Kamis, 22 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Hari Ini: Taiwan Pantau Latihan Tembak China

12 Oktober 2026 • zul • 9 kali dibaca
Peta Selat Taiwan
Central Intelligence Agency, Public domain, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Taipei, SuaraLutim – Artikel ini disusun dari pemberitaan media arus utama pada 12 Oktober 2026.

Viral hari ini, Taiwan menyatakan memantau dengan cermat serangkaian latihan tembak langsung
militer China yang berlangsung di sejumlah perairan pesisir China pada pekan ini. Menteri
Pertahanan Taiwan Wellington Koo menyampaikan hal itu di parlemen pada Senin, 12 Oktober 2026.
Ia menyebut penilaian awal menunjukkan latihan melibatkan artileri pantai dan unit militer
terkait. Administrasi Keselamatan Maritim China mengumumkan larangan pelayaran di lima wilayah
perairan.

Viral Hari Ini: Larangan Pelayaran di Lima Titik Perairan

Larangan pelayaran itu mulai berlaku sejak Kamis pekan lalu. Wilayahnya membentang dari Laut
China Selatan hingga Provinsi Liaoning di China timur laut. Meski demikian, tidak ada titik
latihan yang berada di perairan sekitar Taiwan. Lokasi terdekat berada di lepas pantai Provinsi
Zhejiang, China timur.

Sejumlah kantor berita melaporkan latihan dijadwalkan berlangsung sepanjang pekan ini. Otoritas
maritim China menerbitkan pemberitahuan agar kapal menghindari area tersebut. Larangan itu
berlaku bagi kapal niaga maupun kapal penangkap ikan. Wilayah latihan berada di perairan dekat
pesisir China, bukan di jalur pelayaran internasional utama.

Tata Atur
Iklan

Taiwan menyatakan tetap mengawasi pergerakan tersebut dari hari ke hari. Pemantauan dilakukan
melalui pengamatan militer dan pemantauan lalu lintas laut. Informasi itu dipakai untuk menilai
apakah ada perubahan pola aktivitas. Pemerintah Taiwan mengaku belum melihat tanda eskalasi
besar.

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Penilaian Awal: Latihan Artileri Pantai

Wellington Koo menyebut penilaian awal menunjukkan latihan dilakukan artileri pantai dan unit
terkait. Karena itu, ia menilai kegiatan itu belum masuk kategori latihan gabungan berskala
besar. Namun, Taiwan tetap memakai prinsip mengantisipasi kemungkinan terburuk. “Kami berpegang
pada prinsip mengantisipasi musuh seluas mungkin, jadi kami akan terus memantau aktivitas mereka
secara cermat,” katanya.

Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan setelah ia menghadiri sidang di parlemen. Koo
menegaskan pemantauan tidak hanya menyasar kegiatan penembakan. Latihan militer dalam bentuk lain
juga menjadi objek pengamatan. Menurut dia, seluruh aktivitas militer di sekitar pulau itu selalu
dianalisis.

Sebelumnya, militer China dilaporkan rutin beroperasi di sekitar Taiwan hampir setiap hari.
Frekuensi itu membuat pemantauan menjadi bagian dari rutinitas pertahanan Taiwan. Taiwan juga
mencatat aktivitas kapal dan pesawat yang melintas di zona identifikasi pertahanan udaranya.

Pidato Hari Nasional Lai dan Respons Beijing

Rangkaian latihan ini berlangsung tak lama setelah Hari Nasional Taiwan pada Sabtu, 10 Oktober
2026. Presiden Taiwan Lai Ching-te menyatakan negaranya menjunjung perdamaian. Namun, ia
menegaskan tidak akan menyerahkan kebebasan Taiwan. Lai juga menekankan hak rakyat Taiwan
menentukan masa depannya harus dihormati.

Pemerintah China mengecam pernyataan itu. Beijing memandang Taiwan sebagai bagian dari
wilayahnya dan menyebut Lai sebagai separatis. China juga berulang kali menolak tawaran dialog
dari pemimpin Taiwan tersebut. Ketegangan kedua pihak dengan begitu kembali mengemuka.

Pada Minggu, 11 Oktober 2026, Kementerian Pertahanan China menuduh Lai membesar-besarkan
ancaman dari Beijing. Menurut kementerian itu, Lai berupaya mencari kemerdekaan melalui
kekerasan. “Latihan dan pengerahan rutin Tentara Pembebasan Rakyat di sekitar Taiwan dimaksudkan
untuk mencegah gerakan kemerdekaan Taiwan yang gegabah dan campur tangan pihak luar,” demikian
pernyataan yang dikutip media internasional.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga