standar de facto. Bagi produsen mobil, ketergantungan pada satu pemasok memberi efisiensi, tetapi juga risiko jika harga, pasokan, atau arah teknologi berubah.

Karena itu, beberapa produsen tetap memakai lebih dari satu mitra. Mercedes, misalnya, menggabungkan Nvidia untuk komputasi dan keselamatan dengan Wayve untuk perangkat lunak kemudi. Strategi ganda ini mahal, tetapi memberi ruang negosiasi dan mengurangi risiko terkunci pada satu ekosistem.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga